New Chapter Of My Life

New Chapter Of My Life
Episode 99


__ADS_3

" Hujaaaaaaannnn!!!! " teriak Zalfa dari teras belakang rumahnya.


" Alhamdulillahi shoyiban nafii'an " ucap Dona menyambut datangnya hujan di saat subuh.


Kesibukan persiapan akad nikah Rafif dan Aisha di pagi itu disambut dengan hujan yang menyegarkan udara pagi.


Hujan yang cukup deras tetapi tak lama cukup membasahi bumi yang menambah keindahan dan kesejukan di pagi itu.


Pukul 07.00 pagi, Aisha telah siap dengan gaun pengantinnya yang berwarna lavender. Jilbab panjang yang menjuntai hingga betisnya pun menambah keanggunannya. Dona meneteskan air mata bahagianya, melihat putri sulungnya yang sesaat lagi akan menjadi seorang istri.


Ia pun memeluk dan mencium kedua pipi Aisha.


" Anak ibu sebentar lagi akan menjadi istri, statusnya akan berubah. Ibu bahagia sekali, dah ah ibu mau nangisnya sekarang aja."


" Ih Ibu apaan sih??"


" Oiya, ayah hubungin ibu, katanya mau datang. Ibu sebetulnya tidak yakin kalau ayah kamu mau datang, tapi katanya akan datang bertiga, yang ini sih sepertinya lebih tidak mungkin lagi. Tapi kita lihat saja nanti."


Aisha pun tertawa mendengar kata-kata ibunya.


" Ibuuu... ada-ada aja sih, aku sih ga mau ambil pusing, ayah mau datang atau tidak, ga ada pengaruhnya buat aku. Karena selalu ada ibu dan ayah Khalis di sisi aku, lagi pula kalau pun ayah datang, yang akan merasa malu juga ayah. Semua mata pasti akan menuju ke ayah. Semua saudara-saudara ibu pasti akan memandang ayah dengan pandangan tidak suka, kalau yang ini jelas sudah diantisipasi oleh ayah. Tapi jika ternyata saudara-saudara ibu tetap ramah, memberi senyum dan salam, pasti ayah akan sangat malu atau bisa jadi merasa tetap diterima di keluarga ibu walaupun sudah mendzalimi ibu."


" Kalau itu namanya ga tahu malu, Sha."


" Laaa ayah selingkuh terus memperkenalkan Uma ke aku, ke Ara bahkan ke ibu, apakah itu namanya tahu malu, jelas ga lah Bu. "


" Bu, tenang saja, I'm fine, I'm mature enough to see what's inside. You showed me how to be strong, how to fight and how to moved on. I'm okay now, totally okay, " ucap Aisha yang membuat Dona terharu.


" My little girl now has grown up, you are a woman now, I'm blessed to have you as my first born "


" And I'm so blessed to have you as my mom. I love you Bu "


" I love you too, Sha "


Keduanya pun berpelukan cukup lama dengan penuh rasa haru.


" Bu, make up nya belepetan ga nih ??!! " canda Aisha sambil menghapus air mata harunya.


" Yaaa mirip-mirip Joker lah, " canda Dona yang membuat keduanya tertawa.


Khalis yang melihat 2 wanita yang ia cintai ini pun ikut terharu.


" Yah, belum mulai, kok sudah nangis?? " tanya Rafif mengejutkan Khalis.


" Coba kamu nonton adegan tadi, pasti ikutan nangis."


" Oooo ternyata ada pemirsanya. " canda Dona.


" Mas kan pemirsa setia Sayang. "

__ADS_1


" Ayaaaaahhh!!! " teriak Rafif dan Aisha kompak.


Khalis dan Dona pun tertawa.


Aisha lalu berjalan menghampiri Khalis dan menggenggam tangannya.


" Yah, walaupun nama Ayah tidak tercantum dalam akte kelahiranku dan Ayah bukanlah yang menemani di 13 tahun pertama hidupku, tapi Ayah adalah Ayah yang aku selalu rindukan. Ayah adalah sosok yang aku kagumi dan sayangi selalu. Kehadiran Ayah dan Mas Rafif di tengah-tengah ibu dan aku bertiga, bagaikan cahaya di kala gelap dan air di kala panas. I'm so blessed to have you as my father, though you're not the one who release me, but deep down in my heart you are my real Dad. The way you loving us, treating us, taking caring of us, is way better that I ever imagine. I love you from the moment you love Ibu. I love you the way you love Ibu. You are my Dad, you are my hero. I'm so glad that we're family, I love you so much, Yah."


Khalis tidak dapat menyembunyikan air matanya lagi. Ia pun menangis terharu mendengar kata-kata Aisha yang sama sekali tidak ia sangka.


Ia pun memeluk erat tubuh Aisha sambil berkata,


" You are my daughter, you are always be. My love for you and for your sisters is pure. I'm so happy and blessed to have you as my daughter. No matter what, you are my daughter that I love you so much. I hope you're always be happy ."


Rafif pun ikut menangis menyaksikan ayah dan adiknya berpelukan.


" Fif.... " panggil Dona.


Rafif pun menghampiri Dona dan memeluknya erat.


" Bu, I love you, you are my best Ibu that I ever had. I'm sorry if I made you worried, made you sad, I didn't mean to. Thank you for being my mom and for being my best friend. "


Dona pun menangis haru.


" You're my best son, my numero uno son. You're the one that I can rely on, when you're dad is not around. You're always make my mood with your happiness, your smile and your laugh. Sampai kapanpun, you are my second hero after your father. "


Rafif pun tertawa.


" Kamu nanti buat episode sendiri, Fif ," ucap Khalis.


" Ogah, enakan second lead sindrom, lebih gimana gitu."


" Kan, lagiii ?!! " protes Aisha.


" Kenapa Sha?? " tanya Dona.


" Kebiasaan parah keluarga kita!! "


" Apaan sih Sha?? " tanya Dona tidak mengerti.


" Yaa ini, habis nangis terbitlah ketawa, acara macam apa ini?? "


" Macam tuuu laaaa " jawab Dona, Khalis dan Rafif.


Alta yang menunggu di lantai bawah pun mulai bosan.


" Maas Afif!!! Mbak Ichaaaa!!! buruan dong!! lama amat!!! bedaknya ntar keburu luntur tuh!! " teriak Alta.


Zalfa yang berada di dekat Alta pun berkomentar. Sedangkan Ara sibuk merapikan barang seserahan Rafif.

__ADS_1


" Emang kamu pakai bedak Al?? berapa lapis??"


" Yeee Mbak!! yang bedaknya luntur yaa mbak Icha, kenapa aku yang bedakan?? "


" Udah, santai aja nunggu disini. Kalau teletubiesnya selesai, juga bakalan turun. "


" Mbak Zalfa juga sama aja anehnya!! "


" Kalau ga aneh, kita dicoret dari Kartu Keluarga, Al ."


" Haaduh malah semakin aneh!! "


Khalis dan Dona akhirnya turun menuju lantai satu.


" Sudah sarapan belum nih?? " tanya Dona.


" Sudah, Ayah, Ibu sarapan dulu. Aku tadi sudah masukin seserahan ke mobil Mas Afif, " jawab Ara.


" Makasih Ra ."


" Pakasih Mas. "


" Fif, sarapan dulu. Tadi kamu cuma ngemil roti aja, kan "


" Otw Bu."


" Fif, sarapan sekarang. Kamu sibuk apa sih?? " tanya Khalis.


" Deg-degan Yah, takut keseleo lidah pas ijab kabul. "


" Tarik nafas, banyakin istighfar aja. Ayah dulu gitu kok. "


" Yang pertama sama yang kedua bedanya apa Yah?? "


" Sama aja, sama-sama deg-degan, tapi yaa bismillah aja. "


" Dah yuk, kamu sarapan dulu. Nanti gemetaran waktu akad kan ga lucu , apa mau ibu suapin??" canda Dona.


" Hihihi mau.... Aaa. "


" Eh bocah!! ga ada!!! istriku ini hanya boleh nyuapin suaminya aja, ga boleh laki-laki lain!! " protes Khalis.


" Yaaah, erornya tolong dikondisikan, pleasee. "


" Dengan syarat dan ketentuan berlaku. "


" Ya Allah, ada apa dengan Ayahku!! "


" Ada kamu. " jawab Khalis.

__ADS_1


" Ingin rasa hati ini melemparkan sepatu, tapi apa daya, aku belum pakai sepatuuuuu!!! " ucap Rafif kesal sedangkan keempat adiknya tertawa menyaksikan komedi di pagi hari itu.


__ADS_2