New Chapter Of My Life

New Chapter Of My Life
Episode 66 Back to Routine


__ADS_3

" Do'ain hari ini lancar ya, Yang "


" Aaamiiiinn, semoga Allah memberikan kemudahan dan kelancaran dalam semua urusan Mas "


" Oiya, guru bahasa anak-anak akan datang jam 8.30 sampai jam 11.30 "


" Ok "


" How do I look "


" Handsome as usual "


" Hon, besok kayak di film-film dong??!! "


" Apaan yang kayak di film-film?? "


" Ituh, suaminya kerja di pasangin dasinya " jawab Khalis sambil menaikturunkan alisnya.


" Aku ga bisa pasang dasi " jawab Dona santai.


" Hmm ntar kursus privat sama aku, yak "


" K "


" Eh kenapa senyum-senyum terus?? " tanya Khalis.


" Akhirnya, bisa lihat suami pergi kerja pakai jas lengkap setiap hari "


" Trus?? "


" Ternyata memang beda "


" Bedanya?? "


" Auranya beda aja. Awas yaa kalau jawab aura gantengnya!!! "


" Yaaa sudah ketebak!! " jawab Khalis sambil tertawa.


" I knew it!!"


" Yowes, aku berangkat. Assalamu'alaikum"


" Wa'alaikumsalam "


Khalis mendapatkan supir dan mobil khusus untuk bekerja, yaitu sebuah sedan Bentley 'Flying Spur', jenis sedan yang juga digunakan oleh keluarga kerajaan Inggris.


Sementara itu, keempat anaknya sedang menunggu guru bahasa mereka datang di ruang keluarga.


" Fif, sore nanti kamu mulai kursus nyetir "


" Yes, Mom "


" Bu, ibu disini ga nyetir?? "


" Ga, kemarin ibu sengaja ga buat surat untuk pengajuan pembuatan SIM disini. Kata ayah, supir sudah ada, ngapain ibu nyetir lagi. Ibu sekarang jadi ratu "


" Ciiiyeeee Ibu!!! "


" Dah ah, ibu mau ngelihat adik-adik kamu belajar "


Menjelang siang hari, anak-anak Dona telah selesai kursus bahasa. Setelah itu, tak banyak yang dapat mereka lakukan, sehingga mereka pun kebosanan.


" Bu, ngapain gitu?? bosan. Ga bisa naik sepeda, ga ada teman, acara televisi ga ngerti, ngapain dong Bu "


" Sama, ibu juga bosan, ga ngapa-ngapain "


" Bu, bikin sushi aja " pinta Zalfa.


" Norinya ga ada "


" Eh sebentar "


Dona memanggil Narsih,


" Saya mau ke supermarket sama anak-anak, mereka minta sushi. Ada yang perlu saya beli ga?? "


" Ga ada Bu, persediaan makanan dan alat kebersihan masih banyak "


" Ok, kalau begitu ba'da dzuhur saya ke supermarket. Tolong bilang ke Pak Ali, kalau saya nanti mau pergi ya "


" Baik Bu "


Dona lalu mengirimkan WA ke Khalis.


" Mas, ba'da dzuhur, aku sama anak-anak mau belanja ke supermarket. Anak-anak minta sushi, harus beli norinya dulu "


" Ok, hati-hati ya. Oiya, belanjanya pakai kartu debit yang biasanya aja "


" Sip. Mau titip apa?? " tanya Dona.


" Dark chocolate yang no sugar, 1 aja "

__ADS_1


" Ok, nanti aku WA lagi, kalau sudah mau berangkat "


Ba'da dzuhur, setelah makan siang, Dona dan kelima anaknya pergi berbelanja ke sebuah hypermarket asal Perancis yang mendunia.


" Sampai di Doha, tempat belanjanya ternyata sama aja " ucap Aisha.


" Dimana-mana memang ada. Isinya aja yang beda " jawab Dona.


Dona dan kelima anaknya segera mencari barang-barang kebutuhan mereka.


" Ibuuuu, ada Indomie!!!! " teriak Ara.


" Boleh ya Bu ? ?? " pintanya.


" Boleh, ambil secukupnya aja. Hmmm rasanya mungkin agak beda sama indomie yang di Indonesia, ibu juga ga tahu. Kita coba sedikit dulu "


Setelah selesai berbelanja berbagai kebutuhan dapur dan cemilan, mereka kembali pulang.


" Bu, nanti langsung bikin es krim yaa. Panas banget!! "


" Kamu langsung kocok aja. Yoghurtnya langsung di masukkan ke kulkas "


" Bu, yoghurtnya ada yang dibekuin yaa " pinta Ara.


" Iya "


" Panasnya ini belum seberapa, katanya kalau di bulan Mei-Juli itu yang terpanas, bisa sampai 38-40 derajat "


" Kalau sekarang suhunya sama seperti di Indonesia. Tapi masuk bulan Oktober mulai dingin, kalau keluar harus pakai jaket " jelas Dona.


" Ada salju ga Bu?? " tanya Zalfa.


" Disini ga ada salju, cuma kalau musim dingin yaa beneran dinginnya "


Sore harinya,


" Bu, ada yang antar barang " ucap Narsih.


" Barang apa?? "


" Ga tahu Bu, katanya ibu disuruh tanda tangan "


Dona pun keluar,


" Assalamu'alaikum "


" Wa'alaikumsalam "


" Yes, I am "


" Here's 5 bycicles from Mr. Ghiban "


" Ooo, syukron "


Setelah semua sepeda diturunkan, Dona memanggil kelima anaknya.


" Ada apa Bu??? " tanya Aisha.


" Ayo, ke depan semua "


Setelah di teras....


" Waaaa!! sepeda dari mana??!!! "


" Banyak amat??!!! "


" Ini buat kita semua???!! "


" Ini dari Ayah, buat kalian. Ukuran sepeda sesuai dengan besar badan yaa. Naik sepedanya di depan aja, jalanan komplek kan sepi. Tapi tetap harus hati-hati "


" Ibuuu, aku mau naik juga " pinta Alta.


" Al, naik sepeda sama mas Rafif yaa. Kan Al belum bisa sendiri. Nanti setelah dibonceng mas Rafif, boleh latihan naik sepedanya " jawab Rafif.


" Hati-hati Fif "


" Iya Bu, aku pelan-pelan aja kok bawanya "


" Yuk Al, mas Rafif bantu "


" Mas!! kita konvoi yaaa... keliling komplek!! boleh ya Bu?? " tanya Ara.


" Iya, hati-hati, jalannya di pinggir, jangan di tengah "


" Ok Bu!! "


" Ayo Mas!! "


" Assalamu'alaikum "


" Wa'alaikumsalam "

__ADS_1


Tak lama berselang, mobil dinas Khalis tiba.


" Assalamu'alaikum "


" Wa'alaikumsalam "


" Sepedanya sudah datang?? " tanya Khalis.


" Sudah di pakai keliling komplek, ga tahu sudah sampai mana "


" Semua?? "


" Iya, Alta dibonceng Rafif "


" Kok beli sepeda ga bilang-bilang??"


" Kan mau kasih kejutan, surprise!! "


" Katanya pulang kantor kulkas mode on?? ga tuh "


" Ooo soalnya ga capek, hari ini masih santai, kerjaannya belum banyak. Hanya rapat, trus yaa perkenalan sedikit lah "


" Oiya, tadi jadi belanjanya? "


" Jadi, tuh cemilan seabreg "


Kemudian Khalis duduk di ruang keluarga. Dona membawakan minum dan buah untuk Khalis.


" Hari ini ngapain aja?? " tanya Khalis.


" Belanja "


" Hmmm Sayang ku yang berubah jadi kulkas nih "


" Yaa bener kan, tadi cuma belanja aja. Anak-anak juga setelah kursus tadi, bingung mau ngapain. Ketika hawa bosan menerpa "


" Hmm iya yaa, belum punya teman, acara TV juga ga ngerti bahasanya "


" Eh Yang, kan ada oven. Bisa lah anak-anak diajak bikin roti atau pizza?? "


" Mixernya yang ga ada, yang ada sekarang, hanya hand mixer, ga bisa buat bikin roti "


" Ooo, kenapa tadi ga beli sekalian?? "


" Ga lihat yang besar, adanya yang biasa, buat cake bukan buat roti. Kalau mixer roti, biasanya beli di toko perlengkapan bakery "


Khalis lalu mencari secara online.


" Yang, nih ada. Merknya kitchen aid, bagus ga kualitasnya?? "


" Kitchen aid lumayan, tapi bagusan Bosch "


" Pilih deh yang mana "


Khalis memberikan HP nya ke Dona.


" Mas, nih ada Bosch sama seperti yang di rumah, tapi ini versi barunya "


" Berapa?? "


" 2000 riyal "


" Bungkus "


" Ok!! Sangkyu Mr. Melted "


" Welcome "


" Anyway, kok bocah belum balik?? "


" Palingan sebentar lagi "


Dan tak lama kemudian,


" Assalamu'alaikum " salam kelima anaknya.


" Wa'alaikumsalam "


" Jalan-jalan sampai mana?? " tanya Dona.


" Keliling semua blok, haduuuh capek!! " jawab Ara.


" Mukanya sampai merah gitu, kamu ngebut yaa?? "


" Ga Bu, tapi kompleknya gede banget, jadinya capek "


" Hampir nyasar " ucap Aisha.


" Hahaha tadi salah belok, jadi muter lagi " jelas Rafif.


" Tapi seru!! besok lagi ya... " pinta Ara.

__ADS_1


" Tiap hari juga boleh. Sekarang pada mandi semua "


__ADS_2