New Chapter Of My Life

New Chapter Of My Life
Episode 44 Back to Work


__ADS_3

Senin pagi setelah mengantarkan keempat anaknya sekolah, Khalis duduk berbincang dengan ayah Dona di ruang keluarga.


" Berangkat kerja jam berapa?? "


" Jam 7.45, Pak "


" Kata Dona, kalian berencana untuk berlibur ke Turki lalu umroh "


" Iya Pak, in syaa Allah jika tidak ada halangan, rencananya begitu "


" Berapa hari?? "


" Paket 10 hari "


" Dona belum pernah pergi jauh diluar Asia Timur, paling jauh ke Hongkong waktu sama Tyo. Dona itu sama seperti ibunya, kalau belanja perhitungan banget. Makanya dulu, kalau saya pergi keluar negri, saya yang selalu belikan ibunya Dona tas atau barang lainnya. Karena ibunya Dona ga akan belanja, selalu berusaha hemat. Untuk urusan berhemat, ibunya Dona tak terkalahkan. Dona sedikit banyak mewarisi gaya hemat ibunya, dia tidak banyak berbelanja untuk dirinya, tetapi banyak untuk anggota keluarganya. Yaaa kamu atur ajalah nanti bagaimana "


" Baik Pak "


" Dona sudah cerita tentang pernikahannya yang dulu?? "


" Sudah Pak, sebetulnya bukan Dona yang cerita, tapi mbak Ita dan Ratna, Bang Fauzan juga ikut cerita waktu kita ngobrol antar pria "


" Artinya kamu sudah tahu ya masalahnya "


" Pesan saya, tolong kamu jaga Dona dan anak-anaknya seumur hidup kamu. Jauhkan dari si sontoloyo itu. Paling tidak, saat terakhir kesini, Dona sudah membuktikan jika ia memang wanita kuat yang tidak mudah dikalahkan. Jujur saja, sebagai ayahnya, melihat putrinya mendapatkan perlakuan yang tidak layak dari pria yang saya percaya untuk menanggung hidup Dona, hati saya hancur. Tidak mungkin tidak hancur, tetapi melihat ketegaran Dona, ntah kekuatan apa yang Allah berikan pada Dona, hingga ia bisa tetap kuat berjalan, walaupun kami semua tahu betapa sakit hatinya dan perjuangan ia untuk tetap dapat berdiri tegak merawat anak-anak disaat ia terluka, bukan hal yang mudah. Bapak dan ibu tidak pernah lihat ia menangis, tapi dari wajahnya kami sangat paham apa yang dirasakannya. Bapak juga tidak bisa berlarut dalam kesedihan dan kebencian. Alhamdulillah berangsur-angsur ia kembali seperti sedia kala. Bahkan mungkin jauh lebih baik dari sebelumnya. Terlebih dengan kehadiran kamu disisinya saat ini, anak-anak juga terlihat bahagia mendapatkan sosok Ayah baru untuk mereka"


" In syaa Allah Pak "


Dona menghampiri keduanya.


" Mas, mau berangkat jam berapa?? "


Sambil melihat jam di tangannya,


" Sekarang. Saya pamit kerja dulu Pak. Assalamu'alaikum "


" Wa'alaikumsalam"


Dona mengantarkan Khalis hingga ia keluar.


" Mas, berangkat ya. Nanti siang, Sayang yang jemput Ara sama Zalfa?? "


" Iya, Zalfa pulang jam 13.30, Ara jam 15.30 "


" Hati-hati nanti ya "


Setelah rutinitas pamit usai, Khalis segera menuju kantornya.


Sampai di kantor, Khalis memasuki ruangannya yang kosong.


" Tumben, Dimas belum datang "


Selang 5 menit, pintu ruangnya di ketuk.


" Masuk "


" Assalamu'alaikum, maaf Pak saya terlambat"


Dimas berbicara dengan suara terengah-engah.


" Wa'alaikumsalam, kenapa kamu kok ngos-ngosan gitu?? "


" Maaf Pak, sebentar... boleh duduk Pak "


" Duduk aja "


" Tarik nafas dulu, nih minum " Khalis menyodorkan botol air mineral yang selalu tersedia di mejanya.


" Makasih Pak "


Setelah mengatur nafasnya,


" Maaf Pak, ban motor saya bocor, jadi tambal ban dulu. Tadi di jalan kayaknya ngelindas paku"

__ADS_1


" Ooo, yaa musibah. Tapi kamu ga papa kan "


" Alhamdulillah, cuma ban aja yang bocor "


" Oiya Pak, jadwal rapat dan lain-lain yang tadinya diundur sudah saya majukan lagi "


" Baik, lanjut laporan "


" Baik Pak "


Dimas pun melaporkan semua kegiatan pemasaran dan perawatan kendaraan.


" Ok, lanjutkan pekerjaan kamu "


" Baik Pak "


Sementara itu, Dona di rumah beraktivitas seperti hari-hari sebelumnya. Hanya saja, saat ini ia jauh lebih santai, karena tidak perlu memikirkan mengirim makan malam dan sarapan untuk Khalis dan Rafif. Terlebih lagi, hari ini, mereka berdua menjalankan puasa sunnah.


Sore hari menjelang pulang kantor,


" Yang, aku beli martabak Casablanca Seturan untuk buka puasa "


WA Khalis ke Dona.


" Manis 1 ga pakai kacang, asin 2" balas Dona.


Khalis tersenyum, " perasaan cuma ngasih tahu deh, kenapa jadi order?? ga pakai basa-basi apa gitu ke suami??? harus di training cantik lagi nih!! "


" Siap Nyah " jawab Khalis.


" Baik Tuan " balas Dona.


Keduanya pun tertawa.


Sekitar pukul 5 sore, Khalis telah sampai di rumah.


" Assalamu'alaikum "


" Ini martabaknya, tadi sekalian beli roti bakar juga, isi coklat sama keju "


" Waah jadi jajan banyak "


" Sebentar juga habis diserbu anak-anak "


" Yang, aku langsung mandi ya "


" Iya, aku nyiapin buka puasanya. Bajunya sudah aku siapin di atas tempat tidur "


" Syukron "


Sementara Khalis membersihkan diri sebelum berbuka puasa, Dona menyiapkan minuman dan kurma.


" Bu, mau martabaknya " pinta Zalfa.


" Nanti yaa, sama-sama makannya pas buka puasa "


" Kamu ambil piring kecilnya aja dulu "


Beberapa menit kemudian, adzan maghrib pun berkumandang.


" Yang nyerbu kayaknya yang ga puasa nih " ucap Dona, melihat anak-anaknya yang lebih cepat mengambil martabaknya.


" Makannya dilanjut setelah shalat maghrib. Ayo shalat dulu "


Khalis, Rafif dan ayah Dona pun berjama'ah di masjid.


Sepulang dari masjid, mereka kembali berkumpul di ruang makan.


" Tadi aku digodain " ucap Rafif ditengah-tengah makannya.


" Digodain siapa?? kenapa?? " tanya Khalis.


" Sama siapa Mas?? " tanya Ara.

__ADS_1


" Yaaa sama temen-temen, karena satu mobil sama Aisha, mereka belum tahu kalau sekarang kita saudaraan "


" Trus?? "


" Yaa, tapi karena pas resepsi, Ayah kan ngundang guru-guru sekolah, jadi yaa mereka lah yang njelasin kenapa aku berangkat bareng Aisha. Tetep ga ngaruh, digodain terus"


" Godain balik aja Fif?? " ucap Dona.


" Maksud ibu?? "


" Digodainnya gimana tadi?? " tanya Dona.


" Hmm, ciiieeee berangkat bareng sama akhwat!!! wuiii siapa tuuuh kok barengan... ciieee ga bilang-bilang " jawab Rafif.


" Hmmm kamu ngomong gini aja.... cieeee ada yang ngeliatin aku bareng akhwat...... ciiieeee kasian deh ga ikutan!!!... "


" Buuuuuu!!!! itu namanya nyeburin diri ke sumur!!! Iii Ayah sama Ara malah ketawa!!! " protes Rafif.


" Laaa ntar mereka juga diam. Trus bilang, itu adik kamu, gitu aja kok repot "


" Aaaa ibu maaa, ga tahu rasanya digodain tapi godainnya salah "


" Eeee siapa bilang!!! dulu waktu ibu masih sekolah, ada tuh. Ada teman sekelas ibu, mukanya mirip sama ibu tapi dia laki-laki. Trus ada guru yang nanya, ' kalian berdua kembar?? ' , sekelas semua ketawa, waaa digodain terus. Akhirnya kelas lain juga tahu, jadi kalau ibu lewat diginiin ' eee kok sendirian pulangnya?? mana kembarannya??? ' , nah temen ibu itu orangnya iseng, begitu dia dengar, langsung di jawab ' Don, ayok pulang, ditunggu Mama!! '... ketawa semua dong, ibu rasanya pingin mukul tuh orang "


Khalis dan anak-anaknya tertawa mendengarkan cerita Dona.


" Nah kan, malah pada ketawa. Jadi Fif, santai aja kamu kalau digodain gitu "


" Yang, berapa lama digodain gitu?? "


" Hmmm sampai naik kelas aja, cuma sekitar satu semester "


" Eh ada FBnya?? "


" Ada, tapi aku ga friend sama dia. Hmmm ada yang penasaran kayaknya "


" Lihat dong kembarannya "


Dona pun memukul lengan Khalis.


" Menyesal ku bercerita!! "


" Iya Bu, lihat dong!!! "


Dona pun mengambil HPnya dan membuka aplikasi FBnya. Setelah mengetik nama yang dimaksud,


" Nih orangnya "


Khalis dan Rafif pun,


" Waaaa serius miriiiip!!!! "


" Pantesan dibilang kembar!!! "


" Setelah lulus pernah ketemu?? " tanya Khalis.


" Ga pernah "


" Dah yaa, santai aja kamu Fif, ga usah baper. Ibu juga dulu santai aja "


" Makasih Bu. Ibu ternyata banyak ceritanya yaa "


" Emang banyak, jaman sekolah itu uwaw banget!! dari yang 'ditembak' sama kakak kelas di teras rumah, trus ada lagi kakak kelas yang 'nembak' pas pulang sekolah dekat gerbang, padahal ga kenal "


" Trus diterima?? " tanya Khalis.


" Ya ga lah!! ga kenal, lagian juga ga boleh pacaran, dosa. Pacaran halal aja, setelah nikah "


" Nah, kapan kita pacaran!! "


" Ntar di Turki "


" Haadeeee nunggunya masih sepekan lebih itu Yang!!! "

__ADS_1


__ADS_2