
Tahun berganti tahun, 2 tahun sudah mereka menetap di Doha. Aisha pun telah menyelesaikan SMAnya dan ia memutuskan untuk kuliah di Trisakti. Untuk itu, Aisha pulang ke Jakarta untuk mengikuti tes seleksi masuk di bulan Januari.
Setelah penantiannya, akhirnya ia diterima di jurusan desain interior, Trisakti.
Di liburan panjang pergantian tahun ajaran sekolah, pada bulan Juli akhirnya mereka pulang ke Jogja.
" Jadi berapa lama liburannya??? " tanya ibu Dona.
" Liburan kenaikan kelas itu 3 bulan. Tapi kita disini 2 bulan aja. Sampai Aisha masuk kuliah, kira-kira sampai pertengahan September terus kembali ke Doha " jawab Dona.
" Nanti menjelang masuk kuliah kita ke Jakarta, sekalian nyari kostan dekat kampus " lanjut Dona.
" Kenapa kemarin ga coba daftar ITB?? "
" Anaknya ga mau "
" Berapa biaya masuknya?? "
" 18 juta "
" Kamu dulu berapa?? "
" Kalau ga salah 13 juta "
" Yaa Alhamdulillah, cuma naik 5 juta "
" Iya, tapi kebutuhannya nanti, estimasi sampai lulus sekitar 150an juta!! "
" Yaa kecil lah buat Khalis. Rencananya ngekost dimana?? "
" Yaa sekitar kampus aja, dulu yang ramai kost-kostan di Jl. Tawakal, nanti mau coba survey kesana. Itu dekat, bisa jalan kaki "
" Yaa semoga dapat yang terbaik. Tyo sudah tahu?? "
" Kayaknya sudah, Aisha yang WA "
" Ngirim duit?? "
" Ya ga lah, prestasi banget kalau sampai ngirim!! "
__ADS_1
" Nanti Aisha selama di Jakarta, aku titipin ke Khansa. Biar dia yang sering njenguk, minimal dipantau keadaannya "
" Iyalah, ibu juga agak khawatir kalau dia sendirian "
Selama di Jogja, Dona sibuk mempersiapkan kebutuhan kuliah Aisha nanti.
" Kamu catat yaa Sha, untuk alat gambar, rotring 02,04,06. Marker nanti beli satuan aja sesuai kebutuhan. Tas gambar ukuran A2, penggaris... kamu cek di lemari, kayaknya ibu masih nyimpan penggaris "
Aisha pun membongkar lemari belajar milik Dona dan...
" Ada nih Bu. Satu set masih lengkap, ini penggaris besi juga?? "
" Iya, penggaris besi. Kapur, ambil sekalian. Terus.... hmmm jangka, kamu punya kan?? yang ibu beliin waktu SMP dulu itu?? "
" Iya, masih ada, lengkap "
" Penghapus 'Boxy' warna hitam beli satu pack isi 6 sekalian. Pensil mekanik yang besar, khusus untuk menggambar, beli sekalian sama isinya. Kamu nanti butuh yang hb, b, 2b, 3b. Kertas gambar nanti beli di kampus aja, yang sudah ada kopnya. Cutter, lakban kertas. Nah lakban kertas ini, dipasang di pinggiran kertas, biar rapi, seperti ini "
Dona pun mengajarkan Aisha memasang lakban kertas pada kertas gambar.
" Ada ukurannya 2,5 - 3 cm, semua sisi harus, sama ukurannya "
" Ibu kok masih ingat sih?? "
" Oiya, pada masa orientasi yang 3 bulan itu. Diawal masuk, kamu bakalan dapat tugas dari senior. Intinya, kamu jangan malu cari teman. Karena teman itu, memudahkan kamu untuk mengerjakan tugas. Nanti kamu bakalan punya kelompok tugas 4-5 orang, itu nanti sampai TA. Teman tugas kelompok ibu tuh yang ada di grup WA DI2. Ibu dulu di kelas DI2 "
" Jadi grup WA yang itu, teman tugas kelompok Ibu?? "
" Iya, ajaib yaa. Awet sampai sekarang. Oiya, ibu juga sudah kasih tahu teman-teman ibu itu. Nanti pas ke Jakarta, kita ketemu. Ibu juga titipin kamu ke mereka, kalau kamu ada kesulitan sama tugas, bisa minta bantuan mereka "
" Hmmm apa lagi yaa, kayaknya sih sudah "
Dona mempersiapkan benar kebutuhan dan kesiapan mental Aisha untuk kuliah nanti. Aisha mempunyai karakter yang tidak beda jauh dari Dona, sehingga tidak sulit untuk Dona menyelami bahasa Aisha. Kebiasaan belajar Aisha, mirip dengan ia sewaktu sekolah dulu, yaitu di malam hari. Dona dan Aisha adalah tipe kelelawar, bahan pelajaran tercerna dengan baik di malam hari.
" Sudah dicatat semua?? nanti belinya di sini aja. Di Jakarta, beli perlengkapan untuk ngekost aja " ucap Khalis yang sedari tadi hanya menyimak.
" Oiya, dulu berapa juta untuk perlengkapan gambar?? " tanya Khalis.
" Waktu awal masuk?? pensil warna aja minimal harus 24 warna, aku beli yang 72 warna, itu dulu sekitar 500rb, rotring 3, satunya 125rb, isinya 1, 45rb. Kalau ga salah, untuk perlengkapan gambar dan kuliah sekitar 2,5 juta. Belum nanti beli meja gambar, itu beli yang second aja dan belinya nanti setelah semester 3. Banyak kok yang jual dan masih bagus "
__ADS_1
" Intinya, kuliah desain itu biayanya kedua termahal setelah kedokteran. Jadi yaaa, kamu harus benar-benar belajar, syukur-syukur bisa dapat beasiswa kalau IPK minimal 3. Lumayan dapat uang tunai. Dulu buat biaya TA, ibu ngehire drafter buat bantu ngerjain gambarnya pakai uang beasiswa "
" Coba nanti kamu cari informasi untuk beasiswa FSRD "
" Hmmm, nih sudah 1-1 yaa. Raffi sesuai Ayah kuliah di jurusan otomotif. Aisha sesuai ibunya di desain interior. Nanti Ara mau kuliah jurusan apa?" tanya Khalis.
" Aku mau kedokteran gigi "
" Fix !!! mahal beut tuh Yah " ucap Aisha.
" Yaaa do'a kan Ayah rezekinya lancar dan kita sehat semua. In syaa Allah kalian nanti mau kuliah dimana saja, biayanya berapa saja, akan dimudahkan Allah "
" Aamiiinnn "
" Intinya banyak do'a dan ikhtiar yaa belajar dan bekerja itu ikhtiarnya " lanjut Khalis.
" Eh nanya, jadi beneran dulu dapat beasiswa fakultas?? " tanya Khalis.
" Ya bener lah. Alhamdulillah IPK ku selalu diatas 3, jadi yaa pas mau TA aku ngajuin beasiswa, dapat deh. Trus waktu kerja praktek, kan nambah magang 1 bulan. Dibayar ga seberapa sih, cuma 500ribu aja. Tapi ilmunya itu, ga ada yang ngalahin "
" Tapi kenapa ga kerja profesional?? "
" Sesuai judulnya biaya masuknya dibawah kedokteran, pas kerja juga seperti dokter, weekend kadang harus ke proyek, pulang seringnya malam. Jadi kerja cuma sampai sebelum nikah, setelah nikah yaa resign. Tapi banyak juga teman yang terima job free-lance, untuk renovasi kecil-kecil atau kerjaan interior lain. Dulu yaa kerjanya renovasi rumah Bapak aja, tuh lemari-lemari build-in di rumah, semuanya aku yang desain. Kitchen set sama lemari bawah tangga juga. Bapak dulu juga buat rumah untuk mas Verdi dan mbak Hana di Jakarta Timur, aku yang desain juga. Tapi akhirnya dijual dan mereka kompak pindah ke Bandung "
" Ooo, klien tetapnya Bapak yaa "
" Iyes "
" Masih bisa ngegambar?? " tanya Khalis.
Dona lalu mengambil buku sketsanya, lalu ia mulai menggambar sketsa interior ruang keluarga. Tak butuh waktu lama, sketsa itu pun selesai.
" Finished "
Khalis dan anak-anak pun terdiam, terpukau melihat hasil gambar Dona.
" Ibu gambarnya masih baguuuusss!!! iii... garisnya bisa lurus!!! " ucap Aisha takjub.
" See, ibu masih bisa. Though sudah ga praktek 20 tahun!! "
__ADS_1
" Yang!! ga praktek 20 tahun aja bisa seperti ini, gimana kalau profesional?? "
" Ngedip juga jadi itu mah!!! " canda Dona.