
Setelah menempuh penerbangan hampir 9 jam, dengan jarak hampir 7000 km, akhirnya mereka tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada pukul 9 pagi.
Mereka segera bertolak menuju rumah baru mereka di kawasan Duren Sawit, Jakarta Timur.
Sampai di rumahnya, Aisha dan Khansa yang telah menunggu sedari pagi, segera membukakan pintu.
" Assalamu'alaikum " sapa Dona yang segera menghampiri dan memeluk Aisha kemudian Khansa.
" Wa'alaikumsalam.... Alhamdulillah akhirnya touch down juga di Duren Sawit "
" Sudah lama nunggunya?? "
" Ga, baru sekitar 1 jam. Tadi ngisi kulkas sama masang seprei, sekalian bawa ransum buat hari ini. Sok lah sarapan atau makan siang nih "
" Adik yang paling baik sedunia lah ini "
" Servis untuk kakak terbaik kaaan "
" Maaf permisi, boleh selesai reuninya " ucap Khalis yang sedari tadi merasa tak terlihat oleh adiknya.
Sementara itu Aisha segera mengajak ketiga adiknya untuk masuk ke dalam rumah.
" Nanti Zalfa sama Ara tidurnya. Aku sendiri. Alta sendiri berani yaa "
" Kok aku sendiri?? "
" Kan Alta sudah SD ga boleh tidur sama perempuan dalam 1 kamar " jawab Aisha.
" Alta tidur sendiri, di kamar tengah ada pintu geser ke kamar mbak Aisha, jadi kalau malam bisa dibuka kalau takut " jelas Dona.
" Oooo jadi itu maksud pintunya?? aku bingung kok ada pintu geser di kamar "
" Iya, dulu kamar ibu juga pakai pintu geser ke kamar om Ewing sama om Wawan "
" Dah yuk cuci tangan semua, kita sarapan versi makan siang bareng " ajak Dona.
Sembari makan,
" Sa, mobilnya sudah diantar belum?? kok ga kelihatan ?? " tanya Khalis kepada adiknya.
" Oo, mobilnya diantar siang nanti, sekitar jam 1, kata dealernya "
" Ayah beli mobil lagi?? " tanya Ara.
" Bukan beli mobil lagi, tapi yaaa beli mobil karena disini kita ga ada mobil. Mobil yang dulu sudah di jual "
" Ooo, beli mobil apa Yah?? " tanya Ara lagi.
" Kamu lihat aja nanti "
" Oiya, Sha kalau kamu disini jarak ke kampus jadi lebih jauh lho. Kalau kamu mau tetap di Menteng gapapa kok " ucap Khansa.
" Ga lah, enakan bareng, lagian ada tutor pribadi untuk ngebantuin tugas "
" Ooo ternyata modus yaaa " celutuk Dona.
" Sekalian lah Bu, biar cumlaude kaaan "
" Yah, ini beneran ibu yang desain rumahnya?? " tanya Ara.
" Iya, kenapa?? "
" Kok bisa?? kan kita semua disana?? "
" Manfaatkan internet " jawab Dona singkat.
" Lagian kenapa tanyanya ke ayah?? kan ibu yang desain " protes Dona.
" Ayah cuma modal bangunannya aja Ra, tuh tante Khansa punya dokumentasi sebelum dan sesudah direnovasi " jawab Khalis.
" Nanti tante kasih lihat fotonya "
" Oiya Mas, rumah sebelah tuh, mau dijual. Katanya 5 M nego "
" Kayaknya baru renovasi ya?? "
__ADS_1
" Iya, baru selesai renovasi trus dijual. Ada 5 kamar tidur, 4 kamar mandi. Carport untuk 2 mobil. Aku WA contact personnya ya "
" Ok "
" Mau beli?? " tanya Dona.
" In syaa Allah, untuk investasi. Bisa dikontrakan lagi. Yaaa kalau nanti Rafif pulang, bisa nempatin disana dengan catatan kalau dia sudah nikah "
" Mau dinego berapa?? untuk ukuran daerah sini apalagi baru renovasi, itu sudah murah banget lho Mas. Yang di komplek sebelah aja, ada rumah dijualnya 6 M. Kalau yang hook malah 7 M "
" Hmmm makan, minum, mikir, malas, mentok... " canda Dona.
" Nah tuh cerdas " timpal Khalis.
" Kalau rumah ini, pasarannya berapa yaa?? " tanya Dona.
" Sekitar 4 M, bisa jadi lebih " jawab Khansa.
" Jelas lebih lah, sudah direnovasi, trus 3 lantai, harusnya bisa sampai 4 M " tambah Khalis.
" Oiya, besok ditunggu jam 10 di lokasi restonya " Khansa mengingatkan.
" Ayah buka restoran?? " tanya Aisha.
" Ibu yang mau buka restoran. Ini baru survey lokasinya " jawab Khalis.
" Kamu mau ngedesain restonya, Sha?? " tanya Dona.
" Aku boleh ngedesain?? beneran?? "
" Iya, sekalian latihan, praktek nyata kalau mengerjakan proyek interior itu gimana. Oiya, gimana KPnya?? "
" 3 pekan lalu kan sudah kirim suratnya ke kantor konsultan yang ibu bilang itu. Trus katanya Senin pagi disuruh datang langsung "
" Kamu berapa orang?? "
" Bertiga "
" Berangkat dari sini lebih jauh lho, kamu perkirakan waktunya, jangan sampai terlambat. Jam kerjanya itu 08.30 - 17.00 "
" Besok Ayah antar sampai halte busway "
Siang harinya, mobil pesanan Khalis telah sampai.
Keempat anaknya pun segera berlari ke depan untuk melihat mobil baru mereka.
" Waaaa.... 2 Yah?? " tanya Aisha.
" Iya, yang 5 dan 7 seater " jawab Khalis.
Dona hanya menggelengkan kepalanya melihat Khalis membeli 2 mobil sekaligus.
Khalis sengaja tidak memberitahu Dona, karena ia tahu, Dona pasti akan protes.
" Hmmm langsung 2 aja nih "
" Sekalian "
" Apakah buy 1 get 1 free?? "
" Ngarep yaa Yang "
" Mburi Mas "
Khalis pun tertawa akan jokes Dona tidak pernah meleset.
" Kita jalan-jalan Yah!! ke pantai Ancol trus ke seaworld!! " pinta Ara.
" Dufan sekalian Yah!! "
Khansa tertawa menyaksikan keseruan keponakannya.
" Tes drive lah dulu, siapa mau ikut Ayah "
Ara, Zalfa dan Alta pun mengangkat tangannya.
__ADS_1
" Let's go "
Khalis pun mengajak ketiga anaknya memutari jalanan komplek perumahannya.
" Yah, keluar dong kan ada McD sama Burger King tuh, tadi kan ngelewatin " pinta Ara.
" Hmmm kalau kayak gini, ibu bakalan protes nih!! yakin Ra?? kamu nanti yang tanggung jawab yaa. Kamu yang jawab kalau ibu nanya "
" Yaaa Ayaaaah, ayah lah "
" Bercanda Ra. Yuk kita ke Burger King "
Sementara di rumah,
" Hmm muternya kemana kok lama?? "
" Biasalah Bu, kalau sama Ara kan ada plus-plusnya " jawab Aisha.
" Oiya Bu, Ara kapan masuk kuliah?? "
" September "
" Kemarin tesnya online ya?? "
" Iya jalur online mandiri. Alhamdulillah langsung diterima "
" Ara kan memang pintar dari kecil, tapi ngeselin "
" Yaaa, salah satu ciri anak pintar itu yaa ngeselin " jawab Dona.
Aisha pun menghubungi Ara.
" Mampir kemana?? "
" Burger King, mau paket apa Mbak?? "
" Ya Allah, emang lah!! terserah "
Aisha segera menutup sambungan teleponnya.
" Kenapa Sha?? "
" Burger King " jawab Aisha singkat.
Khansa pun tertawa.
" Keluarga Mas Khalis ini memang ga pernah bikin aku ga ketawa. Sudah pada besar, tapi tetep yaa, ada aja dramanya, twistnya selalu ada "
" Alhamdulillah ada yang terhibur "
Tak lama setelahnya,
" Makan episode 2 !!! " teriak Ara dari ruang tamu.
" Assalamu'alaikum " tegur Dona.
" Eh iya, wa'alaikumsalam "
" Hmmm sudah kuduga!! "
" Ra, yang buat Menteng mana?? " tanya Khalis.
" Nih Yah " jawab Ara sambil menyerahkan bungkusan ke Khalis.
" Sa, ini buat di rumah. Aku mampir besok pagi, pulang dari Ancol "
" Eh dapat bonus, syukron. Yowes aku balik yaa, tugas negara sudah selesai "
" Salam buat bapak ibu ya Sa "
" In syaa Allah Mbak "
" Yowes, aku pamit yaa. Assalamu'alaikum "
" Wa'alaikumsalam "
__ADS_1