Nathan & Naura

Nathan & Naura
N & N part 52


__ADS_3

" Nathan...," ucap wanita itu dengan wajah kaget.


" Leona ...," balas Nathan menatap wanita yang ia tabrak tadi dengan memanggil namanya Leona.


namun wajah Nathan sangat tidak ramah saat melihat Leona entah mengapa Naura merasa tatapan Nathan ke pada Leona adalah sebuah tatapan penuh kebencian.


"Nathan sudah sangat lama yah kita tidak berjumpa, bagaimana kabar kamu sekarang,?" tanya Leona dengan senyum yang sangat Naura tidak bisa tebak saat memerhatikan ekpresi Leona.


" sepertinya yang kau lihat ," jawab Nathan dengan dingin.


" kamu tidak berubah Nathan sangat dingin kepada siapapun dan wanita di samping mu itu siapa, sepupu kamu ,?" tanya Leona membuat Naura sedikit kesal mengatakan bahwa dirinya sepupu Nathan.


" apa dia tidak lihat perut aku yang sudah buncit kaya balon begini karena ulah siapa ," batin Naura


" dia Naura istri gua," balas Nathan.


" istri,?" Leona mengerutkan dahinya mencerna dengan baik perkataan Nathan.


" Minggu depan kami akan menikah, " sambung Naura dengan ramah membuat Leona terdiam menatap Nathan.


" Nathan apa kau sudah melupakan ku ,?" tanya Leona membuat Nathan menatapnya dengan tajam dan langsung menarik Naura pergi sebelum pembicaraan mereka semakin panjang dan membuat Naura akan salah paham.


" Nathan," teriak Leona namun langkah Nathan dan Naura tidak berhenti.


saat mereka sudah menjauh dari Leona Naura menatap Nathan masih mengeraskan rahangnya membuat Naura menyentuh Nathan dengan lembut.


" ada apa ,?" tanya Naura lembut membuat Nathan menatap Naura membuat emosinya sedikit mereda.


" tidak apa-apa hanya sebuah masa yang harus di buang pada tempatnya," balas Nathan membuat Naura tidak berani lagi untuk bertanya saat mendengar jawaban Nathan yang begitu dingin seperti Nathan yang pernah ia temui saat pertama kali.


" aw...,?" meringis Naura membuat Nathan berubah ekpresi menjadi lembut dan kahwatir pada Naura.


" ada apa, apa ada yang sakit ,?" tanya Nathan membuat Naura tersenyum dan memeluk Nathan, membuat Nathan sontak kaget.


" jangan memasang ekspresi dingin seperti tadi kepada ku, aku sangat takut kalau kamu seperti itu Nathan ," jelas Naura membuat Nathan tersenyum dan sedikit merasa bersalah melampiaskan rasa kekesalannya pada Naura.


" maaf,?" lirih Nathan membuat Naura melepaskan pelukannya dan mencium pipi Nathan sekilas tanpa rasa malu.


" jangan memancing ku sayang," ucap Nathan sambil mengusap kepala Naura.


" ayo jalan, aku sudah tidak sabar untuk memilih cincin untuk kita," ajak Naura dengan manja menarik tangan Nathan.


sungguh Naura hanya ia yang bisa mengubah Nathan yang begitu dingin menjadi manusia normal, bisa tertawa bahkan menjadi orang konyol.


Tanpa di sadari dari Nathan dan Naura ternyata dari jarak jauh ada sepasang mata elang memandang ke arah mereka dengan tajam.


" aku akan membuat mu kembali kepada ku Nathan, " ucap orang misterius itu dengan mengepalkan kedua tangannya.

__ADS_1


Di toko perhiasan Naura hanya menelan salivanya saat melihat harga cincin yang Nathan pilih begitu mahal.


" apa kamu suka model ini sayang,?" tanya Nathan memperlihatkan sepasang cincin dengan taburan berlian yang begitu indah.


" cantik ," ucap Naura.


" kalau kamu suka kita ambil yang ini ," ujar Nathan.


" Tapi apa cincin itu gak terlalu mahal, lebih baik pake cincin lama yang mama berikan kepada kita," ujar Naura.


" tidak sayang dan lagian nih kan aku ingin membeli cincin pernikahan kita dengan uang usaha ku sendiri jadi jangan protes apapun ," balas Nathan mengusap kepala Naura membuat Naura hanya bisa menganggukkan kepalanya.


Nathan dan Naura yang sedang menunggu barangnya sedang di bungkus oleh karyawannya, mata Nathan tertuju pada satu kalung yang sangat simpel dengan liontin berlian yang menambah kesan indahnya.


Nathan yang sangat suka dengan kalung itu membisikkan karyawan untuk membungkus kalung itu, ia ingin memberikan hadiah untuk Naura, hitung-hitungan selama nikah Nathan jarang memberikan hadiah kepada Naura.


" udah ya,?" tanya Naura yang bosan menunggu .


" sedikit lagi sayang," balas Nathan sambil.


" ini pak barangnya, terimakasih sudah berbelanja di toko kami ," ucap karyawan dengan ramah.


" iya mba ," balas Nathan setelah itu mereka pergi meninggalkan toko perhiasan menuju ke toko penjual eskrim atas permintaan Naura.


ia sejak tadi melihat toko eskrim dari jarak jauh membuat liurnya terjatuh, benar-benar toko eskrim seakan memanggil namanya sedari tadi.


" makan pelan-pelan nanti belepotan sayang ," ujar Nathan menempelkan jarinya di bibir Naura yang terkena eskrim dan menjilat nya dengan mulutnya.


" rasa eskrim dari mangkok berbeda dari bekas bibir mu sayang, apalagi kalau aku membersihkan dengan bibir ku sepertinya lebih bagus," bisik Nathan di samping telinga Naura membuat Naura memukul lengan Nathan, ia benar-benar bingung melihat suaminya yang begitu mesum setiap saat ada kesempatan.


saat sedang asik menikmati eskrim handphone milik Nathan berdering dan menampilkan nama Axel di sana, Nathan segera mengangkatnya namun ia berbicara agak jauh dari Naura.


" sebentar ya sayang, " ucap Nathan beranjak dari tempat duduknya.


" bagaimana,?"


.......


" gua sedang bersamanya,"


.......


" siap, besok akan menjadi hari bahagia untuknya "


.....


" ok,"

__ADS_1


sambungan telfon terputus membuat Nathan segera kembali ke tempat duduknya dan kembali menikmati eskrim.


" dari siapa ,?" tanya Naura.


" Axel," jawab Nathan.


"Hmm," balas Naura sambil menganggukkan kepalanya.


selesai menikmati eskrim tentu Nathan tidak langsung mengajak Naura untuk segera pulang, ia membawa Naura ke suatu tempat.


sesampainya di tempat tujuan Nathan Naura begitu tertegun menatap Nathan dengan tajam, ia sudah sangat mengerti dengan jalan pikiran Nathan saat membawanya ke sini.


" bulan madu sayang," bisik Nathan mencium tengkuk leher Naura.


setelah itu Nathan mengandeng tangan Naura masuk ke dalam hotel yang begitu mewah, Nathan segera memesan kamar VVIP untuk dirinya dan Naura.


sepanjang perjalanan menuju ke kamar hotel Nathan tiada henti mengenggam tangan Naura seakan tak akan melepaskan tangan sang istri dari genggamannya.


dengan langkah seribu Nathan yang sudah tidak sabar untuk menyentuh lagi Naura, ia menggendong tubuh Naura ala bridal style dan segera masuk ke dalam kamar yang sudah ia pesan.


Nathan membaringkan tubuh Naura dan mengunci pergerakan Naura hingga pandangan mata mereka bertemu, sama sekali tak membuat mereka bosan untuk memberikan hujan cinta satu sama lain.


" kenapa kamu semakin terlihat cantik, membuat diriku benar-benar tidak bisa menahan diri untuk tidak menyentuh mu Naura ," ucap Nathan sambil mencium tangan Naura yang bermain di pipi Nathan.


Nathan mulai menaikan dress yang Naura pake hingga ke pangkal paha naura hingga tangan Nathan mulai menjalar mencari sesuatu untuk di sentuhnya.


" Nathan...ah," desah Naura saat tangan Nathan sudah mulai memainkan tempat favorit untuknya.


Nathan yang sudah sangat tidak tahan langsung melakukan aksinya ia bermain karambol dengan baik sebagai pemimpin permainan Nathan membuat Naura sangat puas apalagi saat pakaian mereka sudah terlepas dengan sempurna hingga menampakan kepolosan tubuh mereka.


permainan siang itu membuat Nathan dan Naura merasakan kembali kenikmatan dunia yang tiada tara, *******.....demi ******* menggema di kamar hotel itu.


hingga ke akhir puncak Nathan langsung membaringkan tubuhnya menandakan permainan telah berkahir, ia menarik selimut untuk menutupi tubuhnya dan Nathan memeluk sang istri dan membawanya ke alam mimpi yang indah.


" love Naura," bisik Nathan mencium Naura yang sudah terlelap karena kecapean melayani Nathan yang begitu agresif.


N & N bersambung....


jangan lupa untuk :


👍 like


💬 komentar


❤️ favorit


🎟️ Vote

__ADS_1


🥀 berikan hadiah jika kalian menyukai novel ini


__ADS_2