
Nathan yang sudah puas bermain dengan Felix segera bersiap untuk berangkat ke kantor. Naura sudah mempersiapkan baju Nathan walau Nathan sudah melarangnya beberapa kali.
Naura juga tak lupa merapikan Dasi Nathan.
" Vitamin pagi ," Nathan mencuri ciuman bibir Naura sekilas.
Naura memerhatikan wajah Nathan, bulu-bulu halus kini sudah mulai tumbuh di sekitar dagu dan atas bibir Nathan. Wajah Nathan semakin tampan, apakah dia benar telah bermain api di belakang Naura?. pertanyaan yang sejak tadi selalu ada dalam pikiran Naura.
" ada apa sayang?. kau menatap ku seperti itu sejak tadi! apa yang kau pikirkan?," tanya Natha memegang dagu Naura untuk menatap lekat wajah istrinya itu.
" aku hanya berharap bahwa kita akan hidup menua bersama tanpa ada gangguan dari siapapun," ujar Naura.
Mendegar penuturan Naura, Nathan mencium sekilas bibir Naura dengan lembut. setelahnya Nathan mengusap kepala Naura dengan lembut.
" kita akan selalu bersama sampai akhir tua ," ujar Nathan.
" Berjanjilah padaku, kamu tidak akan meninggalkan ku sedetik pun Nathan!," ujar Naura menaikan jari kelilingnya.
Nathan membalas dengan menaikan jari kelilingnya menyatukan dengan jari kelilingnya Naura.
" I am with you always and I Will never leave you( aku bersamamu dan tidak akan pernah meninggalkan mu )," ujar Nathan menyatukan keningnya ke kening Naura.
menghirup dengan nyaman hembusan nafas Naura yang sudah menjadi candu untuknya.
setelah keromantisan yang mereka lakukan Naura mengantar Nathan sampai ke depan pintu rumah mereka.
Nathan mencium sekilas kepala Naura.
" aku akan lembur malam ini!, jangan menunggu ku dan istirahat dengan baik ok ," ucap Nathan mengusap pipi Naura.
Nathan segera menunduk sejajar dengan perut Naura yang sudah sangat membesar menampung dua buah hati mereka.
" Jaga bunda baik-baik ya! Jangan membuat bunda kelelahan ok ," Nathan mengusap dengan lembut dan mencium perut Naura.
" baiklah ayah! ayah juga jangan macam-macam ya di kantor ," balas Naura menirukan suara anak kecil.
" baiklah kalau begitu! aku pergi sayang, jangan terlalu kelelahan ok ," ucap Nathan mengusap kepala Naura dan segera melangkah pergi meninggalkan kediamannya menggunakan mobil kesayangan Nathan.
Naura segera masuk ke dalam melihat Felix sedang bermain asik dengan mama Maya dan baby sister mereka. Naura tersenyum dan segera naik ke kamar mereka dengan menaiki anak tangga dengan pelan.
Naura ingin merapihkan baju kotor Nathan yang berantakan di dalam kamar.
Sesampainya di dalam Naura pelan melajang mengambil pakaian Nathan di dalam keranjang pakaian kotor hingga satu pandangan mata Naura tertuju pada satu baju yang Nathan kenakan semalam.
Naura mengambil baju itu dan betapa terkejutnya Naura saat melihat sebuah tanda bibir merah yang menghiasi baju Nathan.
Naura menutup mulutnya dengan mata yang berkaca-kaca. jantung Naura berdegup dengan sangat kencang, pikirannya entah sudah melayang kemana-mana.
" Nathan, apa kau benar-benar berselingkuh dari ku," gumam Naura.
Naura terduduk lemas di lantai mengusap wajahnya dengan kasar. kini genangan air mata itu tumpah membahasi pipi Naura.
__ADS_1
" Nathan hiks..hiks...! kenapa ? kenapa kau berselingkuh dari ku Nathan hiks...! kenapa...! " Naura memegang dadanya begitu sangat sesak hingga Naura menangis sesenggukan.
Saat mengisi Naura langsung terlintas cerita Mommy Sarah tentang perselingkuhan Daddy Reno bersama Dinda ibu kandung Naura yang dulunya berkerja sebagai sekertaris Daddy Reno.
" apa ini hukuman yang Tuhan berikan padaku! karena ibu telah melukai hati mommy," gumam Naura.
wanita itu kembali merintih memegang dadanya. Rasa sakit yang teramat dalam seakan mengiris hatinya begitu dalam. Kenyataan bahwa Nathan telah bermain di belakangnya.
Saat Naura menangis mama Maya yang mencari Naura sejak tadi masuk ke dalam kamar Naura dan melihat sang anak sedang menangis membuat mana maya berlari ke arah Naura.
" Sayang ada apa Nak! apa kamu merasakan sakit ?," tanya mama Maya.
Naura yang melihat kedatangan mama Maya memeluk mama Maya dengan erat dan menumpahkan tangisannya di dalam pelukan mama Maya.
" Ma, Nathan ma hiks...hiks..! Nathan berselingkuh dari Naura ma," ucap Naura di selah tangisannya.
" kamu tau dari mana sayang!, Mama tau sayang, Nathan sangat mencintai mu ," ucap mama Maya mengusap kepala Naura.
Naura dengan pelan menunjuk baju Nathan yang tergeletak di lantai. Menampakan sebuah bibir di baju Nathan membuat mama Maya membukakan matanya dengan sempurna.
" apa yang Nathan lakukan," gumam mama Maya.
Naura menangis dengan histeris hingga Naura yang sudah kelelahan tertidur di pelukan mama Maya di atas tempat tidur.
Saat menangis tadi mama Maya mengajak Naura untuk duduk di atas tempat tidur sambil mendengar curhatan Nathan tentang Nathan yang pulang terlambat dan chat pribadi yang Naura dapat di ponsel pribadi Nathan dengan Carloine.
" Nathan, kamu sungguh terlalu ," gumam mama Maya menutupi tubuh Naura dengan selimut.
...****************...
Di tempat lain Carloine berciuman dengan sangat rakus hingga kancing bajunya terlepas satu persatu.
******* Carloine menggema di seluruh ruangan hingga ciuman mereka berhenti . Carloine mengambil nafasnya dengan cepat menatap wajah seorang lelaki di hadapannya.
" Je t'aime ( aku mencintaimu," ucap lelaki itu mencium kembali tengkuk leher Carloine.
Hingga suara pintu ruangan terbuka membuat lelaki yang membuka pintu itu berdehem dengan besar membuat kedua insan yang terbuat nafsu itu memberhentikan kegiatannya.
" Tuan Nathan ," ucap Evan dan Carloine segera merapikan baju mereka saat Nathan masuk ke ruangannya.
" kalian berdua bisa tidak tidak bercinta di hadapan ku! membuat ku ingin segera pulang dan melakukannya bersama Naura yang semakin terlihat seksi ," ucap Nathan.
lelaki itu berjalan menuju meja kebesarannya sambil memegang sebuah kotak kalung yang begitu indah.
" Tuan! untuk kemarin terimakasih sudah memberikan saya dan Carloine waktu untuk berdua ," ucap Evan tulus.
" tidak apa Evan! aku mengerti kalian berdua pasti membutuhkan waktu tapi kamu tidak lupa kan untuk mempersiapkan acara ulangtahun Naura hari ini! aku juga mendapatkan pesan dari mama bahwa Naura menangis gara-gara melihat tanda lipstik di baju ku yang kemarin aku menyuruh mu untuk membuat tanda itu ," tutur Nathan.
Flash back kejadian kemarin
" Carloine kamu punya lipstik ?," tanya Nathan.
__ADS_1
" punya tuan ," balas Carloine.
" baiklah! Evan pakailah lipstik Carloine dan kecup bagian belakang baju ku untuk membuat tanda kiss di sini ," tunjuk Nathan di belakang kerak bajunya.
" Saya tuan ," ucap Evan.
" hanya kamu bernama Evan dalam ruangan ku ," ujar Nathan dengan dingin membuat Evan terdiam dan mengambil lipstik dari tangan Carloine.
Carloine memakaikan lipstik di bibir Evan terlihat begitu lucu hingga Carloine menahan tawa melihat penampilan Evan.
" kamu menertawakan ku sayang ," ucap Evan.
" tidak! kamu terlihat lucu sayang memakai lipstik ini ," balas Carloine.
" jangan menertawakan ku, malam ini kamu tidak akan lolos dari ku ," bisik Evan lalu segera pergi menuju ke arah Nathan.
Saat Evan mencium kerak baju Nathan hingga membentuk sebuah kiss seorang wanita.
" Tuan , tuan Axel dan temannya malam ini akan tiba di Prancis ," jelas Carloine.
" baiklah, aku akan menjemput mereka, dan kalian berdua pergilah berkencan sepertinya selama setahun ini aku terlalu membuat hubungan sedikit kesusahan karena pekerjaan," terang Nathan.
" apa Tuan serius,?" tanya Evan.
" aku serius, sekalian aku harus pergi untuk membelikan beberapa hadiah untuk Naura besok dan menjemput Axel di bandara," jelas Nathan.
" Terimakasih tuan Nathan Anda sangat baik ," jelas Evan menatap Carloine dengan tatapan mesum.
" baiklah nikmati waktu kalian, aku harus segera pergi ," Natha segera pergi membawa beberapa bekas yang akan dia kerjakan juga di rumah Nanti.
Nathan membeli beberapa hadiah di dalam mall dan menjemput Axel, Nisa, Dewi dan Axel yang baru tiba di negara menara Eiffel.
Natha membawa mereka ke hotel dan bercerita panjang kembar bersama teman-temannya tentang rencananya merayakan ulangtahun Naura hingga memanggil mereka.
Tanpa sadar Nathan bercerita hingga malam dan segera pulang ke rumah dan ternyata rencananya berjalan dengan baik apalagi saat Carloine menghubunginya mengucapkan terimakasih karena memberikan mereka waktu untuk berkencan.
Flash back Off.
N & N Bersambung...
jangan lupa untuk:
👍 like
💬 komentar
❤️ favorit
🎟️ vote
🥀,☕ berikan hadiah jika kalian menyukai novel ini
__ADS_1
berikan tanda bintang kalian di latar depan Nathan & Naura agar author semakin bersemangat dalam menulis.🥰🥰🥰