Nathan & Naura

Nathan & Naura
N & N part 77


__ADS_3

Axel menatap pintu IGD di depannya masih tertutup dengan rapat. Tidak terasa air Axel jatuh begitu saja membasahi pipinya melihat Mommy nya yang terluka seperti itu.


Sementara papa Darwin dan Daddy Reno yang mendengar kabar dah Axel langsung menuju ke rumah sakit.


Daddy Reno berlari dari ujung koridor rumah sakit saat mendengar istrinya terluka, ia berlari seperti orang ketakutan akan kehilangan wanita yang sangat ia cintai.


Sesampainya di sana Daddy Reno melihat Axel yang terdiam, langkah Daddy Reno perlahan mendekat ke arah Axel memeluk putranya dengan hangat.


Axel mendapatkan pelukan dari Daddy nya menumpahkan kesedihannya, entah rasa apa yang ia rasakan kenyataan yang begitu pahit saat mendengar semua penuturan dari Riko dan Reza.


Saat Natha dan yang lain datang ke rumah sakit Axel menatap tajam ke arah Reza, ia melepaskan pelukan Daddy Reno melangkah ke arah Reza hingga melayangkan satu Bogeman ke wajah Reza.


" Lihat sekarang , kalau benar mommy gua pembunuhnya kenapa dia bisa terluka seperti ini dan ada di ruangan IGD mempertahankan hidupnya sekarang," pekik Axel dengan lantang menatap Reza penuh amarah.


" Gua tidak tau, tapi Lo dengar sendiri dari Riko dia sama dengan asumsi gua bahwa yang menyebab semua kejadian ini adalah Mommy Sarah ," teriak Reza mengusap darah di sudut bibirnya.


" Tutup mulut Lo Reza, jangan berani menuduh Mommy gua sebagai penyebab semuanya, gua tau Mommy gua sangat menyayangi Axela selama ini."


Nathan yang melihat Axel begitu di kuasai amarah, membuat Nathan mencoba menenangkan Axel.


" Jangan sentuh gua, Lo pasti sama dengan Pikiran Reza menyudutkan mommy gua sebagai penyebabnya," ucap Axel sinis menatap Nathan.


" Gua masih bingung dengan senja ini apalagi Naura dan nyokap gua menghilang, gua sudah menyuruh Riko untuk mencari keberadaan mereka berdua sekarang," jelas Nathan tidak kalah tajam menatap Axel.


Axel terdiam saat Nathan mengatakan Naura menghilang. Kenapa semua ini begitu rumit untuk di pikiran sebenarnya siapa pelakunya apakah benar Mommy Sarah.


Daddy Reno mendekat ke arah Nathan mendengar penuturan Nathan mengatakan bahwa Naura menghilang bersama mama Maya.


" Sial, kenapa Daddy harus terpisah dengan Axela lagi," lirih Daddy Reno memukul dinding rumah sakit membuat tangan Daddy Reno memerah, matanya yang tidak bisa menyembunyikan rasa sedihnya mendengar kedua wanitanya saat ini dalam keadaan susah.


" Aku sudah menyuruh Riko untuk mencari Naura ," terang Nathan.


" Sepertinya nama lo ikut menghilang juga Nathan," ujar Axel sinis.


" Apa mungkin mama Lo yang rencanakan ini semua dan menyudutkan ke arah Mommy gua ," geram menatap ke arah Reza dan Theo.


" Tutup mulut mu Axel, gua tau siapa mama gua dan dia sangat menyayangi Naura melebihi dia menyayangi gua ," jelas Nathan.


" Lalu apa kamu bisa jelaskan maksud dari perkataan Reza dan Riko?," Tanya Axel.


Nathan hanya terdiam membisu ia juga bingung sebenarnya apa yang terjadi saat ini?, Siapa yang ingin dia percayai,? Memikirkan hal itu membuat kepala Nathan rasanya ingin meledak.

__ADS_1


Papa Darwin yang baru datang setelah mendapatkan kabar bahwa Mommy Sarah masuk rumah sakit.


" Di mana mama kamu,?" Tanya papa Darwin.


" Nathan tidak tau pa, mama hilang begitu saja bersama Naura ," jelas Nathan.


" Tidak perlu khawatir, aku memasang CCTV di dalam rumah ku dan kita akan melihat siapa yahh menculik mama Maya dan Naura ," jelas Daddy Reno.


" Bukan di culik pa tapi menculik dan membunuh keluarga kita ," timpal Axel menatap Nathan dengan sangat tajam.


" Jangan berbicara seperti itu Axel! Mama Maya belum terbukti bersalah dan kesaksian Riko juga menyudutkan mommy," tutur Daddy Reno dengan tegas.


" Sial siapa sebenarnya dalang semua ini ," heran papa Darwin.


" kalau begitu sekarang kita harus mengeceknya, agar kita bisa memberikan kepada Riko dan mencari orang yang berani menculik Naura dan orang tua ku ," geram Nathan mengepalkan kedua tangannya.


hampir menunggu satu jam sebelum mereka pergi, Daddy Reno ingin memastikan ajwa Mommy Sarah baik-baik saja.


dokter Ilham keluar dan mengatakan bahwa Mommy Sarah tidak terlalu mengalami luka yang cukup parah, sehingga nyawanya masih bisa tertolong.


kabar baik yang dokter Ilham berikan membuat perasaan Daddy Reno dan Axel sedikit lega.


setelah mendengar kabar Mommy Sarah baik-baik saja, Daddy Reno, papa Darwin dan Nathan pergi mengecek CCTV yahh ada di rumah mereka dan menyuruh Axel untuk menemani Mommy Sarah di rumah sakit.


" Mommy Axel, jelas dari suaranya tapi kenapa dia bisah terluka saat Naura dan mama Nathan hilang, sebenarnya apa yang terjadi," batin Reza.


*****


Di tempat lain tentang air dari genteng jatuh ke permukaan lantai kasar menyebabkan bunyi percikan air yang ikut bergabung dengan suara hening senyap.


Di dalam ruangan terdapat dua wanita yang terbaring dengan badan yang terikat dengan tali.


Yah Naura dan mama Maya, mereka sekap dalam satu ruangan yang redup akan cahaya dari luar.


Mama Maya mengerjapkan matanya berusaha untuk bangkit melihat sekelilingnya yang tampak asing di matanya.


" Ini dimana?," Gumam mama Maya.


Hingga mata mama Maya tertuju pada Naura yang masih terbaring membuat mama Maya segera mendekat sambil menggeser badannya sebagian tumpuhan ia berjalan.


Kaki dan tangan Mama nayavterikay dengan sangat kuat, begitu pula Naura.

__ADS_1


" Naura...! Naura sayang...! " Panggil mama Maya membuat Naura tersadar mengerjapkan matanya melihat mama Maya.


" Mama! Kita ada di mana?," Tanya Naura berusaha bangkit dari tidurnya.


" Mama juga kurang tau sayang, terakhir mama hanya mengingat seorang lelaki berbaju hitam yang muncul secara tiba-tiba," jelas mama Maya.


Naura menatap seluruh ruangan mencari celah agar mereka bisa keluar namun sama sekali tidak ada celah yang besar untuk membuatkan tubuhn mereka keluar.


" Aw," pekik Naura merasakan sakit pada bagian operasinya yang belum terlalu sembuh total.


" Naura! Kamu tidak apa-apa?," Tanya mama Maya khawatir.


" Tidak apa ma! Hanya sakit biasa ," balas Naura berbohong agar mama Maya tidak terlalu kahwatir di saat seperti ini.


Namun saat mereka sedang berbicara sekaan derao langkah seseorang mendekat ke arah mereka, langkah sepatu yang sekian menggema di seluruh ruangan membuat aura mencengkam kepada mama Maya dan Naura.


Hingga pintu itu terbuka dengan sempurna menampakan seseorang yang sangat asik bagi Naura dan mama Maya.


" Rupanya kalian sudah bangun ," ucap seseorang pria bertubuh kekar dari Abang pintu menatap mama Maya dan Naura.


" siapa kamu ?," tanya mama Mama Maya.


" aku hanya orang suruhan untuk membunuh kalian berdua, besok sebelum fajar kalian harus mati ," jelas pria bertubuh kekar itu sambil memberikan mama Maya dan Naura segelas air dan semangkuk makanan.


" makanlah, aku tidak ingin tahanan ku merasa kelaparan saat ajalnya sudah mendekat," jelas pria itu segera mengunci pintunya dan menghilang di balik pintu itu.


mendengar perkataan orang itu yang mengatakan bahwa mama Maya dan Naura akan mati sebelum fajar membuat mama Maya merasa sangat ketakutan.


" mama tenang ya ma, Nathan dan yang lain pasti menyelamatkan kita ," ujar Naura menenangkan mama Maya.


" Nathan aku yakin kamu akan datang untukku" batin Naura .


N & N Bersambung.....


Jagan lupa untuk :


👍 Like


💬 Komentar


❤️ Favorit

__ADS_1


🎟️ Vote


🥀 Berikan hadiah jika kalian menyukai novel ini


__ADS_2