
Ahad pagi, sejak pukul 06.00, staff dapur telah memulai kesibukannya untuk persiapan pembukaan Dona's Kitchen.
Dona sepekan belakangan ini menggunakan media sosialnya untuk mempromosikan bisnis barunya itu. Tak sedikit kerabat dan sahabat memberikan support dan selamat atas pembukaan Dona's Kitchen, membuat semangat positif thinkingnya semakin tinggi.
Pihak marketing Mall telah memasang banner dan spanduk atas pembukaan Dona's Kitchen, di sepanjang pintu masuk hingga jalan-jalan sekitar Mall, yang akan dipasang selama sebulan.
Kolega-kolega Khalis dan teman-teman Dona juga berpartisipasi dalam ajang promosi, dengan mengirimkan papan karangan bunga yang ditempatkan di sepanjang jalan menuju pintu masuk Mall.
Di tempat pengambilan tiket parkir pun tak luput dari ajang promosi Dona's Kitchen, dengan membagikan brosur kepada setiap kendaraan yang masuk.
Khalis sekeluarga telah sampai sebelum Mall di buka, melalui pintu karyawan.
" Waaa ternyata seperti ini yaa, kalau Mall belum di buka " ucap Aisha.
" Nanti kalian duduk-duduk aja dulu. Mau pesan apa aja boleh "
" Bawa pulang boleh?? " tanya Ara.
" Boleh " jawab Dona.
Sampai di dalam restorannya, Aisha segera mengambil foto suasana sebelum pembukaan Dona's Kitchen dan tak lupa ia juga meng-upload aneka menunya lalu mempostingnya dalam akun medsos miliknya dengan caption,
" Ditunggu kedatangan kalian di Dona's Kitchen yang mulai buka pada hari ini. Selama masa promosi, kami menawarkan potongan harga sebanyak 50% selama sebulan penuh. Don't miss it guys!!! "
" Sssttt there's my art work here, guess which one!! "
Tepat pukul 10.00 pagi, Mall pun dibuka, pengunjung mulai memasuki area perbelanjaan dan toko-toko lainnya.
Tamu undangan Dona's Kitchen pun mulai berdatangan, sesuai dengan jam yang tertera pada undangan.
Pukul 10.00-13.00, tamu undangan khusus keluarga besar Khalis dan Dona, satu persatu mulai berdatangan. Diikuti juga dengan tamu-tamu Mall yang juga ikut memenuhi seat Dona's Kitchen.
" Barakallah fiikum " terdengar ucapan selamat dari kerabat tanpa henti kepada keduanya.
Dapur pun mulai disibukkan dengan pesanan-pesanan para tamu. Atraksi para cheff di depan kompor, menjadi daya tarik tersendiri, sehingga membuat tak sedikit dari mereka mengabadikannya dalam gadgetnya.
Desain yang instagramable membuat para tamu tak menyia-nyiakan kesempatan untuk berfoto. Selain mengambil foto suasana cafe, tentu saja yang tak kalah penting adalah hidangannya.
Satu persatu hidangan mulai disajikan, para tamu undangan pun mulai menikmatinya.
" Testimoni jujur yaaa " pinta Dona.
" Waaah, kurang nih Don!! " ucap Lik Hari yang mengagetkan Dona.
Dona pun berjalan mendekati meja Lik Hari, ia pun melihat pesanannya yaitu Tenderloin Steak with french fries, caesar salad, chicken corn soup dan Dona segera bertanya apa kekurangannya.
" Kurang apa Paklik?? "
" Kurang banyak .... !!! "
Tawa pun memenuhi ruangan.
" Hmmm sudah kuduga " jawab Dona.
Lalu,
" Aku sampai bingung harus komentar apa, sebetulnya biasanya aku tidak menyukainya, tetapi ini enak sekali !!! " ucap Hana mengikuti dubbing acara TV asal negeri matahari terbit.
" Oh nooo Ito Ori mode on!! " jawab Dona.
" Bagi yang tidak paham, enjoy ketidakpahaman Anda " ucap Khalis menambah hangat suasana.
__ADS_1
Khalis dan Dona, tampak puas dengan respon dan dukungan keluarga mereka yang tak pernah putus.
" Mbak, aku pesan buat dibawa pulang, bisa?? " tanya Khansa.
" Bisa, mau pesan apa?? " tanya Dona sambil mengambil gadgetnya untuk mencatat pesanan.
Setelah mencatat pesanan Khansa,
" Ok, tunggu 15 menit yaa. Eh sudah promoin kemana aja nih?? " tanya Dona.
" Teman sekolah, grup WAnya aku bombardir sama promo Dona's Kitchen. Alhamdulillah banyak yang penasaran, apalagi pas tahu kalau yang punya ini istrinya Mas Khalis, mereka langsung heboh!! "
" Katanya ga pernah sekolah bareng?? " tanya Dona.
" Walaupun ga pernah barengan, tapi mereka tahu Mas Khalis, Mbak. Karena suka antar-jemput aku kalau ekskul atau kegiatan sekolah di luar jam sekolah "
" Hoooo. Waaah ku menunggu responnya yaa "
" Kamu kumpulan testimoninya, nanti aku posting "
" Buat akun medsosnya Mbak, biar langsung mereka bisa kirim testimoni di sana " usul Khansa.
" Oiya, cerdas adikku inih!! Syukron "
" Afwan. Jelas cerdas dong!!! Teknik interogasinya aja langsung membuahkan hasil!! "
" Haadeee, tetep yaaa , saat itu "
Tak lama pesanan Khansa pun telah diantarkan ke mejanya.
" Yowes Mbak, aku pulang. Syukron Mbak, sukses terus!! "
" Afwan, Jazakillah Khair "
Sesuai komitmen mereka, Dona's Kitchen akan tutup sesaat, sekitar 15 menit, untuk memberikan kesempatan para karyawannya menunaikan shalat 5 waktu.
Mereka telah mempelajari cara-cara para pedagang di Doha, mengatur waktu pada untuk tetap menjalankan shalat tepat waktu.
Di saat makan siang, setelah Dona's Kitchen buka kembali, satu persatu pengunjung Mall mulai memasuki area makan.
Di malam harinya, pengunjung Dona's Kitchen tak surut jua, animo pengunjung semakin meningkat.
Desain yang 'catchi' menjadi memang membuat daya tarik tersendiri, yang membuat pengunjung penasaran akan rasa dari Dona's Kitchen.
Hari itu, Khalis dan Dona, berjaga hingga tutup. Mereka telah berkomitmen, untuk stand by di awal pembukaan bisnisnya.
Di hari libur, mereka berdua akan memantau langsung, tetapi di hari kerja. Khalis yang akan memantau di lokasi.
Bagaimanapun juga, Dona mempunyai tanggung jawab yang lebih penting, yaitu di rumah, mengasuh anak-anak mereka. Terutama Zalfa dan Alta yang masih bersekolah di bangku SMP dan SD.
Pukul 22.30, akhirnya hari pertama pembukaan Dona's Kitchen pun berakhir dengan sukses.
Khalis pun mengumpulkan semua karyawannya.
" Jazakumullah khairan katsiro atas kerja keras kalian hari ini. Alhamdulillah, hari ini full hampir tidak ada seat kosong. Dan sepertinya semua menu telah diorder atau ada yang tidak diorder sama sekali?? "
" Alhamdulillah semua diorder Pak " jawab Aydan selaku manager.
" Alhamdulillah, semoga awal pembukaan yang sukses ini, berlanjut hingga masa promo berakhir "
" Aaamiiinn "
__ADS_1
" Satu lagi, kita
" Besok pagi, kita mulai lagi. Sekarang kalian bisa beristirahat. Baiklah, saya pamit. Assalamu'alaikum "
Aydan pun mengantarkan Khalis dan Dona keluar.
" Alhamdulillah omset hari pertama, jauh diluar perkiraan "
" Jadi berapa omset hari ini?? "
" Alhamdulillah, sekitar 40 juta, saya belum cek lagi Pak "
" Alhamdulillah, untuk hari pertama itu sudah sangat baik sekali "
" Semoga semakin meningkat di hari-hari berikutnya " lanjut Dona.
"'Aaamiiinn "
" Ya sudah, kamu juga istirahat, besok pagi kita mulai "
" Oiya, kira-kira kamu butuh partner ga?? Jadi bisa bergantian, kalau kamu sendiri dari pagi sampai malam, rasanya, saya kok dzalim banget yaa "
" Ga papa Pak. In syaa Allah saya masih sanggup, tetapi kalau bisa ada 1 manajer lagi "
" Baiklah, kalau kamu ada kenalan bisa rekomendasikan ke saya "
" Baik Pak "
" Kalau begitu, saya pulang dulu. Jazakumullah khair !! Assalamu'alaikum "
" Wa'alaikumsalam "
Khalis pun mengendarai mobilnya menuju rumahnya. Setelah seharian penuh ia dan Dona berjaga, lelah pun dirasakannya, sehingga mereka ingin segera beristirahat di rumah.
Setelah sampai di rumahnya, semua anak telah tertidur, kecuali Aisha yang masih menunggu orang tuanya di temani oleh Minah, ART baru mereka.
" Assalamu'alaikum " salam Khalis dan Dona.
" Wa'alaikumsalam " jawab Aisha.
" Kok belum tidur, sudah malam lho " tegur Dona.
" Nungguin Ayah sama Ibu. Yah, Bu, ini minumnya. Gimana tadi Yah?? "
" Syukron. Alhamdulillah, ramai banget. Full terus " jawab Khalis.
" Nih, ibu bawain croissant sama cake "
" Alhamdulillah, aku ambil 1 ya Bu "
" Ambil berapa aja juga boleh. Nanti kamu simpan ya, besok bisa buat bekal ke sekolah "
" Yang, duluan yaa " ucap Khalis sambil berjalan menaiki tangga menuju kamar utama.
" Iya, aku ambil minum dulu "
" Tadi sudah aku siapin minuman untuk Ayah sama Ibu di kamar. Air putih sama coklat panas. Oiya, ini barusan aku potongin semangka "
" Syukron, Alhamdulillah dah gede anak Ibu "
" Ibu ke kamar yaa. Kamu istirahat, sudah malam "
__ADS_1
" Iya, Bu "