
Setelah sepekan di Jogja, Khalis dan Rafif kembali ke Doha. Rafif selama liburan kuliahnya akan mulai magang selama 3 bulan di kantor tempat Khalis bekerja.
Sementara di Jogja, Dona tengah sibuk mempersiapkan segala kebutuhan Aisha selama kuliah nanti dan melatih dasar menggambar.
" Nanti kamu akan dapat mata kuliah gambar bentuk, itu 2 semester. Gambar bentuk itu yaa gambar tanpa menggunakan penggaris, ini teknik dasar atau awal pembuatan sketsa. Nanti menggunakan teknik 1, 2 dan 3 titik hilang. Ingat waktu SMP yang tugas menggambar kamu itu?? itu pakai 2 titik hilang. Oiya, buku-buku interior ibu jangan lupa masuk ke kardus. Data arsitek, ini dipakai nanti setelah dapat mata kuliah merencana interior atau MI, ini ada 6 semester, bobotnya 6 sks, 1 kali pertemuan 3 jam. Trus Nirmana 1, itu menggambar 2 dimensi. Nirmana 11, itu sudah yang 3 dimensi. Dulu ibu tuh bingung, gunanya belajar nirmana ruang untuk apa?? ternyata itu melatih kreativitas bentuk ruang, ga melulu kotak, bisa bentuk yang lain. Nanti ibu kasih contohnya, ada banyak penerapannya di bidang arsitektur. Arsitektur sama interior itu kakak-adik. Nah, bapaknya tuh teknik sipil, konstruksi dia yang pegang. Arsitek, desain bangunannya. Interior itu yang ngisi. Nanti ada fisika bangunan, tenang itu fisika dasar, gampang. Ibu kan dari IPS, nilai ibu bisa B. Hitungannya cuma fisika dasar sama matematika dasar kok. Hmmm oiya, nanti menjelang kerja praktek, ibu kasih tipsnya, nanti kamu KP di tempat ibu KP dulu, itu keren banget. Di gedung BEJ pokoknya, berasa orang kantoran. Paling ga, walaupun ibu ga pernah kerja kantoran, tapi sempat ngerasain kerja praktek di perusahaan konsultan interior yang keren, itu sesuatu banget. Oiya, nanti kamu juga harus punya komputer desain, beli laptop aja. Programnya kalau dulu Autocad sama 3D max, sekarang ibu ga tahu, pakainya apa. Tapi nanti kita beli laptop yang khusus, jadi memorinya harus besar "
" Bu, ibu jadi dosen aja deh. Enak kayaknya kalau ibu yang ngajar. Kenapa ibu ga jadi dosen aja sih?? "
" Jadi dosen juga harus kerja dulu, punya hasil karya yang sudah jadi. Artinya ilmunya sudah terbukti, ibu waktu itu belum punya. Dulu juga sempat kerja sama Pakde Verdi. Pakde Verdi bareng sama temannya yang arsitek, bikin perusahaan konsultan, yaa bangun rumah, toko, macam-macam sih. Ituuu hmmm berapa lama yaa?? sekitar setahunan kalau ga salah, trus nikah sama 'ayah' kamu. Akhirnya ga lanjut, karena waktu itu 'ayah' kamu ditempatkan di Medan "
" Ish, ayah!! Bu, kalau nanti aku di Jakarta, bakalan ketemu 'ayah' ga yaa?? "
" Yaaa, kalau 'ayah' ngajak ketemu yaa nurut aja. Minta ketemu di rumah mbah di Bekasi, nanti kamu ke Bekasi naik Grab aja atau nanti sama tante Khansa. In syaa Allah ga masalah "
" Oiya, 'ayah' tahu ga, kalau kamu sekarang disini, kamu kuliah di Jakarta?? "
" Ga lah, aku ga bilang. Yaaa kali aku bilang, terus 'ayah' langsung kirim uang kuliah. Paling cuma ngomong, ' nanti ya mbak '. Janji terus, mana buktinya "
" Hmmm iya siapa tahu, setelah sekian tahun ga ketemu, bisa berubah "
" Ga yakin Bu "
Ketiga anak Dona memang sudah tidak percaya kepada Tyo, ayah kandung mereka. Karena lebih sering berjanji tetapi tidak semua ditepati.
Setelah 6 pekan di Jogja, Dona dan keempat anaknya berangkat ke Jakarta menggunakan penerbangan pagi.
Setelah sampai di rumah orang tua Khalis,
" Sha, kenapa ga disini aja. Kendaraan umumnya ga repot kok, tante Khansa juga bisa nganterin. Jadi kamu ga capek juga " usul ibu Khalis.
__ADS_1
" Iya, mau langganan mobil antar jemput juga bisa, daripada kamu ngekost, harus mikirin makan, cucian. Kalau di rumah kan ga mikirin itu semua. Pulang kuliah yaa bisa istirahat, ga repot. Temenin Alisha, dia kesel adiknya laki-laki ga bisa diajak main bareng. Kamu pakai kamar ayah aja. Kamar ayah kan besar, cukup nanti di kalau mau ditambah meja gambar "
" Eh, iya ya. Disini aja Sha, 'ayah' ga akan nyamperin kamu kalau disini " goda Dona.
" Ih, ibu!! tapi bener sih. Aku disini aman ya "
" InsyaAllah aman Sha "
" Wait ini ada 3 Sha?? Khansa, Alisha, Aisha. KAA... hmmm Konfrensi Asia Afrika.. " canda Dona.
" Dan Ibu pun kambuh.... "
" Sehat Sha, ini tandanya ibu sehat " ucap Khansa.
" Aissh adik yang baik sekali. Aku padamu "
" Aku juga padamu Mbak "
" Hmmm tanya ayah dulu deh!! "
" Ngapain tanya ayah?? ayah pasti setuju kuadrat kalau kamu disini " jawab Khansa.
" Iya aja Sha, biaya ngekost dialokasikan ke transportasi. Ga mikir makan juga kan, ready to eat pokoknya ya Khan "
" Iyes, ready to eat. Nyuci juga bareng disini, kamu fokus ke kuliah aja "
" Hmmm wokeh!! Baiklah, aku numpang makan dan tidur disini yaa "
" Hmmm anak ibu ini... memang lah!!! "
__ADS_1
" Maaf Sha, buah jatuh itu, ga jauh dari pohonnya "
Hari-hari berikutnya, Dona sibuk memberikan materi teknik dasar menggambar kepada Aisha. Kemudian memberikan beberapa trik untuk mengerjakan beberapa tugas praktek yang cukup rumit.
Dona juga mencari laptop khusus desain untuk Aisha dengan berbekal pengalamannya terdahulu, ia mencari spesifikasi gadget yang sesuai untuk Aisha nantinya.
Menjelang kepulangannya ke Qatar, Dona telah selesai mempersiapkan kebutuhan kuliah Aisha.
" Sha, sudah lengkap yaa semuanya. Coba kamu check list lagi, jangan sampai ada yang kurang "
" Sudah semua kok Bu, lengkap "
" Box sudah dikasih nama semua?? "
" Sudah, nih marker, pensil, rotring, penghapus and friends sudah jadi 1 box. Tinggal nunggu masuknya aja kok "
" Perlengkapan ospek sudah siap semua?? "
" Sudah "
" Oiya, untuk laptopnya, jangan lupa kartu garansinya ada di dalam saku tas. Jangan sampai tercecer perlengkapannya. Ibu belum install untuk program 3D, karena ibu ga tahu sekarang pakai program apa. Kemarin sudah bisa ya, pakai corel draw sama photoshop?? "
" Sudah Bu, kan kemarin juga sudah ngeprint hasilnya "
Khalis kembali ke Jakarta untuk menjemput Dona dan anak-anaknya, sekaligus untuk menghadiri pertemuan orang tua mahasiswa baru.
" Perasaan dulu, ga pakai acara pertemuan orang tua deh. Diterima masuk yaa masuk aja, ospek trus kuliah biasa "
" Yaaa sudah beda jaman, biar orang tuanya ga kaget kalau nanti tugas kuliah anaknya banyak. Kalau Sayang kan lulusan sini juga, jadi sudah paham. Kalau yang bukan, seperti waktu Sayang masuk FSRD, bapak-ibu kan ga ngerti itu jurusannya seperti apa. Yaaa mungkin bapak tahu, tapi ibu kan ga. Tugas-tugas seperti apa yang akan diterima anaknya, biaya yang akan dikeluarkan selama kuliah itu apa saja kan harus dijelaskan juga. Yaa karena Sayang sudah tahu yaa mungkin merasa ga perlu, tapi buat yang awam yaa ini penting "
__ADS_1
Setelah menghadiri pertemuan orang tua mahasiswa baru dan Aisha telah menyelesaikan hari pertama orientasinya, Dona dan Khalis kembali ke Doha.