
Rabu menjelang tengah malam, keluarga Khalis telah tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Tepat tengah malam, mereka telah berada di ruang tunggu keberangkatan internasional.
" Kita boarding jam 01.00 ya. Kalau ada yang mau ke toilet, sekarang saja " ucap Khalis mengingatkan.
Tak lama kemudian, panggilan penerbangan menuju Doha diumumkan. Tepat pukul 01.40, pesawat yang mereka tumpangi bertolak menuju Bandara Internasional Hamad, Doha. Penerbangan akan mereka tempuh selama 8 jam 10 menit dan mereka akan tiba di Bandara Hamad, Doha pada pukul 05.50 pagi waktu setempat.
Tak lama setelah take-off, keempat anak Khalis dan Dona terlelap, sedangkan Alta sudah tertidur sejak tiba di Bandara.
Ketika lampu kabin mulai diredupkan,
" Yang, sampai di Doha nanti, kita akan dijemput oleh supir kantor langsung menuju rumah. Sampai disana nanti, anak-anak biarkan saja kalau mau langsung mandi atau tidur lagi. Kita bongkar koper siangnya saja. Kan sudah siap 1 tas untuk hari pertama. Intinya ga perlu segera berbenah, istirahat dulu "
" Ok. Oiya, PRTnya ada 2 kan?? "
" Iya, kalau ga salah dari Cilacap sama Kebumen "
" Waaah, ngapak mode on dong??!! "
" Iya, ngapak pastinya. Tapi mereka juga bisa bahasa Inggris sama Arab, katanya sih gitu "
" Yowes, kita tidur aja dulu " lanjut Khalis.
" Hmmm kelonin... " canda Dona.
" Yaaaaang.... pleaseee kenapa di siniiiii!! "
" Iiih Mas mah, tinggal jawab, sini !! aku kelonin, trus arm seatnya dinaikin, lengan Mas ngerangkul bahu ku, truuuuss kepalaku senderan di sini!! " tunjuk Dona ke dada Khalis.
" Gitu katanya aku ga romantis... dah ku tidur "
" Yaa maaf Yang, sini " Khalis pun mempraktikkan apa yang Dona minta.
" But don't elus-elus my head!! "
" Iyaaa, I know that. Just get some sleep now "
Tak lama mereka pun tertidur setelah lampu kabin diredupkan.
Beberapa jam kemudian mereka telah sampai di Bandara Internasional Hamad, Doha. Setelah proses imigrasi selesai, mereka pun mendorong trolli koper dan tasnya, menuju tempat penjemputan.
" Supir kantor sudah di parkiran, sedang menuju terminal kedatangan, kita tunggu di depan " ucap Khalis sambil berjalan menuju pintu keluar.
Terlihat seorang pria muda membawa kertas bertuliskan Mr. Khalis Ghiban, Indonesia.
" Assalamu'alaikum, saya Khalis Ghiban "
" Wa'alaikumsalam, saya Ahmad Khairi dari Chrysler. Selamat datang "
Ahmad membantu mendorong trolli, menuju ke sebuah mobil minivan yang telah menunggu mereka.
" Silahkan Pak "
Beberapa menit kemudian mereka segera menuju ke sebuah komplek perumahan ekslusif di Doha. Dengan melewati jalan utama kota Doha, yang terlihat rapi dan apik, keempat anak Khalis dan Dona terpukau dengan keindahannya.
Setelah menempuh sekitar 30 menit perjalanan, sampailah mereka di sebuah kompleks perumahan eksklusif. Supir minivan pun menghentikan kendaraannya di sebuah rumah 2 lantai dengan desain modern khas Timur Tengah.
Pintu rumah pun di buka dari dalam, lalu 2 orang prt segera menghampiri dan membantu menurunkan barang-barang bawaan mereka.
__ADS_1
" Assalamu'alaikum, Bu, saya Tini dan ini Narsih "
" Wa'alaikumsalam, saya Dona "
Tini dan Narsih dibantu oleh Ali supir minivan memasukkan barang bawaan keluarga Khalis ke ruang tengah.
" Bu, di atas ada kamar utama dan 2 kamar anak, bawah ada 2 kamar. Kopernya yang mana yang mau dibawa ke atas?? " tanya Tini.
" Ini berat, jangan kalian yang bawa naik "
" Saya yang akan membawa naik " jawab Ali.
Lalu Dona menunjukkan koper-kopernya yang akan dibawa naik. Khalis dan ketiga anaknya menuju ke lantai atas, diikuti oleh Ali.
" Letakkan kopernya di sini saja. Syukron " ucap Khalis.
Khalis membuka seluruh pintu kamar dan...
" Ayah, kamar ku yang ini yaa " tunjuk Aisha.
" Aku bareng mbak yaa " pinta Zalfa.
" Yeeiii, aku sendiri yaaa!! " pinta Ara.
" Boleh, kalian atur sendiri, mau yang mana kamarnya "
Rafif yang baru saja naik, telah memilih kamarnya di lantai bawah.
" Mas Rafif pakai kamar di bawah yaa, nanti bareng Alta, ya Al!! "
" Ga mau!! Al mau sama ibu!!! "
" Bener ya Mas "
" Iya "
" Ok, pembagian kamar sudah ya. Yang mau mandi silahkan, yang mau sarapan yaa turun lagi "
Ketika Khalis sedang mengurus pembagian kamar, Dona memeriksa bahan makanan di dapur.
" Beras sudah disediakan 25kg, daging ayam 3 kg, sapi 2kg, telur 2 kg, sayur-sayuran juga sudah disediakan. Pagi ini saya masak nasi uduk untuk sarapan. Siang nanti sudah saya siapkan untuk masak sop, ayam goreng, capcay, mie goreng dan sambal " Narsih melaporkan.
" Syukron, kalau gitu saya naik dulu "
" Oiya Bu, hari ini mau dibuatkan cemilan apa?? biar saya siapkan sekalian "
" Brownies kukus bisa?? "
" Bisa Bu "
Dona kemudian menuju kamarnya di lantai atas. Dilihatnya Khalis sedang tiduran di atas kasur.
" Alta mana?? "
" Di kamar Rafif, sekarang dia sudah mau tidur di kamar bareng Rafif "
" Alhamdulillah, dah gede. Sulung dan bungsu "
__ADS_1
" Aku ambilin bajunya Alta dulu "
" Sudah, tadi Rafif sudah sekalian bawa bajunya Alta. Sudah, Sayang ga perlu ngurusin anak-anak dulu. Biarin aja mereka "
" Mas mau mandi sekarang atau nanti ?? " tanya Dona sambil mengeluarkan pakaian dari dalam kopernya.
" Aku sudah ambil baju ganti. Sayang duluan mandi aja, barusan di telpon asisten disini. Nanti jam 10, dia mau ke rumah "
" Waaaa langsung kerja??!! "
" Ga, dia cuma mau memperkenalkan diri, sekalian bawa catatan laporan untuk Ahad "
" Tadinya aku bilang, di WA dan e-mail saja, tapi dia milih untuk ke rumah langsung, biar enak bicaranya "
" Yowes ku mandi duluan "
Sekitar pukul 8, anak-anak mereka telah berkumpul di teras belakang rumahnya.
" Yaaa, ga bisa main sepeda di belakang??!! "
" Main sepeda?? sepedanya aja mana Ra?? " jawab Rafif.
" Oiya, ga ada sepeda ya?? "
" Yaaa, kok ga, ada sepeda?? " lanjut Ara.
" Mas, main bola yuk!!! " pinta Alta sambil mengambil bola yang tergeletak di taman belakang.
" Ayo!! "
" Kita ngapain Mbak?? " tanya Ara.
" Duduk ajalah, aku males "
Dona dan Khalis baru saja turun,
" Sarapan yuk!! Ayo sarapan dulu " ajak Dona.
Kelima anaknya pun menuju ruang makan untuk sarapan bersama.
" Hari Sabtu, Ayah mau golf dengan pejabat dari kantor. Kalian mulai kursus bahasa Inggris dan Arab di hari Ahad, jam 8 pagi gurunya datang "
" Sabtu sampai sore Yah?? "
" Ga lah, ba'da dzuhur sudah di rumah. Ayah makan siang disana "
" Besok pagi kita ke pantai "
" Yeeeiiii, ke pantai !!! "
" Yah, nanti malam jalan-jalan yaa, lihat Doha waktu malam. Jalan-jalan aja ga usah turun, yaa!! " pinta Aisha.
" Iya dong Yah!! "
" Kalian ga capek?? "
" Ga, kan di pesawat kita tidur " jawab Ara.
__ADS_1
" Ok, nanti malam ba'da Isya, setelah makan malam kita pergi. Tapi, koper sudah rapi yaa. Kamar juga "
" Siaaaaap!!! "