
Keesokan paginya, sesuai rencana Khalis dan Dona, mereka berdua pergi ke mall untuk berbelanja pakaian 'nikmat' untuk Dona. Tetapi sebelum itu,
" Adeeeek, kakak mu ini akan kembali ke asal, ke daerah jajahannya, adek baek-baek dimari yee " pamit Hana kepada Dona.
" Kakaaaak, met jalan yak, eh ga jalan yaa. Met bersepuria.... ish syepet amat mau balik Mbandung!! "
" Anak sekulaaaa... adeeek!! apa mereka aku pulangin, trus aku menjogjakan diri ini?? "
" Trus anaknya ditinggal mamake gituh!! Mbaak!! sehat??? "
" Alhamdulillah!!! "
" Luar biasa!!!"
" Hmmm kambuh yaa kalau berdua!! " ucap Bulik Uci, ibunya Rahma.
" Kan tidak kambuh kalau tidak berdua!! " jawab Hana dan Dona.
" Kan kan aneh kaaan?? " giliran Devi berkomentar.
Khalis hanya tersenyum menahan tawanya melihat Dona dan Hana, kakaknya.
" Dah yaa, kami warga Bandung pamit undur diri, pinginnya lanjut liburan, tapi besok anak sekula ga boleh bolos. Baek-baek yaa. Kunantikan keponakan baru!! " pamit Hana.
" Ikutan pulang juga yaa, semua pesan sudah diborong sama Hana, jadi aku hanya dapat berkata 'idem' " pamit Devi.
" Trus aku harus jawab apa?? met balik Mbandung!! baek-baek di jalan yaa, jangan rewel, jangan jajan sembarangan. Jajan makanan aja, yaaa!! Makasiii kakaaaak!! " jawab Dona sambil memeluk Hana dan Devi bergantian.
" Antri pamit masih 2 lagi!!! buruan!! " protes Ewing.
" Mbak, aku balik ke Jakarta. Selamat ya Mbak" lanjutnya.
" Makasii, titi dije yaa "
" Mas, pamit ya. Maaf ga bisa lama-lama " pamit Ewing kepada Khalis.
" Iya, syukron atas kehadiran dan do'anya " jawab Khalis.
" Aku juga Mas, pulang ke Bandung dulu " pamit Wawan.
" Iya, fii amanillah untuk semua. Jazakumullah khairan katsiro " jawab Khalis dan Dona.
" Eh tunggu sebentar " ucap Khalis.
" Tunggu sebentar, ada yang kelupaan!! "
Khalis bergegas naik ke kamar Dona, tak lama kemudian ia kembali dengan membawa beberapa amplop kecil.
" Ini buat kalian yaa. Maaf, Ammi belum hafal nama-namanya " ucap Khalis sambil membagikan amplop berisi uang untuk keponakan Dona.
" Jazakumullah khair Ammi!!! Ammah!! " jawab keponakan-keponakan Dona.
" Jazakumullah khair, eh jadi ngerepotin, kita aja belum ngasih apa-apa " ucap Verdi.
" Mas sudah datang dari Bandung itu sudah hadiah buat kami " jawab Khalis.
" Jazakumullah khair, Mas " ucap Ewing.
" Nah ini, ditabung dulu sama Abinya " ucap Khalis kepada Wawan yang anaknya baru berusia 10 bulan "
" Jazakumullah khair, Mas "
Setelah berpamitan, kakak dan adik Dona segera menuju stasiun kereta api untuk menuju Bandung dan Jakarta.
" Yaaah langsung sepi lagiii!! " ucap Ara tak bersemangat.
" Siang ini, ayah sama ibu mau keluar sebentar. Nanti sore ba'da maghrib, kita pergi makan malam di Bukit Bintang, Gunung Kidul " ucap Khalis untuk menghibur Ara.
" Beneran Yah??!!! nanti sore???!! " tanya Ara.
" Iya, tapi siang ini Ayah mau pergi berdua sama ibu dulu, sebentar aja "
" Kemana?? " tanya Ara.
" Ke Mall, tapi belum tahu Mall mana " jawab Dona.
" Ikuuuuut "
" Ga, kalian di rumah aja. Kalian perginya nanti. Sekarang ayah sama ibu dulu yang pergi. Mau titip apa, InsyaAllah nanti dibelikan " jawab Dona.
__ADS_1
" Yaaa ibuuu, kaaan pingin ikut!! " protes Ara dan Zalfa.
" Maaf, not now. Ntar sore aja, sekarang kalian di rumah dulu "
" Bener yaa Bu. Aku titip beliin burger sama french fries " ucap Aisha.
" Ara?? Zalfa?? " tanya Dona.
" Ayam krispi sama kentang goreng " jawab Ara.
" Aku juga!! " teriak Zalfa.
" Ya, nanti ibu belikan. Ada lagi?? Eh Rafif mau apa?? "
" Aku sama kayak Aisha deh, burgernya yang besar ya Bu "
" Iya, in syaa Allah nanti di belikan "
" Sudah ga ada lagi?? kalau ada yang kurang , nanti WA ibu "
" Iya Bu "
" Sekarang?? sarapan dulu yuuuk "
" Aku bosan makan nasi goreng " keluh Zalfa.
" Hmmm nasi gorengnya, ibu bikin omelet nasi aja. Mau ga?? "
" Apaan tuh omelet nasi???" tanya keempatnya.
" Yaaa nasi di campur telur, trus di dadar. Daaah ibu masakin yang beda deh. Sekarang bagi tugas, kalian bersihkan kamar-kamar di atas. Di sapu, di lap, di pel, semua kamar yaa. Ibu di dapur. Ayah mandorin kalian kerja!! "
" Nah, perfect!! ayo kerjakan tugasnya!! Ayah kasih waktu 1 jam. Kalau sebelum 1 jam sudah selesai dan benar-benar rapi dan bersih, ayah kasih masing-masing 50ribu. Kalau pas 1 jam, Ayah kasih 40ribu. Kalau lebih dari 1 jam, 20ribu !! " ucap Khalis.
" Yaaaa Ayah!!! "
" No protes!! segera kerjakan sekarang!!! "
Keempat anak mereka pun segera berlari menuju lantai atas.
Khalis dan Dona pun melakukan tos di udara lalu menuju 'pos'nya masing-masing.
" Asyik ya Mbak, dah ada mandor pribadi " ucap Rahma yang ikut membantu Dona di dapur.
" Sssttt ga boleh ngomongin orang!! aku ga berkepribadian ganda, aku berkepribadian tunggal. Mobil pribadi punya 1, rumah juga 1, istri 1, anak tadinya 1. See, semuanya 1 " ucap Khalis dengan suara berbisik yang keras.
Rahma tertawa mendengar Khalis, tetapi tidak dengan Dona.
" Ssstt ngapain dimari!!! nguping ajah!! ini obrolan cewek!! " jawab Dona juga dengan suara berbisik yang keras.
" Pasangan aneh!! pelawak semua!! "
" Mas, di kantor kayak gini dong!! "
" Ga, nanti wibawanya hilang !! aura leader harus dipertahankan selama di kantor. Kamu aja yang dapat privilege seperti ini "
" Privilege banget!! eh nanti pada mau kemana?? "
" Siang ngemall malam ngemil "
" Mall mana?? " tanya Rahma.
" Hartono aja deh yang dekat " jawab Khalis.
" Trus ntar malam?? "
" Jam 5an mau ke Bukit Bintang, makan di sana. Mau ikut?? " tanya Dona.
" Emang boleh ikut?? beneran aku diajak?? "
" Ya kalau ga mau yaa ga papa, jadi nanti kita berempat aja sama anak-anak "jawab Dona.
" Eeee ntar.... aku ikut! "
" Ok, ntar kamu bertugas sebagai fotografer kita yaa "
" Yeeee mbaaaak, ternyata .... "
" Kan sekalian "
__ADS_1
" Mas, tolong anak-anak di cek dulu "
" Siap, Nyah "
Khalis mengecup kening Dona, lalu segera ke atas mengecek keempat anaknya.
" Hiks hiks hiks... mataku ternoda melihat adegan mesra dari mr. kulkas!!! "
" Hihihi prepared your eyes!! "
Di lantai atas,
" Ayo!! 20 menit lagi!! "
" Tunggu Yaaah!!! " teriak Rafif.
Rafif dan Aisha terlihat sedang mengepel lantai.
" Ara sama Zalfa sudah?? "
" Sudah, aku sudah beresin meja sama tempat tidur. Sudah aku lap juga "
" Ayah cek yaa "
Lalu,
" Alhamdulillah, perfect!! Jazakumullah khair anak shalihah!! " puji Khalis.
" Nah ini sesuai janji Ayah, 50 ribu untuk Zalfa dan 50 ribu untuk Ara "
" Makasi Yaaah!!! " ucap Ara dan Zalfa sambil memeluk Khalis.
" Hebat!! nah, sekarang kalian boleh turun, sarapan yaa "
" Baik Yah, makasiiii Yaaah "
" Iya, sama-sama. Turunnya jangan lari "
Tak lama,
" Yah sudah selesai " ucap Rafif dan Aisha dengan suara nafas sedikit terengah-engah dan keringat yang menetes di pelipis keduanya.
" Ayah cek dulu "
Lalu,
" Ok, kalian selesai 3 menit menjelang 1 jam. Jadi kalian mendapatkan masing-masing 50 ribu. Ini uangnya, sekarang kalian sarapan di bawah. Ayok, ibu sudah nunggu "
" Makasih Yah "
Di ruang makan,
" Rafif, Aisha ayo sarapan " panggil Dona.
Rafif dan Aisha segera menuruni anak tangga menuju ruang makan, diikuti oleh Khalis.
" Cuci tangan dulu!! "
" Iya Bu "
" Yang, jam 10.15 kita berangkat " ucap Khalis sambil menarik kursi makannya.
" Ini... ok, 25 menit lagi "
" Mas, ngopi atau nyoklat?? panas, hangat atau dingin?? "
" Coklat hangat aja"
" Ok "
" Yangti sama Yangkung kok ga kelihatan?? kemana sih Bu?? " tanya Aisha.
" Istirahat di kamar, capek kemarin kan seharian "
" Oiya, ibu tadi sudah izin sama musyrifah mu di asrama, kalau kamu balik ke asrama besok pagi. Sama musyrifahmu, di suruh sampai asrama sebelum setengah tujuh. Jadi besok berangkat jam 6 "
" Yaaaa!!! aku pagi banget jam 6 !!! " protes Rafif.
" Aisha kan harus ngatur barangnya dulu di asrama sebelum masuk kelas. Jadi yaa jam 6 paling lambat sudah harus berangkat "
__ADS_1
" Besok pagi Ayah antar " ucap Khalis.
" Yeeeiii!!!! " sorak Aisha girang.