Nathan & Naura

Nathan & Naura
N & N part 78


__ADS_3

Nathan bersama yang lainnya menuju ke rumah Daddy Reno untuk mengecek CCTV yang ada di sana. Betapa terkejutnya mereka saat menonton CCTV yang terjadi di rumah Daddy Reno. Mommy Sarah mendekat ke arah Naura dengan sebuah benda tajam.


Namun sayang saat mereka menonton video selanjutnya camera CCTV mati dan tidak menampakkan gambar apapun hingga beberapa menit kemudian gambar itu muncul menampakan Mommy Sarah yang sudah terbaring di lantai dapur.


sedangkan Mama Maya dan Naura di gendong oleh beberapa orang yang memakai topeng hitam keluar dari rumah.


Nathan yang melihat itu sangat geram melirik ke arah Daddy Reno. papa Darwin yang melihat hal itu merasa sangat marah.


" tidak mungkin Sarah melakukanya," lirih Daddy Reno.


" kamu lihat sendiri saat istri mu mendekat ke arah Naura sambil memegang pisau ," geram papa Darwin.


" tidak mungkin aku tau Sarah menyayangi Axela ," jelas Daddy Reno.


Saat mereka sedang berdebat Riko yang baru datang setelah Nathan menghubungi nya. Nathan juga Mensherlock alamat Daddy Reno kepada Riko.


" maafkan saya bila lancang, namun sepertinya istri anda tidak menyukai Naura sama sekali," jelas Riko.


" apa maksud mu, jangan memfitnah istri saya, saya sangat tau bagaimana dia merasa sangat kehilangan Axela saat itu ," seru Daddy Reno.


Riko yang mendengar jawaban Daddy Reno segera mengambil laptop yang ia bawa dan membuka suatu video yang membuat mata Daddy Reno dan yang lain membulat secara sempurna.


"tidak mungkin ," lirih Daddy Reno. lelaki paru baya itu mengusap wajahnya dengan keras dan menjatuhkan dirinya di atas sofa dalam ruangan itu.


"apa maksud Video ini Riko?," tanya Nathan.


" video 13 tahun yang lalu dimana saat Axela mengalami kecelakaan hingga nyawa semua penumpang menjadi korban atas keegoisan nyonya Sarah ," jawab Riko.


" apa Sarah yang merencanakan kecelakaan mobil bus yang di tumpangi oleh Naura Kala itu ?," tanya papa Darwin.


" sangat benar tuan, nyonya Sarah menyuruh orang untuk merusak rem bus yang di naiki Naura agar kecelakaan itu terjadi karena kecerobohan sang supir ," jelas Riko.


" tapi kenapa mommy Axel bisa melakukan hal itu, bukankah Naura juga anaknya?," tanya Nathan yang sangat penasaran.


" kalau masalah itu pasti Tuan Reno bisa menjawabnya," balas Riko melirik ke arah Daddy Reno.


" Reni apa maksud dari perkataan Riko?," tanya papa Darwin.


" ak-... aku pikir Sarah mau menerima Axela dalam kehidupan kami ," lirih Daddy Reno menenggelamkan wajahnya dengan rasa kesedihan yang sangat mendalam.


" maksud nya apa Naura bukan anak kalian?," tanya Nathan.


" tidak, Axela anakku darah daging ku hanya ia lahir dari rahim yang berbeda dengan Axel.," jelas Daddy Reno membuat Nathan tercengang mendengar jawaban Daddy Reno.


" apa Daddy memiliki istri simpanan?," tanya Nathan.


" yah, aku memilikinya. Wanita yang bekerja sebagai sekertaris pribadi ku diam-diam kami saling jatuh cinta dan aku menikahinya tanpa sepengetahuan Mommy Sarah ....."

__ADS_1


* Flash back On 19 Tahun yang lalu


" Reno, aku takut jika kita akan ketahuan oleh istri mu ," ujar seorang wanita yang bersandar di bidang dada Reno sambil mengelusnya dengan pelan.


" tidak, akan pernah, kalaupun nanti saat Sarah curiga aku akan membawa mu keluar negeri dan sesekali akan mengunjungi mu di sana ," jelas Daddy Reno mengecup kepala wanita itu dengan sangat lembut.


" aku mencintaimu Reno, jangan pernah meninggalkan ku sendiri," wanita itu memeluk erat tubuh Reno di balik selimut yang tebal. sepertinya mereka telah selesai melakukan sebuah ritual yang lumayan panas.


" tidak akan sayang, aku mencintaimu Dinda dan aku juga mencintai Sarah, aku akan berusaha seadil mungkin untuk kalian berdua ," jelas Daddy Reno membalas pelukan wanita itu yang bernama Dinda.


akhirnya mereka tertidur pulas menikmati malam yang begitu dingin dengan semilir angin yang berhembus di balik jendela kamar mereka.


Pagi yang cerah dengan suara burung yang berkicau dan secercah sinar cahaya masuk ke dalam sela jendela kamar mengenai wajah tampan Reno.


Reno mengerjapkan matanya , namun ia tidak melihat Dinda di sana sampingnya. Reno segera bangkit dari tidurnya mengusap wajahnya dan beranjak dari ranjang empuk untuk mencari keberadaan Dinda.


" Dinda..! Dinda ! " panggil Reno.


" aku disini," sahut Dinda di arah dapur sepertinya wanita itu sedang membuatkan sarapan untuk Reno sebelum berangkat ke kantor.


wangi yang sudah mulai terciun membuat Reno menjadi sangat lapar. Reno memeluk Dinda yang sedang memasak sambil mencium tengkuk leher Dinda hingga membuat sang empu merasa geli.


" sudahlah Reno aku merasa geli," ujar Dinda.


" kamu sangat wangi membuat ku tidak berhenti untuk selalu mencium mu ," balas Reno kembalikan badan Dinda dan mencium bibir Dinda dengan sekilas.


" I love You to, sudahlah kamu harus mandi sebelum ke kantor aku akan menyiapkan sarapan untuk mu," jelas Dinda mengusap wajah Reno dengan lembut.


" baiklah nyonya," Reno segera pergi menuju kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya.


setelah itu ia memakai baju kantor yang sudah di siapkan oleh Dinda. Reno yang sudah siap berpakaian segera menuju ke meja makan melihat meja yang sudah tertata sangat rapih dengan berbagai macam hidangan kesukaan Reno.


" ayo makan ," ajak Dinda menarik tangan Reno dan menyuruhnya untuk duduk.


Reno melahap makanan buatan Dinda begitu enak hingga habis ludes tak tersisa.


." masakan kamu sangat enak ," puji Reno.


" aku tau itu," balas Dinda.


Dinda membersihkan piring sisa makan mereka dan mengantar Reno sampai di depan pintu apartemen.


" aku akan menunggu mu di kantor ," ucap Reno.


" baiklah, hati-hati di jalan ," Dinda mencium bibir Reno sekilas dan tersenyum sangat manis membuat Reno ingin menggempur Dinda saat ini juga.


" sepertinya kita tidak usah ke kantor hari ini ," ucap Reno menutup kembali pintu apartemennya sambil mendorong tubuh Dinda di dinding.

__ADS_1


yah sebuah ciuman yang berhasil melayang di bibir kenyal Dinda membuat sebuah ciuman yang sangat menggairahkan, baju kemeja putih yang Dinda pakai seketika terlepas dari tubuh indahnya.


Kemeja Reno terlepas dari tubuhnya dan membuang ke sembarang arah. Reno menggendong tubuh Dinda dan segera membawa masuk ke dalam kamar hingga pertempuran itu terjadi.


****


2 Minggu kemudian di kediaman rumah Reno dan Sarah


" Reno..! Reno..! " panggil Sarah sambil memegang sebuah benda di tangannya.


Reno yang saat itu sedang berolahraga raga, mendengar namanya di panggil oleh Sarah segera menghentikan kegiatannya dan berjalan masuk ke dalam tubuh sixpack nya yang hanya tertutup dengan kaos dalam.


" ada apa sayang ?," tanya Reno.


Sarah yang melihat Reno berlari memeluk suaminya dengan sangat erat, sambil menunjukan sebuah alat kehamilan.


" apa ini?," tanya Reno.


" dasar kau tidak pernah mengerti apapun tentang wanita ," ujar Sarah mendongakkan wajahnya ke atas menatap Reno.


" aku hamil, di dalam perut ini ada anak kita ," jelas Sarah dengan mata yang berbinar menatap Reno.


Reno begitu terkejut dan sangat bahagia akhirnya penantian yang cukup lama membuahkan hasil, selama 1 tahun mereka menunggu kehadiran seorang anak dalam pernikahan mereka.


" apakah ini nyata, aku sungguh sangat bahagia," balas Reno memeluk Sarah dengan sangat erat sambil mencium pucuk kepala Sarah.


" aku mencintaimu Reno ," ucap Sarah.


" aku lebih mencintai mu," jawab Reno menarik hidung Sarah dengan pelan.


Namun, saat bersamaan handphone milik Reno berdering, panggilan dadi Dinda membuat Reno sedikit menjauh dari Sarah dengan alasan teman bisnisnya menelfon.


" hallo Dinda ada apa?," tanya Reno berbicara dengan nada pelan.


" Reno ..! aku hamil ," ...


N & N bersambung....


jangan lupa untuk:


👍 like


💬 komentar


🎟️ vote


❤️ favorit

__ADS_1


🥀 berikan hadiah jika kalian menyukai novel ini


__ADS_2