New Chapter Of My Life

New Chapter Of My Life
Episode 58 Pulang ke Rumah


__ADS_3

Di hari ketiga, Dona sudah diperbolehkan pulang ke rumah. Kehadiran bayi mungil di tengah-tengah keluarga mereka, menambah keramaian dan tentu saja kehebohan kakak-kakaknya.


Di Sabtu pagi, setelah sarapan. Dona membawa Alta ke ruang keluarga dengan strollernya. Tentu saja, membuat ketiga kakaknya tidak lepas memandangi adik barunya itu.


" Ayah mau jemput mbak Aisha, siapa yang mau ikut?? "


Tak ada satu pun yang menjawab,


" Ehm ehm, Ayah mau jemput Aisha, ada yang mau ikut ga?? kalau ga, Ayah berangkat sekarang "


" Hati-hati Yah. Assalamu'alaikum " jawab Ara tanpa melihat ke arah ayahnya.


" Eh bocah... "


" Maaf, Ayah sudah ga laku... " ucap Dana sambil tertawa.


" Waaah ternyata yaaa, harus bersaing sama Alta???!!! "


" Efek samping yang tak terduga yaa "


" Haaddeee ketika Ayah dilupakan "


" Bukan dilupakan, tapi tersingkirkan sesaat, nanti kalau mereka butuh, bakalan nyari juga "


" Yowes, Mas jemput Aisha dulu. Mau dibeliin apa?? "


" Ga usah, langsung pulang aja "


" Pergi dulu ya, assalamu'alaikum "


" Wa'alaikumsalam "


Setelah Khalis pergi, ketiga anaknya masih asyik memandangi adik barunya itu.


" Udah, ntar kebangun lho "


" Kok tidur terus?? kapan bangunnya?? " tanya Zalfa.


" Bayi baru lahir memang tidurnya banyak, kebangun cuma karena lapar atau haus, bisa juga karena popoknya basah "


" Sudah yuk, biarin Alta tidur. Hari ini pada mau ngapain?? "


" Bu, bikin pizza yaa " pinta Ara.


" Kamu yang bikin lah, resepnya ada di laci dapur, nanti minta tolong Bi Eni bantuin "


" Tapi aku ga bisa ngebentuknya "


" Sebisanya aja, latihan. Peyang-peyang dikit ga papa, yang penting rasanya "


" Yah Ibu!! pizza pun jadi peyang??!! "


" Udah sana, kalau mau bikin pizza, buruan aja"


" Tapi aku ga mau pizza " ucap Zalfa.


" Trus maunya apa?? "


" Aku mau cilok!! "


" Yaaa, Zalfaaa!! masa' pizza saingan sama cilok???!! " protes Ara.


" Bikin 2-2nya aja, ibu nonton yaa "


" Yaaaa Ibuuu!!! "


" Eh iya dong, ibu libur dulu. Kalian aja ada liburnya, masa' ibu ga?? "


" Ara dibantu Bi Eni untuk bikin pizza. Zalfa, minta tolong tante Rahma untuk bikin cilok "


Rahma yang semalam menginap baru saja turun,


" Sepertinya ada yang menyebut namaku dan cilok?? "


" Tuh, yang mau dimintain tolong sudah kelihatan "


" Ada apa dengan cilok?? "


" Ada Zalfa yang minta cilok, Ma "


" Hooo, ayok!! tante bikinin !! "


Ketika ketiga anaknya tengah sibuk di dapur, Dona mendorong stroller ke teras belakang, matahari bersinar cerah, tetapi udara tidak panas maupun dingin.


" Ngadem sebentar di luar yaa, kena matahari sedikit "


Ibu Dona menghampiri,

__ADS_1


" Don, sudah sarapan?? "


" Sudah Bu, suplemen juga sudah "


" Keluarga Khalis jadi datang ?? "


" In syaa Allah jadi, lusa sampai Jogja. Mas Khalis udah booking 3 hari di ' Rumah Jogja' (penginapan yang tak jauh dari rumah orang tua Dona dan cukup berjalan kaki) . Oiya, Selasa, nasi kotak dan gulainya diantar jam 1 siang "


" Alhamdulillah, terima beres yaa, ga pakai repot, ga seperti waktu Aisha dan Ara "


" Iya "


Alta mulai bergerak,


" Hmmm mau bangun nih.... yak nangis... hmmm melek dulu... ayo... haus?? laper?? masuk yuuuk "


" Kamu susuin dulu di kamar, ibu ngecek anak-anak di dapur "


" Nggih "


Menjelang dzuhur, Khalis telah sampai di rumah kembali.


" Assalamu'alaikum "


" Wa'alaikumsalam "


" Alta manaaaa!! " teriak Aisha dari ruang tamu.


" Eeeee cuci tangan dulu, datang-datang langsung lari aja!! " tegur ibu Dona.


" Hehehe maaf Yangti, ibu mana?? "


" Di kamar, kamu cuci tangan trus ganti baju dulu. Sudah makan belum?? "


" Sudah, tadi sebelum pulang "


" Ganti baju dulu di kamar, baru ketemu Alta "


" Iya, Yangti "


" Sha, nih ada pizza sama cilok!! " Rafif menawarkan dari ruang makan.


" Maauuuu, potongin pizzanya Mas!! "


" Udah nih, aku taruh di piring yaa "


" Iya, makasih Maaasss "


" Fif, ayo ke Masjid " panggil Khalis.


" Iya, Yah!! "


Setelah berwudhu,


" Bu, saya langsung ke Masjid ya "


" Iya, eh tunggu, sama Bapak sekalian "


" Iya, Bu "


Setelah selesai shalat dzuhur,


" Alta masih bobok?? " tanya Aisha.


" Masih, udah biarin, ibu makan dulu. Setelah ibu makan, boleh bangun "


" Oiya, Rahma kapan nginap lagi?? " tanya Khalis.


" Ga tahu, coba aku tanya. Eh, kenapa?? "


" Orang tua Dimas mau datang melamar Rahma. Acaranya disini aja "


" Kapan?? "


" Sabtu depan, masih ada waktu untuk ngabarin ke Bulik Uci "


" Rahma sudah tahu belum?? " tanya ibu Dona.


" Belum, Dimas baru bicara ke saya " jawab Khalis.


" Yowes, aku panggil Rahma "


" Yah, emangnya om Dimas mau nikah sama tante Rahma?? " tanya Rafif.


" In syaaAllah, do'akan saja "


" Serius Yah!!! Waaaa waaa ntar ada resepsi lagiiiii!!! "

__ADS_1


" Baju baru!!!! makan-makan!!! " seru Ara.


" Hmmm happynya beda "


Dona memanggil Rahma,


" Kenapa mbak?? "


" Makan bareng lah, sudah siang "


" Ntar ah, masih kenyang efek cilok sama pizza "


" Jadi ga makan nih?? "


" Ntar aja "


" Yowes, disini aja, jangan naik dulu "


" Ada apakah?? "


" Nanti setelah makan, saya mau bicara " ucap Khalis.


" Hmm kulkasnya kembali kah?? " canda Rahma.


Setelah Khalis dan Dona selesai makan siang, mereka bertiga duduk di ruang keluarga.


" Ma, kamu telpon ibu, bilang kalau Sabtu ini, Dimas mau ngelamar kamu " ucap Dona tanpa basa-basi yang membuat Rahma bingung.


" Maksudnya?? "


" In syaa Allah Sabtu jam 10, Dimas sama keluarganya mau ngelamar kamu. Saya bilang disini aja. Orang tua Dimas jum'at sore sampai disini, nginap di Rumah Jogja, kemarin sudah saya booking " jelas Khalis.


Dengan ekspresi terkejut,


" Mas?? serius??? beneran?? bang Dimas??? ngelamar??? "


" Iya. Kamu kabarin Bulik Uci, biar kesini sebelum Sabtu besok " jawab Khalis datar.


" Hold it!!! aku mau dilamar??? Mbaaak baju!!! aku pakai baju apa!!! "


Khalis dan Dona,


" Dasar cewek!! "


" Eh Yang, Sayang kan cewek juga!! "


" Tapi aku ga gitu!! "


" Wait !! .. back to me duluu!!! aku pakai baju apa?? serius nanya!! trus nyiapin apa!! "


" Baju yang kemarin buat acara resepsiku kan bisa, cantik tuh bajunya, baru sekali pakai kaaan "


" Oiya, bener. Ok, trus, aku nyiapin apa?? "


" Siapin mental aja " jawab Dona santai.


" Yeeee mbaaaak!! "


" Maaaas!! "


" Apa sih Ma, bener kata Mbak Dona, kamu siapin mental aja. Baju untuk lamaran kan sudah ada, pembahasan selanjutnya pas lamaran "


" Kok, Bang Dimas ga kasih tahu aku?? "


" Dia cut komunikasi ke kamu sampai akad " jawab Khalis.


" Dan Mas Khalis yang bertindak sebagai jubirnya " tambah Dona.


" Haadeee, yang ngurus lamaran aku kok pasangan ajaib inih!!! "


" Terima nasib aja Ma, memang sudah begitu takdir yang Allah beri " jawab Dona.


" Kok jadi serem yaa "


" Eh serius, ngasih tahu lamaran kok mukanya serius gitu!!! ga ada senyum, ga excited gimana gitu??? "


" Ma, ini muka orang capek baru punya bayi. We're in flat mode "


" Ada yaa yang kayak gini!! "


" Ada "


" Jadi weekend ini kamu siap ya, ngomong lah ke Bulik Uci " lanjut Dona.


" Kirain ga jadi.. ternyata tetep lanjut tho?? "


" Ya iya, wis lah aku mau istirahat dulu. Sabtu siap yaa "

__ADS_1


" Mbaaak?? Mas??? "


" Kita ga bercanda, pokoknya Sabtu kamu harus siap. Telpon ibu, minta datang hari jum'at. Aku ke kamar, istirahat yaa "


__ADS_2