Nathan & Naura

Nathan & Naura
N & N part 57


__ADS_3

Setibanya Nathan di kampus ia sudah disambut dengan Alex, Adnan dan teman baru mereka hang bernama Teo, meraka berempat sama-sama memilih jurusan bisnis manajemen untuk meneruskan perusahaan orang tua mereka masing-masing.


" lama amat Lo dari tadi udah gua nungguin," ujar Adnan memukul kan bahu Nathan.


" sorry, gua antar Naura sebentar ke kampus ," balas Nathan.


" yah yang udah punya bini ma, harus lama kaya kaga ngerti aja Lo ," balas Theo ia memang orangnya hambal banget anaknya.


" Lo antar Ade gua selamat sampe kampus kan ,?" tanya Axel membuat Nathan menatap dengan menaikan satu alisnya.


" pertanyaan seperti apa yang Lo lontarkan, tentulah gua antar bini gua sampai tujuan ," protes Nathan menatap Axel.


" yah gua kan hanya tanya santai aja ," ujar Axel tertawa kecil melihat ekspresi Nathan yang kesal dengan pertanyaan nya.


" yuk ke kantin sebelum masuk kelas, gua laper," ajak Adnan dan mereka pun menuju ke kantin kampus, yah tentu dengan pandangan mahasiswa cewek yang kagum dengan ketampanan Nathan, banyak mahasiswa cewek dari senior hingga angkatan Nathan yang meminta jadian kepadanya namun Nathan langsung menolak secara terang-terangan dan memperlihatkan cincin di jari manisnya.


Membuat semua cewek yang suka kepada Nathan hanya bisa melihat Nathan dari jarak jauh serta patah hati melihat pujaan mereka sudah memiliki istri dan mereka juga sangat penasaran dengan wajah istri Nathan yang membuat seorang Nathan menolak semua mahasiswa di sana apalagi saat yang tembak adalah seorang cewek senior bunga kampus waduh! sangat malu saat Nathan menolaknya secara mentah-mentah.


" Lo dari SMA enggak pernah enggak di teriaki para Kunti yang memuja mu," ucap Axel melihat Nathan yang malas menggubris teriakan para wanita, ia hanya memasang wajah datarnya.


" tuh wajah gak ada senyum, sekali senyum wah hanya sama istrinya yang bisa lihat ," timpal Theo.


" Lo bener banget, ," sambung Adnan,mereka pun tertawa bersama namun tidak dengan Nathan ia hanya tersenyum tipis mendengar ocehan sahabatnya.


" Ade gua gitu," ucap Axel dengan bangga.


namun saat mereka berjalan ke arah kantin tiba-tiba tangan Nathan di peluk oleh seseorang yang tidak lain adalah Leona.


" Nathan ," ucap Leona dengan manja membuat Nathan spontan kaget dan langsung menghempas Leona menjauh dari tubuhnya.


" Lo, ngapain sih ke sini, ?" tanya Axel menatap Leona dengan tajam.


" ketemu pacar gua Nathan lah, mau siapa lagi ," balas Leona dengan enteng membuat Theo dan Adnan saling memandang.

__ADS_1


" dari pada Lo jadi pelakor mending sama Abang Theo gak kalah ganteng dari Nathan. ," timpal Theo sambil mengedipkan matanya kepada Leona.


" Lo yakin suka sama makhluk ginian,?" tanya Adnan membuat Theo mengangguk dengan cepat.


" yakin lah mata gua masih normal, secara bebeb Leona cantik," balas Theo dengan mengecup ke arah Leona membuat Leona ilfil dengan Theo.


" gua gak suka sama Lo, lagian nih siapa juga yang jadi pelakor, Nathan pacar gua ," ucap Leona dengan lantang membuat Nathan menetap Leona dengan dingin sambil menaikan satu alisnya.


" lebih baik Lo menyingkir sejauh mungkin dari kehidupan gua, Lo hanya masa lalu yang udah gua buang sejauh mungkin, jadi enyalah dari kehidupan gua ," ucap Nathan dengan dingin membuat Leona terdiam.


Nathan langsung pergi meninggalkan Leona dan yang lain, Leona benar-benar terdiam dengan ucapan Nathan yang menusuk.


" Lo dengarkan, pergi jauh sejauh mungkin ," sambung Axel langsung pergi mengikuti langkah Nathan, Adnan dan Theo pun ikut pergi meninggalkan Leona sendiri.


Leona menatap kepergian mereka dengan wajah yang merah, ia mengepalkan kedua tangannya menahan amarah saat Nathan menghina dirinya.


" lihat saja Nathan keangkuhan mu sampai di mana dan untuk istrimu aku akan membuat dia menderita karena berani mengambil Nathan dari ku," gumam Leona.


...****************...


Sonya satu jurusan dengan Naura dan Dewi satu jurusan dengan Nisa, mereka walau baru berteman namun begitu akrab seakan mereka teman lama dari SMA.


" jadi Lo bunting karena udah nikah sirih dengan suami Lo ,?" tanya Dewi.


" iya, yah kali gua mau bunting tanpa ada bapaknya dimana, gua takut dosa," balas Naura sambil memakan kentang goreng dan minuman jus strawberry.


" gua udah pernah lihat suami Naura, saat gua sama Naura pulang bareng eh tau-tau nya nih anak di jemput sama suaminya," jelas Sonya membuat Nisa tertawa.


" akhirnya ada juga yang senasib sama gua ," timpal Nisa memeluk Sonya sambil berpura-pura sedih membuat Naura tertawa kecil.


tidak lama Naura dan teman-temannya asik bercerita, tiba-tiba datang seorang lelaki langsung duduk di samping Naura yang sedang makan.


" Hai Naura," sapa laki-laki itu secara tiba-tiba membuat Naura sedikit kaget.

__ADS_1


" kak Reza ," ucap Naura kaget.


" yaelah kak Reza bukan hanya Naura di sini kami juga ada loh enggak di sapa juga ," ketus Nisa dengan kesal, Nisa juga di tugaskan kepada Nathan untuk menjaga Naura apalagi saat bersama Reza yang entah mengapa ia berubah niat berpindah kampus saat tau Naura memilih kampus almamater hijau ini padahal ia mau melanjutkan studinya di almamaternya coklat muda namun tiba-tiba berpindah ke almamater hijau.


" gua udah selesai makan, gua balik ke kelas dulu ya ," pamit Naura yang tidak menyukai kedatangan Reza sejak dari kemarin terus mendekati Naura.


" tunggu Naura, kamu belum menjawab pertanyaan ku kemarin ," ucap Reza menghentikan langkah Naura membuat Naura berbalik ke arah Reza.


", pertanyaan yang mana ,?" tanya balik Naura sambil menyipitkan matanya.


" apa Nathan yang membuat lo hamil duluan, makanya Lo mau nikah sama dia ,?" tanya Reza yang entah pikiran dari mana membuat Naura naik pitam mendengar pertanyaan Reza.


" maaf ya kak Reza yang terhormat, sepertinya kak Reza salah menilai Nathan, kami menikah secara baik-baik dan mempunyai anak juga dengan baik-baik tidak seperti apa yang kam Reza pikirkan ," jelas Naura.


", lalu apa kau bisa jelaskan pada ku kenapa kamu bisa hamil seperti itu,?" tanya kembali Reza.


", sepertinya tidak perlu kak Reza tau, tidak ada untung atau ruginya kak Reza tau masalah aku dan Nathan," jawab Naura dan segera pergi dari kantin membuat Nisa, Dewi dan Sonya ikut langkah Naura, namun sebelum Nisa pergi mengejar Naura ia berhenti di hadapan Reza.


" sepertinya tidak ada peluang untuk kak Reza masuk di dalam hati Naura, ingat kata kak Axel lebih baik kak Reza pergi aja ," jelas Nisa kemudian melangkah pergi mengikuti Naura dan temannya yang lain.


Reza menatap kepergian Naura dengan rahang yang mengeras, ia benar-benar tergila-gila dengan Naura, dengan berbagai cara Reza menjelekkan Nathan namun tidak membuat Naura mempercayainya begitu saja.


" bagaiman pun gua akan berusaha mendapatkan Lo Naura, karena gua benar-benar cinta dan sayang sama Lo ," ucap Reza menatap Naura yahh sudah berlalu pergi..


N & N bersambung..


jangan lupa untuk:


👍 like


💬 komentar


❤️ favorit

__ADS_1


🎟️ vote


🥀 berikan hadiah jika kalian menyukai novel ini


__ADS_2