
"Axela !" Axel segera berlari melihat Naura yang sudah tergelatak di lantai kamarnya.
" Axela..., Axela," ucap Axel sampul menepuk pipi Naura dengan pelan, Axel langsung mengangkat tubuh Naura ke atas ranjang, namun saat Axel sudah menaruh tubuh Naura di atas ranjang tiba-tiba Naura tertawa kecil.
" puftt.....," Naura langsung membuka mata dan tertawa karena ia berhasil mengerjai sang Kaka, membuat Axel langsung berubah ekpresi menjadi kesal.
" maaf kak, tadi saat Naura mau kebawa tapi melihat kaka mau naik ke atas jadi Naura punya ide untuk ngerjain kaka deh ," ucap Naura namun ia masih tertawa melihat ekspresi kekesalan Axel.
Axel yang masih kesal membuang wajahnya tidak melihat Naura, membuat Naura terhenti tertawa dan memeluk sang Kaka.
" maaf ya, Kaka Axela yang paling ganteng sekota metropolitan," ujar Naura membuat Axel luluh saat adiknya mencoba merayu, Axel membalikan wajahnya menatap Naura dan menarik hidung adiknya
" jangan ulangi untuk mengerjai Kaka seperti tadi, apa kau tau Kaka sangat takut melihat kamu seperti itu ," jelas Axel membuat Naura menganggukkan kepalanya.
" tadi Axela melihat Kaka memegang sekotak eskrim, mana eskrim yang tadi kama bawa ," ujar Naura membuat Axel menunjukan eskrim yang terjatuh tadi di depan pintu kamar Naura dengan wajahnya.
" yah, kok bisa jatuh di lantai ," Naura segera turun dari ranjang melihat kotak eskrim yang sudah terjatuh berserakan di lantai.
" makanya tuh hasil kerjain Kaka kan, makanan enaknya jadi jatuh ," ujar Axel mendekati Naura, ia melihat ekspresi sang adik yang sedih hanya karena sekotak eskrim.
" Axela menyesal deh kerjain kak Axel, eskrim nya jadi jatuh ," ucap Naura memandang ke arah Axel dengan wajah sedih membuat Axel merasa kasihan dengan ibu hamil yang ada di depannya itu.
" jangan sedih gitu dong, masih ada kok stoknya di kulkas ," Axel mengusap kepala Naura membuat Naura yang mendengar perkataan Axel menjadi senyum kembali.
" serius kak, ayo ke bawa ," ujar Naura menarik tangan adem untuk segera ke lantai bawah mengambil sekotak eskrim yang Axel taruh di dalam lemari pendingin.
sesampainya di lantai bawa Axel menyuruh pelayan untuk membersihkan eskrim yang terjatuh di lantai tadi dan ia segera mengambil eskrim untuk Naura yang sudah menunggu di meja makan.
" tanda eskrim nya datang ," ucap Axel membawa sekotak eskrim membuat Naura benar-benar girang seperti anak kecil yang mendapatkan mainan baru.
Naura segera menyantap eskrim yang di bawa Axel dengan lahap membuat Axel menatap sang adik dengan menyandarkan kepalanya di tangan kanan yang bersandar pada meja.
" Kaka mau ," tawar Naura membuat Axel membuka mulutnya dan Naura segera memberikan satu sendok suapan eskrim untuk Axel.
" enak ," ucap Axel membuat Naura tersenyum dan melanjutkan perjalanan untuk menghabiskan sekotak eskrim dengan varian tiga rasa.
Mommy Sarah yang baru bergabung setelah membersihkan badannya di kamar, ia melihat keseruan Axel dan Naura di meja makan dan segera menghampiri kedua anaknya.
" sepertinya enak tuh sayang ," ucap mommy Sarah mengusap kepala Naura.
__ADS_1
" Mommy mau juga ," tawar Naura namun dengan cepat Mommy Sarah menggelengkan kepalanya.
" kamu aja yang makan ya sayang, Mommy mau masak rendang untuk kamu sebentar," ujar Mommy Sarah kemudian pergi membuat redang untuk Naura, sebelumnya Mommy Sarah juga sudah menyuruh pelayan untuk memotong dagingnya dan membersihkannya agar setelah mandi Mommy Sarah tinggal memasaknya.
suasana rumah benar-benar sangat hangat, dari jauh Mommy Sarah yang lagi memasak melihat kedua anakannya tertawa apalagi saat Axel mengerjai adiknya membuat Mommy Sarah ikut tertawa kecil.
" sejak kedatangan non Axela nyonya sering tersenyum ," ucap pelayan yang membantu Mommy Sarah sambil tersenyum.
" iya Bi, saya sangat bersyukur kepada Tuhan karena memberikan saya kesempatan untuk berkumpul bersama anak saya kembali ," jelas Mommy Sarah dengan lembut.
pelayan dan Mommy Sarah pun kembali fokus membuat rendang dengan sesekali Mommy Sarah bercerita tentang masa kecil Axela membuat Bi Siti tertawa karena mendengar kenakalan Axela yang selalu mengerjai sang Kaka.
Hampir dua jam Mommy Sarah memasak rendang akhirnya selesai, ia segera menghidangkan di atas meja dengan bantuan Bi Siti dan Mommy Sarah segera memanggil Naura dan Axel yang tadi sempat ke kamar.
Mommy Sarah segera menuju ke kamar Naura untuk memanggilnya makan namun saat membuka pintu kamar ia malah melihat Naura dan Axel yang sedang tertidur pulas di atas ranjang, membuat Mommy Sarah tertawa.
" astaga mereka berdua sudah besar tapi tingkahnya benar-benar seperti anak kecil ," gumam Mommy Sarah, namun saat mommy Sarah sedang fokus melihat kedua anaknya yang sedang tertidur, ia malah mendapatkan pelukan yang hangat dari belakang membuat Mommy Sarah sontak kaget dan berbalik.
" sayang ," ucap Mommy Sarah menatap wajah lelaki yang sangat ia cintai hingga sekarang yang tidak lain adalah Daddy Reno
" ayo, ngapain intip kamar Axela" ujar Daddy Reno mencubit hidung mommy Sarah.
" tuh anak-anak kamu, mereka berdua gemes banget tidurnya," tunjuk Mommy Sarah ke arah dalam kamar membuat Daddy Reno melihat dan tersenyum simpul.
" sudah bangun ," seru Mommy Sarah membuat Naura melihat ke arah Mommy dan Daddy nya.
" Daddy," ucap Naura segera turun dari ranjang memeluk Daddy Reno dengan erat.
" putri kecil Daddy, bagaimana kabarnya hari ini sayang ,?" tanya Daddy Reno sambil mengusap rambut Naura.
" baik Daddy, " balas Naura dengan cepat.
" ayo makan, rendang buatan Mommy sudah masak ," ajak Mommy Sarah mengusap kepala Naura.
" ayo mom, Axela sudah lapar sejak tadi, kak Axel ayo jangan molor lagi ," ajak Naura melihat Axel yahh masih setia memeluk guling.
" iya Lina menit lagi duluan ," ujar Axel namun masih setia mengerjapkan matanya.
Naura segera masuk kembali langsung menarik sang Kaka Hinga terjatuh di lantai.
__ADS_1
" aw ," pekik Axel memegang pantatnya.
mereka semua tertawa minat Axel yang terjatuh karena ulah Naura yang menariknya secara tiba-tiba.
" kamu tega banget dek ," ucap Axel segera berdiri dengan bantuan uluran tangan Naura.
" hehehe, maaf ya kak Axela minta maaf nih ," ucap Axela memeluk bahu sang Kaka.
akhirnya setelah drama adik Kaka kembar fraternal itu mereka segera turun ke bawa menyantap redang buatan mommy Sarah yang begitu enak hingga membuat Naura menambah beberapa porsi, sungguh ibu hamil bin ajaib itu entah siapa yang kelaparan apakah memang anakannya atau memang Naura nya yang doyan makan.
...****************...
Di tempat lain Nathan yang sedang fokus membantu sang papa dengan beberapa berkas perusahaan mendapatkan notice pesan membuat Nathan segera membukanya yang ternyata dia istri tercintanya.
ia membuka pesan di salah satu aplikasi berwarna hijau, melihat foto yang Naura kirimkan, foto di sana terdapat Daddy Reno, Mommy Sarah, Axel dan Naura.
My love : makan siang sayang! jangan lupa untuk sarapan juga ya , I love you my husband 😘😘. semangat kerjanya untuk aku dan dede bayi🥰🥰
pesan singkat Naura namun ampuh membuat Nathan kembali bersemangat dan tersenyum, seakan energinya kembali full saat mengingat anak dan istrinya.
Husband Nathan : terimakasih sayang, makan yang banyak dan ingat jangan terlalu membuat Mommy dan Daddy kerepotan!
my love : iya Naura enggak buat Mommy dan Daddy kerepotan.
Husband Nathan: bagus! tunggu aku di sana, aku segera menjemput mu setelah mengurus beberapa berkas ini
my love : iya sayang, semangat ya 😍😍🥰.
" ah membuat ku benar-benar ingin cepat pulang dan memeluk Naura " gumam Nathan memandang foto Naura yang sedang makan bersama keluarganya.
N & N bersambung
jangan lupa untuk :
👍 like
💬 komentar
❤️ favorit
__ADS_1
🎟️ vote
🥀 berikan hadiah jika kalian menyukai novel ini