
" Axela...," panggil seorang wanita paru baya yang mungkin usianya sudah sama dengan mama Maya.
Naura menatap wanita itu mendekat ke arah Naura dan langsung memeluk Naura dengan sangat erat.
" Axela..., ini Mommy nak, Mommy sudah sangat lama mencari kamu hiks...hiks..." tangis wanita itu yang ternyata Mommy Sarah.
" Mommy, maksudnya" ucap Naura dengan ekspresi bingung.
" Naura selama ini kamu ingin mencari orang tua kandung mu kan, sekarang Tuhan sudah menjawab semua pertanyaan mu, orang yang memeluk mu adalah ibu mu nak ," jelas Bu Silla membuat Naura begitu kaget.
Naura melepaskan pelukannya wanita itu, menatap dengan detail setiap wajah wanita itu.
" Mommy," ucap Naura pelan membuat Mommy Sarah menganggukkan kepalanya.
" iya sayang..., ini Mommy nak Axela, Mommy sangat merindukan mu setiap malam Mommy selalu berdoa untuk keselamatan mu ," ucap Mommy Sarah sambil memeluk kembali Naura dengan erat.
seorang pria paru baya pun mendekat ke arah Mommy Sarah dan Naura ia mengusap kepala Naura dengan lembut.
" Axela..., anak Daddy yang paling cantik kamu sudah sangat lama tidak pulang ke rumah ," ucap Daddy Reno mengusap air di sudut matanya.
" Daddy" ucap Naura menatap Daddy Reno.
Daddy Reno yang begitu rindu dengan putri kecilnya dulu langsung memeluk Naura dengan erat ia mencium pucuk kepala Naura beberapa kali hingga membuat Seisi ruangan itu ikut bersedih begitu pula Nathan ia sungguh bahagia akhirnya Naura bertemu dengan keluarganya yang tidak lain adalah sahabatnya sendiri.
" kenapa kamu tidak pulang nak, Daddy sudah sangat lama mencari mu, semua upaya sudah Daddy lakukan namun semuanya sia-sia Daddy tidak bisa membuat anak Daddy pulang ," jelas Daddy Reno.
mereka bertiga berpelukan menumpahkan tangisan mereka sambil melepaskan kerinduan yang selama 13 tahun ini mereka Tapung hingga menjadi sebuah bendungan kerinduan yang mungkin tak akan pernah habis jika di kias dengan kata-kata.
terkahir Naura menatap Axel dengan bingung hingga Axel mengeluarkan kalung yang sama dengan milik Naura.
" Axela, maafin Kaka tidka bisa menjaga mu dengan baik ," lirih Axel sambil mengusap air matanya yang terjatuh begitu saja.
" kak Axel Kaka Naura ,?" tanya Naura membuat Axel menganggukkan kepalanya.
Naura yang belum percaya menatap ke arah Nathan, dengan cepat Nathan menganggukkan kepalanya dengan senyum manisnya mengisyaratkan bahwa Axel memang benar Kakanya.
" Axela Kaka benar-benar merindukan mu," Axel Kemabli memeluk Naura.
" maafkan Kaka tidak bisa menjaga Axela dengan baik," lirih Axel memeluk Naura begitu erat.
Naura membalas pelukan Axel, pelukan hangat seorang Kaka yang belum pernah Naura rasakan sangat nyaman.
__ADS_1
" kak Axel tidak bersalah, mungkin ini sudah takdir tapi Naura bersyukur orang yang selama ini melindungi Naura dan menjaga Naura adakah kak Axel ," balas Naura melepaskan pelukannya dan tersenyum menatap Axel.
" happy birthday to you, hari ini adalah ulangtahun kita bersua saudara kembar yang hanya berbeda 10 menit," ucap Axel membuat Naura tersenyum.
" happy birthday to you untuk mu juga kak Axel ," balas Naura sambil mengusap air matanya.
benar-benar hari ulangtahun yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, Axel bisa merasakan merayakan hari ulangtahun nya bersama adiknya yang selama 13 tahun terakhir ini ia akan menangis saat uanganya sudah tiba.
walau Naura tidak mengingat masa kecilnya bagaimana namun ia bersyukur ternyata orangtuanya selama ini mencari dan menunggu kepulangan Naura, setidaknya pikiran Naura yang aneh tentang keluarganya terhempas saat melihat orang tuanya benar-benar menyayangi Naura.
" jadi Naura kita memanggil siapa, Naura atau Axela,?" tanya Nisa sengaja untuk mencairkan suasana.
" Naura Axela, jadi bisa memanggil Naura ataupun Axela," balas Nathan memeluk bahu Naura dengan erat namun Daddy Reno dan Axel langsung melepaskan tangan Nathan agar menjauh dari putri mereka.
" jangan dulu menyentuh anakku, kau belum mendapatkan restu dari ku Nathan ," ucap Daddy Reno tegas membuat Nathan menelan salivanya, sekarang ia harus berhadapan dengan bapak mertua nya.
" ternyata begini rasanya memiliki seorang mertua ," batin Nathan.
" Daddy, Nathan suami Naura jadi tidak apa kan kalau Nathan menyentuh ku, dan lagian nih ada cucu Daddy di dalam sini ," ujar Naura membuat Daddy Reno dan Mommy Sarah begitu kaget, mereka memang sudah tau Nathan dan Naura sudah menikah dan alasannya menikah namun mereka belum tau kalau Naura sampai hamil.
mama Maya sengaja tidak memberitahukan mereka ahar menjadi sebuah kejutan untuk pasangan suami istri itu.
sementara Daddy Reno menatap Nathan dengan sangat tajam membuat Nathan bersembunyi di balik tubuh kecil Naura.
" karena pernikahan kalian tinggal 3 hari bagaimana kalau Naura tinggal bersama kami sampai acara akad selsai dan aku akan menyerahkan kamu ke Naura secara utuh Nathan ," jelas Daddy Reno membuat Nathan setuju karena bagaimanapun Daddy Reno berhak untuk hal itu.
" tapi kalau Nathan kangen sama Naura bolehkan Nathan main ke sini om..eh maksudnya Daddy,?" tanya Nathan membuat Daddy Reno menganggukkan kepalanya.
malam itu langit bertaburan bintang menjadi saksi biksu pertemuan sebuah keluarga yang terpisah hampir 13 tahun, mereka benar-benar bahagia merayakan ulang tahun yang sangat menyenangkan apalagi Nathan yang benar-benar selalu mendapatkan tatapan Daddy Reno jika menjahili Naura.
gelak tawa mengisi kembali rumah yang begitu sunyi selama 13 tahun itu tidak ada cahaya ataupun kebahagiaan namun sekarang berbeda.
Nathan mendakwa ke arah Naura dan membisikkan sesuatu membuat Naura segera menutup kedua matanya, hingga Nathan menyuruh Naura untuk menekan matanya membuat Naura kaget melihat kalung yang begitu cantik yang Nathan pake kan padanya.
kini di leher mulus Naura sudah terdapat dua kalung yang tergantung dengan indah, membuat Naura tersenyum bahagia memeluk Nathan.
" terimakasih untuk semuanya," lirih Naura, memeluk Nathan dengan erat dan Nathan membalas pelukan Naura dengan begitu hangat.
...****************...
Sudah 2 hari Naura tinggal bersama keluarga lengkapnya ia benar-benar di manja saat mau makan apa, Mommy sellau menyediakan apapun untuk Naura dan Daddy Reno meminta izin untuk tidak ke kantor karena harus menjaga cucu dan anaknya Jiak menginginkan apapun.
__ADS_1
sementara Axel senantiasa memijit kaki Naura atas permintaan Naura karena biasanya Nathan yang akan melakukannya kalau kaki Naura merasa sangat pegal dan berat.
" bagaimana sayang, masakan Mommy enak bukan,?" tanya mommy Sarah membuat Naura menganggukkan kepalanya.
" enak banget mom, makasi ," balas Naura dengan seluas senyumnya.
namun walau Naura mendapatkan perhatian semua orang, Naura sangat merindukan sosok Nathan entah mengapa ia ingin menangis saat mengingat Nathan.
" hiks...hiks ..," nangis Naura membuat Axel yang sedang memijit kakinya kaget dan mendekat ke arah Naura.
" ada apa, apa Kaka terlalu memijit kaki mu dengan keras,?" tanya Axel namun dengan cepat Naura menggelengkan kepalanya.
" lalu,?" tanya Mommy Sarah yang ikut kahwatir saat melihat Naura menangis.
" Naura hanya merindukan Nathan ," ucap Naura dengan lembut membuat mommy Sarah tersenyum, ia benar-benar melihat dirinya saat sedang mendung Axel dan Axela dulu.
" Kaka kirain apa, tadi Kaka sudah menghubungi Nathan untuk ke rumah, mungkin sebentar lagi pasti sampe," jelas Axel.
hingga suara klakson mobil berbunyi membuat Naura segera beranjak dari tempat duduknya dan berlari membuka pintu.
" Nathan ," ucap Naura memeluk Nathan dengan erat.
" aku merindukan mu," ucap Naura.
" aku juga merindukan mu, sangat merindukan mu, i love you," ucap Nathan mencium pucuk kepala Naura.
" I love you too " ..
N & N bersambung...
jangan lupa:
👍 like
💬 komentar
❤️ favorit
🎟️ Vote
🥀 berikan hadiah jika kalian menyukai novel ini
__ADS_1