Nathan & Naura

Nathan & Naura
N & N part 88


__ADS_3

Sesampainya di rumah mereka, Nathan dan Naura mulai membereskan rumah baru mereka, barang-barang yang baru di belanja juga sudah tiba dengan mobil truk yang khusus untuk memuat barang.


Nathan membantu mengurus barang-barang dan Naura yang berada di dalam membersihkan dan menyuruh Nathan untu memasukan perabotan baru mereka.


Tentu Nathan tidak mengangkat sendiri semuanya ia di bantu oleh orang-orang yang datang bersama truk besar tadi.


Hampir memakan waktu dua jam Naura dan Nathan menata rumah mereka akhirnya semua tersusun dengan sangat cantik dan rapi.


Sentuhan terkahir yang Naura berikan kepada rumah barunya. Foto pernikahan Nathan dan Naura. Ada juga beberapa foto saat mereka liburan dan foto bersama mama Maya dan papa Darwin.


" Ah baru 2 hari kita berada di sini, aku sudah kangen sama mama ," ucap Naura.


Nathan memeluk Naura dari belakang dan mencium pipi Naura yang begitu merah.


" Apa kau tidak kangen pada ku?," Tanya Nathan membuat Naura berbalik sambil mengerutkan keningnya menatap Nathan.


" Aku bertanya sayang ,kenapa kau menatap ku seperti itu ?," Ucap Nathan mengacak rambut Naura dengan gemes.


" Pertanyaan membuat ku bingung ingin menjawab apa ," ujar Naura.


"Yah jawablah sayang, aku kangen sama kamu, cinta sama kamu terus apalagi ," Nathan menaruh tangannya di dagu sambil berpikir membuat Naura tersenyum dan mencium Nathan sekilas.


" Aku mencintaimu," ucap Naura.


Nathan mendapatkan ciuman mendadak dari Naura menarik sang istri ke dalam pelukannya.


" Jangan memancing ku, aku akan melakukannya tanpa berpikir kau halangan," ucap Nathan.


Pelukan yang begitu hangat seakan semua tak mungkin menghilang membuat dua orang insan itu benar-benar sangat terbuai.


Cinta memang selalu indah, walau hanya kerikil yang menghalangi tapi jika kita memiliki cinta kuat maka halangan apapun kita akan melewatinya dengan sangat mudah.


" Apa jadi malam ini kita ke menara Eiffel?," Tanya Naura.


" Tentu sayang, kamu akan lihat seindah apa menara Eiffel saat malam ,"ucap Nathan mencium pipi Naura.


" Aku tidak sabar untuk melihatnya," balas Naura.


" Oh iya aku, apa tuan Franco masih ada keturunan Indonesia, saat aku bertanya siapa mereka menggunakan bahasa Indonesia tuan Franco langsung menjawab pertanyaan ku ?," Tanya Naura.


" Tuan Franco masih keturunan Indonesia, ibunya memiliki darah Indonesia dan ayahnya asli orang Paris ," terang Nathan membuat Naura menganggukkan kepalanya dengan pelan.


" Oh pantas dia mengerti apa yang ku ucapkan tadi," ucap Naura.

__ADS_1


" Pelan-pelan aku akan mengajar mu bahasa Inggris setelahnya kita belajar bahasa Prancis agar kau bisa mudah menyapa orang-orang di sini ," jelas Nathan.


" Aku sudah memiliki teman tanpa berbahasa Inggris ," ucap Naura.


" Siapa ?," Tanya Nathan.


" Caroline, dia sangat jago bahasa Indonesia! Tadi aku mengobrol dengannya orangnya begitu ramah! Dia juga masih keturunan Indonesia," jelas Naura.


" Caroline, siapa?," Tanya Nathan membuat Naura menempuh jidatnya.


Memang seperti itu Nathan ia tidak mau atau malas mengingat nama wanita kecuali Naura saja yang berada di dalam kepalanya.


" Caroline sekertaris baru mu di kantor ," jelas Naura.


" Oh, aku hanya mengingay nama Evan saja ," ucap Nathan santai masih erat memeluk tubuh Naura.


" Dasar aki-aki," gumam Naura.


Setelah berpelukan cukup lama, sepertinya perut mereka sangat tidak bersahabat. Naura akhirnya memasak untuk mengisi keroncongan perut yang mulai mengantuk sejak tadi.


Dengan lihai Naura menyelesaikan masakannya dan menyajikannya di atas meja yang baru mereka beli tadi.


Mereka berdua menyantap dengan sangat nikmat sambil sesekali bercerita dan tertawa.


******


Hembusan angin yang mulai dingin membuat beberapa anak rambut Naura berhamburan. Naura sangat senang menatap menara Eiffel dengan jarak yang begitu dekat. Biasanya wanita itu akan melihatnya di TV atau beberapa media sosial tapi kini ia berada pad di bawah menara Eiffel sambil memeluk Nathan dengan erat.


" Apa kau bahagia,?" Tanya Nathan.


" Sangat, aku sangat bahagia! Apalagi bersama kamu di sini ," ucap Naura memeluk Nathan dengan sangat erat.


" Apa kau tau, aku mendapatkan kata-kata yang indah untuk mu ," ujar Nathan membuat Naura mendongak wajahnya menatap Nathan.


" Apa itu ?," Tanya Naura.


"La seule personne que j'aime c'est bien toi." (Satu-satunya orang yang aku cinta adalah kamu.)," ucap Nathan mencium pipi naura sekilas.


" apa itu artinya?," tanya Naura.


" artinya satu-satunya orang yang aku cintai adalah kamu! Je t'aime Naura ( aku mencintaimu Naura ) ," Nathan memeluk tubuh erat tubuh Naura.


Mendengar kata cinta dari mulut Nathan membuat Naura sangat bahagia. Naura memeluk erat tubuh Nathan.

__ADS_1


" Semoga kita menua bersama dan bisa melewati rintangan apapun yang Tuhan berikan pada kita nantinya," ucap Naura.


" Tentu, aku selalu berharap menua bersama mu, duduk bersama di bangku menatap indahnya senjha di usia tua kita nanti ," jelas Nathan.


Wajah Naura berubah sendu tiba-tiba saat Nathan mengatakan hal seperti itu. Di dalam hatinya ada hal yang mengganjal.


" Ada apa?, Kenapa kau diam seperti itu ," tanya Nathan.


" Aku hanya memikirkan perkataan dokter Kelly, kita sudah menyembunyikan semuanya dari keluarga! Apakah aku bisa memiliki seorang anak saat keguguran tempo hari! Hal itu membuat ku selalu memikirkannya," jelas Naura.


Mendengar penuturan Naura, Nathan menatap wajah Naura dengan menyentuhnya dengan lembut dengan kedua tangan kekar milik Nathan.


" Kita akan memiliki seorang anak, percayalah! Apa kau tidak mengingat perkataan dokter Kelly, kamu masih memiliki harapan untuk menjadi seorang ibu dan dokter Kelly juga akan memperkenalkan kita dokter terhebat di Paris untuk membantu kita mendapatkan seorang anak ," terang Nathan.


" Harapan ku menjadi seorang ibu hanya 5% dan yang lainnya-," belum selsai Naura berbicara Nathan mencuri ciuman Naura hingga ciuman tadi berubah menjadi lumutan yang panas ciuman yang benar-benar sangat membara.


Nathan melepaskan ciumannya menatap wajah Naura dan tersenyum sangat hangat dan begitu manis, seakan kadar ketampanan Nathan semakin meningkat.


" Dari 5% itu kita akan berusaha untuk memiliki seorang anak, jangan menyerah sebelum kita mencoba! Kau tidak sendirian ada aku di samping mu ingat itu!," Ucap Nathan.


" Tapi jika kita gagal dan tidak memiliki seorang anak ?," Tanya Naura.


" Yah jika kita tidak memiliki seorang anak tidak masalah bagi ku! Yang terpenting Naura yang paling aku cintai selalu berada di samping ku setiap saat ," jelas Nathan membuat Naura ternsyum tipis mendengar penuturan Nathan.


" Kau selalu bisa mengombal," ucap Naura.


" Hanya untuk mu tidak ada wanita lain yang bisa membuat ku seperti ini ," jelas Nathan mendekap kembali tubuh Naura dan menikmati indahnya kota Paris malam ini.


Hembusan angin yang begitu tenang dan atmosfer langit yang begitu bersahabat membuat suasana malam ini sangat indah dan nyaman.


Bersambung....


👍 Like


💬 Komentar


❤️ Favorit


🎟️ Vote


🥀,☕ Berikan hadiah jika kalian menyukai novel ini.


catatan:

__ADS_1


Yang minta crazy up nih author kabulkan 3 eps hari ini author kasi 😘😘😘 .


Jangan lupa selalu mendukung author ya 🥰🥰🥰 dukungan kalian membuat author menjadi semangat dalam berkarya 😘😘😘.


__ADS_2