Nathan & Naura

Nathan & Naura
N & N part 85


__ADS_3

Entah dimana sekarang Naura berada, Ia hanya memandang pandang rumput yang begitu banyak dan sangat indah. hembusan angin yang begitu sejuk membuat beberapa helai rambutnya ikut berhamburan mengikuti arah angin berlalu.


"Naura...Naura...!" panggil seseorang dari arah belakang membuat Naura berbalik.


Naura memandang seorang wanita yang mendekat ke arahnya. wajahnya sangat begitu asing untuk Naura. Naura mengerutkan keningnya menatap wanita yang sekarang sudah berada di hadapannya.


" anda siapa?," tanya Naura.


wanita itu tidak menjawab, wanita itu menatap Naura dengan mata yang berkaca-kaca dan memeluk Naura membuat Naura sontak kaget.


" anakku! kamu sudah besar sekarang ," ucap wanita itu mengusap kepala Naura dengan sangat lembut.


" anakku!," gumam Naura.


" maafkan ibu jika kamu melewati kehidupan yang sangat berat! semua kesalahan ibu ," ucap wanita itu, melepaskan pelukannya dan menatap wajah Naura secara lekat.


Naura hanya terdiam tidak membalas satu katapun, seakan bibirnya terasa sangat berat untuk berkata.


" wajah mu sangat mirip dengan Daddy mu!, ," ucap wanita tadi menyentuh wajah Naura dengan sangat lembut membuat Naura bisa sangat merasakan hangatnya sentuhan wanita itu.


" Ibu! ," ujar Naura.


" iya sayang ini ibu ," ujar wanita itu membuat Naura memeluknya dengan sangat erat.


wanita yang tidak lain adalah ibu Dinda.


" ibu! hiks..hiks...! maafkan Naura, Naura tidak bisa menjadi anak yang baik untuk ibu dan juga mommy," ucap Naura menumpahkan kesedihannya.


Ibu Dinda melepaskan pelukannya memegang wajah Naura dan mengusap jejak air mata yang jatuh membasahi pipi Naura.


" tidak sayang! kamu tidak gagal, ibu sangat tau kamu anak yang baik! mommy bukan marah kepada mu tapi kepada ibu, maafkan ibu sehingga kamu harus jadi korban kemarahan mommy Sarah sayang ," tutur ibu Dinda dengan sangat lembut.


mendengar penuturan ibu Dinda Naura memeluk tubuh wanita yang melahirkannya dengan sangat erat hingga pelukan tadi tiba-tiba menghilang.


" Ibu! Ibu ," panggil Naura.


" jagalah kesehatan! ibu akan terus melihat mu dari atas sana! ibu sangat menyayangi mu Naura ," suara ibu Dinda yang seakan menggema di telinga Naura membuat Naura berlari ke hamparan rumput itu mencari ibu Dinda, Namun seketika tangan Naura di tahan oleh seseorang.


" Naura!," Naura berbalik melihat wajah seorang pria yang sangat ia kenal.


.......


"Ibu ," Naura tersentak kaget membuka matanya dengan keringat yang sudah memenuhi pelipisnya.


" Sayang ada apa ?," tanya Nathan yang sejak tadi berusaha membangunkan Naura saat mereka sudah tiba di penjara.


" aku bermimpi bertemu dengan ibu sayang! aku memeluknya begitu terasa nyata ," lirih Naura.

__ADS_1


mendengar cerita Naura Nathan tersenyum memeluk Naura dengan erat.


" sepertinya ibu mengunjungi mu setelah kita mendatanginya tadi ," ujar Nathan.


" aku juga melihat mu saat aku berlari mencari ibu kau menahan ku ," ucap Naura.


" oh iya!,".


" iya ," ucap Naura.


" berarti itu artinya kita harus pulang untuk melakukan pemanasan," bisik Nathan yang otaknya selalu mengarah ke sana membuat Naura kesal memukul bidang dada Nathan dengan pelan.


" aku berbicara serius kau malah bercanda ," ucap Naura.


" hahahaha, aku serius sayang! aku mah satu ronde atau dua mungkin lebih juga gak apa-apa," ujar Nathan menatap Naura dengan tatapan mesum.


" Dasar tuan mesum," ejek Naura tertawa kecil.


" tapi cinta kan sama tuan mesum ini ?," tanya Nathan menaikan satu alisnya.


" cinta banget ," balas Naura mencium sekilas pipi Nathan.


" ayo masuk! aku pengen ketemu mommy," ucap Naura.


mereka segera turun dari mobil, segera berjalan menuju ke dalam penjara untuk menemui mommy Sarah.


Sesampainya di dalam, Nathan dan Naura menunggu pihak kepolisian memanggil mommy Sarah.


tidak menunggu lama mommy Sarah sudah keluar dengan pakaian orange, penampilan mommy Sarah sedikit berbeda namun wajah cantiknya masih tetap sama.


" mommy!," panggil Naura.


mommy Sarah menatap Naura dengan sangat tajam.


" kenapa kau mengunjungi ku di sini! apa kau ingin menertawakan ku sekarang!," geram mommy Sarah.


Dengan cepat Naura menggelengkan kepalanya, menatap mommy Sarah dengan tulus mengukir senyum seindah mungkin yang Naura miliki.


" Naura kangen sama mommy! sebelum Naura pergi Naura ingin mengatakan kepada mommy! Naura sangat menyayangi mommy sampai kapanpun, walau mommy sangat membenci Naura tapi tidak membuat cinta Naura kepada Mommy berkurang ," terang Naura membuat mommy Sarah terdiam.


" mommy, terimakasih sudah merawat Naura dengan sangat baik, terimakasih untuk cinta mommy yang mommy berikan kepada Naura," ujar Naura.


" aku tidak menyayangi mu, semua ku lakukan adalah kebohongan kasih sayang yang ku berikan kepada mu tidak tulus! jadi jangan terlalu percaya diri ," pekik mommy Sarah.


mendengar penuturan mommy Sarah Naura hanya tersenyum lembut.


" aku tau tapi setidaknya Naura bisa merasakan kasih sayang mommy ! terserah mommy ingin bilang itu sebuah kebohongan tapi untuk Naura kasih sayang yang Mommy berikan kepada Naura membuat Naura sangat bahagia," jelas Naura.

__ADS_1


" mommy jaga kesehatan, Naura akan pergi dari mommy tapi doa untuk mommy akan Naura berikan selalu dimana pun Naura berada ," ujar Naura dengan aliran bening mulai membasahi pipi Naura.


" pak! bawa saya masuk, saya tidak ingin mendengar ocehan anak jala** yang sok suci ini ," pekik mommy Sarah segera beranjak dari tempat duduknya dan pergi meninggalkan Naura.


Naura menatap kepergian mommy Sarah hanya bisa diam dan mengusap beberapa air mata yang jatuh dari mata indahnya.


" apa kamu baik-baik saja ?," tanya Nathan.


" aku baik-baik saja, ayo kita pulang! aku ingin beristirahat," ujar Naura membuat Nathan mengangguk pelan dan segera pergi meninggalkan penjara.


...***************...


Seminggu sudah berlalu kini persidangan mommy Sarah yang akan memutuskan hukuman yang berhak mommy Sarah dapatkan.


Naura, Nathan, Axel, Daddy Reno, papa Darwin, mama Maya, Adnan, Nisa dan Dewi berada dalam ruangan meja hijau itu dengan wajah yang begitu tegang mendengar keputusan hakim yang akan memberikan sanksi kepada mommy Sarah.


Naura tiada henti terus berdoa untuk hukuman mommy Sarah semoga tidak berat dan mommy Sarah mampu melalui itu semua.


Tiba kini keputusan hakim setelah Riko memberikan beberapa bukti kejahatan yang mommy Sarah lakukan, membuat hakim mengambil keputusan seusai peraturan di dalam negara.


mommy Sarah di kenakan penjara selama 30 tahun dan uang kompensasi yang lumayan banyak.


mommy Sarah menutup kedua matanya mendengar keputusan hakim, selama 30 tahun mommy Sarah akan berada dalam jeruji besi tanpa menghirup udara segar.


Daddy Reno berjalan mendekat ke arah Sarah memeluk istrinya dengan sangat erat memberikan kekuatan kepada sang istri untuk tetap kuat.


" aku akan ada selalu untukku mu dan akan menunggu mu sampai kau di bebaskan dari tahanan," ujar Daddy Reno.


Axel menitihkan air mata mendegar mommy nya yang harus berada dalam sel selama 30 tahun, bukan waktu yang sebentar.


" mommy, Axel akan menunggu mommy!" ucap Axel memeluk Mommy Sarah dengan sangat erat.


Nasi sudah menjadi bubur tidak bisa di ubah kembali, semua kejadian yang Mommy Sarah lakukan karena kesalahannya sendiri.


" mommy, naura sangat menyayangi mommy semoga mommy bisa melalui semua ini ," gumam Naura memeluk Nathan, ia tidak beranak saat ini berada di hadapan mommy Sarah, takut membuat mommy Sarah akan semakin sedih.


N & N Bersambung..


jangan lupa untuk:


👍 like


💬 komen


❤️ favorit


🎟️ vote

__ADS_1


🥀,☕ Berikan hadiah jika kalian menyukai novel ini


__ADS_2