New Chapter Of My Life

New Chapter Of My Life
Episode 41


__ADS_3

Keesokan paginya, sesuai rencana Khalis dan Dona, mereka berdua pergi ke mall untuk berbelanja pakaian 'nikmat' untuk Dona. Tetapi sebelum itu,


" Adeeeek, kakak mu ini akan kembali ke asal, ke daerah jajahannya, adek baek-baek dimari yee " pamit Hana kepada Dona.


" Kakaaaak, met jalan yak, eh ga jalan yaa. Met bersepuria.... ish syepet amat mau balik Mbandung!! "


" Anak sekulaaaa... adeeek!! apa mereka aku pulangin, trus aku menjogjakan diri ini?? "


" Trus anaknya ditinggal mamake gituh!! Mbaak!! sehat??? "


" Alhamdulillah!!! "


" Luar biasa!!!"


" Hmmm kambuh yaa kalau berdua!! " ucap Bulik Uci, ibunya Rahma.


" Kan tidak kambuh kalau tidak berdua!! " jawab Hana dan Dona.


" Kan kan aneh kaaan?? " giliran Devi berkomentar.


Khalis hanya tersenyum menahan tawanya melihat Dona dan Hana, kakaknya.


" Dah yaa, kami warga Bandung pamit undur diri, pinginnya lanjut liburan, tapi besok anak sekula ga boleh bolos. Baek-baek yaa. Kunantikan keponakan baru!! " pamit Hana.


" Ikutan pulang juga yaa, semua pesan sudah diborong sama Hana, jadi aku hanya dapat berkata 'idem' " pamit Devi.


" Trus aku harus jawab apa?? met balik Mbandung!! baek-baek di jalan yaa, jangan rewel, jangan jajan sembarangan. Jajan makanan aja, yaaa!! Makasiii kakaaaak!! " jawab Dona sambil memeluk Hana dan Devi bergantian.


" Antri pamit masih 2 lagi!!! buruan!! " protes Ewing.


" Mbak, aku balik ke Jakarta. Selamat ya Mbak" lanjutnya.


" Makasii, titi dije yaa "


" Mas, pamit ya. Maaf ga bisa lama-lama " pamit Ewing kepada Khalis.


" Iya, syukron atas kehadiran dan do'anya " jawab Khalis.


" Aku juga Mas, pulang ke Bandung dulu " pamit Wawan.


" Iya, fii amanillah untuk semua. Jazakumullah khairan katsiro " jawab Khalis dan Dona.


" Eh tunggu sebentar " ucap Khalis.


" Tunggu sebentar, ada yang kelupaan!! "


Khalis bergegas naik ke kamar Dona, tak lama kemudian ia kembali dengan membawa beberapa amplop kecil.


" Ini buat kalian yaa. Maaf, Ammi belum hafal nama-namanya " ucap Khalis sambil membagikan amplop berisi uang untuk keponakan Dona.


" Jazakumullah khair Ammi!!! Ammah!! " jawab keponakan-keponakan Dona.


" Jazakumullah khair, eh jadi ngerepotin, kita aja belum ngasih apa-apa " ucap Verdi.


" Mas sudah datang dari Bandung itu sudah hadiah buat kami " jawab Khalis.


" Jazakumullah khair, Mas " ucap Ewing.


" Nah ini, ditabung dulu sama Abinya " ucap Khalis kepada Wawan yang anaknya baru berusia 10 bulan "


" Jazakumullah khair, Mas "


Setelah berpamitan, kakak dan adik Dona segera menuju stasiun kereta api untuk menuju Bandung dan Jakarta.


" Yaaah langsung sepi lagiii!! " ucap Ara tak bersemangat.


" Siang ini, ayah sama ibu mau keluar sebentar. Nanti sore ba'da maghrib, kita pergi makan malam di Bukit Bintang, Gunung Kidul " ucap Khalis untuk menghibur Ara.


" Beneran Yah??!!! nanti sore???!! " tanya Ara.


" Iya, tapi siang ini Ayah mau pergi berdua sama ibu dulu, sebentar aja "


" Kemana?? " tanya Ara.


" Ke Mall, tapi belum tahu Mall mana " jawab Dona.


" Ikuuuuut "


" Ga, kalian di rumah aja. Kalian perginya nanti. Sekarang ayah sama ibu dulu yang pergi. Mau titip apa, InsyaAllah nanti dibelikan " jawab Dona.

__ADS_1


" Yaaa ibuuu, kaaan pingin ikut!! " protes Ara dan Zalfa.


" Maaf, not now. Ntar sore aja, sekarang kalian di rumah dulu "


" Bener yaa Bu. Aku titip beliin burger sama french fries " ucap Aisha.


" Ara?? Zalfa?? " tanya Dona.


" Ayam krispi sama kentang goreng " jawab Ara.


" Aku juga!! " teriak Zalfa.


" Ya, nanti ibu belikan. Ada lagi?? Eh Rafif mau apa?? "


" Aku sama kayak Aisha deh, burgernya yang besar ya Bu "


" Iya, in syaa Allah nanti di belikan "


" Sudah ga ada lagi?? kalau ada yang kurang , nanti WA ibu "


" Iya Bu "


" Sekarang?? sarapan dulu yuuuk "


" Aku bosan makan nasi goreng " keluh Zalfa.


" Hmmm nasi gorengnya, ibu bikin omelet nasi aja. Mau ga?? "


" Apaan tuh omelet nasi???" tanya keempatnya.


" Yaaa nasi di campur telur, trus di dadar. Daaah ibu masakin yang beda deh. Sekarang bagi tugas, kalian bersihkan kamar-kamar di atas. Di sapu, di lap, di pel, semua kamar yaa. Ibu di dapur. Ayah mandorin kalian kerja!! "


" Nah, perfect!! ayo kerjakan tugasnya!! Ayah kasih waktu 1 jam. Kalau sebelum 1 jam sudah selesai dan benar-benar rapi dan bersih, ayah kasih masing-masing 50ribu. Kalau pas 1 jam, Ayah kasih 40ribu. Kalau lebih dari 1 jam, 20ribu !! " ucap Khalis.


" Yaaaa Ayah!!! "


" No protes!! segera kerjakan sekarang!!! "


Keempat anak mereka pun segera berlari menuju lantai atas.


Khalis dan Dona pun melakukan tos di udara lalu menuju 'pos'nya masing-masing.


" Asyik ya Mbak, dah ada mandor pribadi " ucap Rahma yang ikut membantu Dona di dapur.


" Sssttt ga boleh ngomongin orang!! aku ga berkepribadian ganda, aku berkepribadian tunggal. Mobil pribadi punya 1, rumah juga 1, istri 1, anak tadinya 1. See, semuanya 1 " ucap Khalis dengan suara berbisik yang keras.


Rahma tertawa mendengar Khalis, tetapi tidak dengan Dona.


" Ssstt ngapain dimari!!! nguping ajah!! ini obrolan cewek!! " jawab Dona juga dengan suara berbisik yang keras.


" Pasangan aneh!! pelawak semua!! "


" Mas, di kantor kayak gini dong!! "


" Ga, nanti wibawanya hilang !! aura leader harus dipertahankan selama di kantor. Kamu aja yang dapat privilege seperti ini "


" Privilege banget!! eh nanti pada mau kemana?? "


" Siang ngemall malam ngemil "


" Mall mana?? " tanya Rahma.


" Hartono aja deh yang dekat " jawab Khalis.


" Trus ntar malam?? "


" Jam 5an mau ke Bukit Bintang, makan di sana. Mau ikut?? " tanya Dona.


" Emang boleh ikut?? beneran aku diajak?? "


" Ya kalau ga mau yaa ga papa, jadi nanti kita berempat aja sama anak-anak "jawab Dona.


" Eeee ntar.... aku ikut! "


" Ok, ntar kamu bertugas sebagai fotografer kita yaa "


" Yeeee mbaaaak, ternyata .... "


" Kan sekalian "

__ADS_1


" Mas, tolong anak-anak di cek dulu "


" Siap, Nyah "


Khalis mengecup kening Dona, lalu segera ke atas mengecek keempat anaknya.


" Hiks hiks hiks... mataku ternoda melihat adegan mesra dari mr. kulkas!!! "


" Hihihi prepared your eyes!! "


Di lantai atas,


" Ayo!! 20 menit lagi!! "


" Tunggu Yaaah!!! " teriak Rafif.


Rafif dan Aisha terlihat sedang mengepel lantai.


" Ara sama Zalfa sudah?? "


" Sudah, aku sudah beresin meja sama tempat tidur. Sudah aku lap juga "


" Ayah cek yaa "


Lalu,


" Alhamdulillah, perfect!! Jazakumullah khair anak shalihah!! " puji Khalis.


" Nah ini sesuai janji Ayah, 50 ribu untuk Zalfa dan 50 ribu untuk Ara "


" Makasi Yaaah!!! " ucap Ara dan Zalfa sambil memeluk Khalis.


" Hebat!! nah, sekarang kalian boleh turun, sarapan yaa "


" Baik Yah, makasiiii Yaaah "


" Iya, sama-sama. Turunnya jangan lari "


Tak lama,


" Yah sudah selesai " ucap Rafif dan Aisha dengan suara nafas sedikit terengah-engah dan keringat yang menetes di pelipis keduanya.


" Ayah cek dulu "


Lalu,


" Ok, kalian selesai 3 menit menjelang 1 jam. Jadi kalian mendapatkan masing-masing 50 ribu. Ini uangnya, sekarang kalian sarapan di bawah. Ayok, ibu sudah nunggu "


" Makasih Yah "


Di ruang makan,


" Rafif, Aisha ayo sarapan " panggil Dona.


Rafif dan Aisha segera menuruni anak tangga menuju ruang makan, diikuti oleh Khalis.


" Cuci tangan dulu!! "


" Iya Bu "


" Yang, jam 10.15 kita berangkat " ucap Khalis sambil menarik kursi makannya.


" Ini... ok, 25 menit lagi "


" Mas, ngopi atau nyoklat?? panas, hangat atau dingin?? "


" Coklat hangat aja"


" Ok "


" Yangti sama Yangkung kok ga kelihatan?? kemana sih Bu?? " tanya Aisha.


" Istirahat di kamar, capek kemarin kan seharian "


" Oiya, ibu tadi sudah izin sama musyrifah mu di asrama, kalau kamu balik ke asrama besok pagi. Sama musyrifahmu, di suruh sampai asrama sebelum setengah tujuh. Jadi besok berangkat jam 6 "


" Yaaaa!!! aku pagi banget jam 6 !!! " protes Rafif.


" Aisha kan harus ngatur barangnya dulu di asrama sebelum masuk kelas. Jadi yaa jam 6 paling lambat sudah harus berangkat "

__ADS_1


" Besok pagi Ayah antar " ucap Khalis.


" Yeeeiii!!!! " sorak Aisha girang.


__ADS_2