Nathan & Naura

Nathan & Naura
N & N part 19


__ADS_3

Setelah sampai di sekolah Nathan segera turun dari mobil, Axel dan Adnan sudah menunggu Nathan sejak tadi karena mereka ingin menonton lomba renang.


Sesampainya Nathan, Axel dan Adnan di kolam renang besar yang ada di sekolah mereka, semua mata siswa tertuju pada ketiga pria tampan ini.


'ternyata bukan hanya sekedar isu ya' bisik siswa yang bukan dari sekolah Nathan.


'mereka tampan sekali' ucap siswa lainnya'


'aku pengen deh sekolah ini supaya bisa cuci mata setiap pagi ' ucap siswa lainya.


' aku juga '


Sementara Axel, Nathan dan Adnan sudah terbiasa di puji oleh banyak siswa mereka sangat terlihat santai sambil duduk tenang di bangku penonton.


Nisa dan Naura pun segera mencari bangku untuk menonton Reza dan ternyata mereka bersebelahan dengan Nathan dan teman-temannya.


"Hai pelayan cafe " sapa Adnan ramah pada Nisa.


"Hai juga kak Adnan " ucap Nisa tertunduk malu


"Naura kamu juga nonton " tanya Axel basa-basi pada Naura.


"Iya kak " ucap Naura sambil tersenyum pada Axel.


"Oh iya kak, selamat ya kak kemarin menang lomba lari kaka kelihatan sangat keren " ucap Naura menaikan jempol untuk Axel.


"Makasi Naura, kamu juga besok semangat ya semoga berhasil " ucap Axel dengan senyum pesonanya.


"Terimakasih kak " ucap Naura tersenyum


"Kok gua nyaman dengan sikap Lo sama gua Naura " batin Axel.


Sementara Nathan menatap Naura hanya sekilas begitu pula Naura, hubungan antara mereka berdua sama sekali tidak ada perubahan masih ada dinding pemisah yaitu gengsi mereka sendiri.

__ADS_1


Pertandingan pun di mulai Naura sangat bersemangat mendukung Reza saat wasit sudah membunyikan tembakan yang pertanda sudah di mulai Naura mulai berteriak nama Reza untuk menyemangati dan beberapa siswa dari sekolah Naura juga ikut berteriak.


Sementara Nathan yang melihat hal itu sangat geram namu ia berusaha menutupinya namun kenapa Nathan sangat marah saat Naura mendukung Reza.


"Kenapa sih gua seperti ini " batin Nathan ia berusaha mengontrol diri.


Setelah selesai pertandingan ternyata Reza hanya mendapatkan peringkat 2 walau seperti itu sekolah mereka sangat puas, seandainya saja Nathan tidak cedera mungkin tahun ini sekolah mereka akan meraih emas kembali.


Reza yang melihat Naura menyemangatinya sangat tersenyum puas dan melambaikan tangan pada Naura dan Naura pun membalas lambaian tangan Reza, Nisa dan Naura pun menghampiri Reza dan mengucapkan selamat pada Reza.


"Kak selamat ya " ucap Naura tulus.


"Iya, terimakasih" balas Reza degan senyuman manis.


Nathan hanya melihat Naura dengan tatapan dinginnya tanpa ada satu kata pun yang keluar dari mulut Nathan.


"Gua lebih hebat darinya kalau bahu sialan ini tidak terluka " batin Nathan.


...****************...


Setelah beribadah dan membersihkan dirinya Naura segera turun ke bawah untuk makan karena ia sangat lapar, Nathan yang melihat Naura datang langsung memanggil nama Naura.


"Hei Naura " ucap Nathan.


"Apa " balas Naura.


"aku lapar suapi aku makan " ucap Nathan santai.


"Tumben " ucap Naura bingung


"kamu nggak lihat lengan ku " ucap Nathan.


"Aku tau lengan mu, tapi kan yang sakit bagian kiri bukan kanan jadi bisa makan sendiri" ucap Naura.

__ADS_1


"kamu ini gak ada terimakasih nya ya, untung gua yang kena tuh pot bukan kamu" ucap Nathan.


Akhirnya jurus andalan Nathan mampu membuat Naura langsung menyuapi Nathan setelah itu Nathan menyuruh hal- hal yang membuat Naura semakin sebel dengan Nathan.


Nathan menyuruh Naura mengambil air putih, mengupas buah, Menganti siaran TV , dan Naura di suruh memijat kaki Nathan.


"Apa sudah puas tuan Nathan " ucap Naura sambil memijat kaki Nathan.


"Belum aku belum puas Naura untuk mengerjai mu" batin Nathan.


"Belum " ucap Nathan santai.


"Oh iya, Nathan kamu lebih hebat kok dari kak Reza kalau saja kamu gak selamatkan aku mungkin sekolah kita bisa mendapatkan mendali emas " ucap Naura memuji Nathan namun ampuh membuat Nathan tersenyum tipis.


"aku tau " ucap Nathan santai.


Naura yang melihat respon Nathan sangat menyebalkan ia sudah berani memuji Nathan karena sedari tadi Naura memerhatikan Nathan yang sangat ingin ikut lomba renang.


"Dasar manusia Es kutub " ucap Naura memukul kaki Nathan kemudian pergi.


"Eh kamu mau kemana ini kan belum selesai" ucap Nathan menunjuk kakinya.


Naura hanya diam tanpa menjawab pertanyaan Nathan, kemudian Naura mengambil ember dan es batu bersama Handuk kecil lalu ia kembali ke ruangan TV untuk mengompres bahu Nathan.


Naura pun melepas baju seragam Nathan setelah membuka alat penyangga nya kemudian mengompres kembali bahu Nathan tanpa banyak bicara.


"apa kamu kerepotan merawat ku" ucap Nathan.


"tidak " balas Naura.


"kalau kamu kerepotan berhentilah, aku bisa suruh bibi untuk membantu ku" ucap Nathan datar.


"aku tidak kerepotan tuan Nathan apa salah kalau aku merawat suami ku sendiri " ucap Naura.

__ADS_1


"SUAMI" ucap dua orang kaget saat mendengar obrolan Naura dan nathan....


N & N bersambung.....


__ADS_2