Nathan & Naura

Nathan & Naura
N & N part 50


__ADS_3

~ Cerita Axela dan Axel part 2~


" Daddy....Axela Daddy," ucap Axel dengan memegang telfon yang bergetar di tangannya.


" Daddy sudah tau sayang...! Daddy hanya minta sama kamu untuk menjaga mommy ya sayang, Daddy akan mengecek kondisi di sana semoga Axela tidak apa-apa," balas Reno yang juga sudah menonton berita dan segera menuju ke tempat kecelakaan padahal Reno ada jadwal meeting namun Reno membatalkan semuanya.


Reno membawa mobilnya dengan kecepatan tinggi, ia selalu berpikir bahwa anaknya tidak apa-apa, anaknya pasti akan selamat.


hampir memakan waktu satu jam Reno sampai di tempat kecelakaan, polisi dan team SAR sudah melakukan bantuan, namun begitu terkejutnya Reno saat mendengar dari pihak polisi mengatakan bahwa tidak ada satupun orang yang selamat dalam kecelakaan itu, karena jurang nya yang begitu terjal membuat team SAR sangat kesusahan namun mereka berhasil mengevakuasi beberapa korban.


Reno berlari ingin mencari putrinya di sana namun petugas polisi langsung menahan karena tidak boleh ada yang melewati pembatas garis polisi.


" pak saya ingin mencari anak saya ," teriak Reno dengan wajahnya yang sudah memerah.


" maafkan kami pak, tapi anda tidak bisa pergi ke arah sana, nantinya anda hanya akan menganggu," ucap pak polisi dengan tegas.


" saya tidak peduli saya ingin mencari anak saya...! Axela...Axela...ini Daddy nak, Axela...! Daddy menjemput mu Axela ," pekik Reno seperti orang yang benar-benar hilang akal jika benar-benar putrinya sudah tidak terselamatkan, mata Reno sekarang benar-benar sudah merah dengan bening-bening air mata yang sudah menumpuk di pelupuk mata Reno.


" maafkan kami pak , tapi anda tidak bisa melewati garis ini," ujar pak polisi.


" apa kalian tidak mengenal saya siapa, Reno Ghazanvar jadi kalian minggir saya ingin mencari putri saya ," pekik Reno dengan darah yang sudah memenuhi wajahnya sekarang.


" maaf taun Reno, kalau anda ingin mengecek kondisi korban mungkin anda bisa pergi ke rumah sakit karena ada beberapa korban sudah kami larikan ke rumah sakit ," ucap seorang petugas polisi yang melihat perdebatan Reno dan anggota yang lain.


Reno yang mendengar penuturan dari polisi dengan segera pergi ke rumah sakit dengan menggunakan mobilnya namun Reno mendapatkan telfon Sarah dan Reno menjelaskan semuanya membuat Sarah ingin ikut dan mencari Axela di rumah sakit.


Reno segera pergi ke rumah sakit dan tidak lupa ia menjemput Sarah dan anaknya Axel yang ikut mencari Axela.


sepanjang perjalanan air mata Sarah tiada henti untuk mengalir namun Sarah selalu berkata bahwa Axela pasti akan baik-baik saja.

__ADS_1


sesampainya di sana banyak sekali keluarga korban yang histeris melihat mayat keluarga mereka, dengan langkah yang berat Reno memeluk pundak Sarah melangkah ke dalam rumah sakit dan mencari putri kecilnya.


" sus, di mana semua korban Bus Sri 123 ,?" tanya Reno membuat suster menunjuk ke suatu tempat di sana banyak korban bus 123 dan keluarga korban yang menangis histeris.


Sarah dan Reno berjalan di ikuti Axel dari belakang, mereka mencari mayat Axela namun saat mereka mengecek tidak ada mayat Axela Ama sekali, Reno pun menelfon anak buahnya untuk mengecek kondisi di lokasi kecelakaan, apakah masih ada mayat yang baru ditemukan.


" haaa.....Reno anakku...anakku Axela Reno...hiks...hiks...," tangis Sarah memeluk Reno menumpahkan tangisannya di sana benar-benar sangat sedih mommy Sarah kehilangan putri satu-satunya.


" tidak apa sayang ... anak kita Axela pasti baik-baik saja percayalah pada ku," balas Reno menguatkan mommy Sarah namun Axel melihat air mata sang Daddy sudah menumpuk di matanya.


Axel terdiam dan memegang denyut jantungnya yang terus berdetak.


" aku percaya kamu masih hidup Axela...," gumam Axel.


11 tahun kemudian kasus kecelakaan Bus Sri 123 sudah di tutup namun tidak dengan keluarga Reno mereka masih mencari keberadaan Axela dengan berbagai team dan meminta bantuan sahabatnya Dhanurendra untuk membantunya namun sama sekali tidak mendapatkan secercah cahaya apapun untuk kasus itu.


Axela benar-benar menghilang bak di telan bumi, mommy Sarah sering melamun di dalam kamar namun Reno selalu menghibur istrinya dan memberi semangat serta meyakinkan bahwa Reno pasti akan menemukan Axela.


" Nathan, siapa gadis itu,?" tanya Axel kepada Nathan.


" Dia anak pembantu di sini," jawab Nathan membuat Axel mengangguk mengerti.


setiap hari Axel ke rumah Nathan pandangannya tidak pernah luput dari gadis pembantu yang benar-benar mencuri perhatian Axel namun Nathan dan Adnan tentu tidak menyadari hal itu.


hingga saat mereka menduduki bangku SMA kelas tiga, gadis pembantu yang bekerja di rumah Nathan menabrak Nathan hingga menumpahkan semua minumannya mengenai baju Nathan.


saat itu Axel melihat wajah gadis itu secara dekat, ia begitu kaget melihat mimik muka yang persis dengan Axela namun wanita itu memiliki bekas jahitan di jidatnya yang masih berbekas degan indah.


Axel pun mengejar wanita itu hingga ke toilet dan saat ia melihat gadis itu keluar Axel memberikan jeket kepada gadis itu karena baju yang ia kenakan sudah sangat transparan.

__ADS_1


"Ambil ini ...! " Pinta Axel dengan wajah datar memberikan gadis itu jeket padanya karena saat ini baju wanita itu memang sangat transparan hingga memperlihatkan **********.


"Tidak usah kak, " Tolak gadis itu dengan sopan.


"kalau gua bilang ambil ya ambil ...! " perintah Axel langsung memberikan jeket itu ke tangannya dan meninggalkan wanita itu bersama temannya.


dari situ Axel mencari tau tentang wanita itu dari nama hingga ia tinggal dimana, setelah mendapatkannya Axel mencoba mendekat dan memberikan perhatian lebih kepada wanita itu yang bernama Naura.


ia di angkat oleh pembantu Nathan yang bernama Bi Tami namun 2 tahun yang lalu Bi Tami meninggal namun Naura tetap di pekerjakan oleh mama Maya di rumah mewahnya.


namun rencana Axel bertambah mudah saat Nathan mengatakan bahwa ia sudah menikahi Naura, membuat Axel semakin dekat dengan Naura, Axel selalu memperhatikan gerak gerik Naura ia begitu terkejut saat melihat tingkah laku Naura yang begitu mirip dengan Axela kecil membuat Axel semakin yakin bahwa Naura adalah Axela yang selama ini ia cari.


hingga saat Nathan menelfon Axel mengajaknya untuk ke tempat panti asuhan yang pernah ditempati oleh Naura membuat Axel penasaran dan semangat mencari tau tentang Naura di sana, pasti ada informasi berharga.


Axel pun mengubungi Adnan yang juga menyadari kesamaan wajah Axel dan Naura namun memiliki bekas jahitan di dahinya yang masih meninggalkan jejaknya di sana.


" Axela tunggu Kaka, Kaka akan menjemput mu dan mempertemukan mu dengan Daddy dan mommy mereka selama ini mencari mi Axela," gumam Axel sambil menatap foto Naura.


flash back Off


N & N bersambung...


jangan lupa untuk :


👍 like


💬 komentar


❤️ favorit

__ADS_1


🎟️ vote


🥀 berikan hadiah jika kalian menyukai novel ini


__ADS_2