
Pukul 17.00 keluarga baru Khalis dan Dona menuju Bukit Bintang, untuk makan malam dan menikmati pemandangan Jogja dari atas di malam hari.
" Sampai sana, langsung pada shalat dulu yaa " Dona mengingatkan.
" Iya, Bu "
" Yah?? ini mobil Ayah?? " tanya Aisha.
" Iya, kenapa?? "
" Bukannya mobil Ayah sedan yaa?? "
" Itu sudah Ayah jual, ganti ini "
" Kenapa dijual?? "
" Karena ga cukup untuk kita semua, makanya Ayah beli baru yang lebih besar "
" Kan ada mobil ibu ?? "
" Kenapa Sha, kamu ga suka mobil barunya?? "
" Bukan Yah, aku suka lah. Ini keren. Tapi kan sayang duitnya, kemarin buat acara nikahan kan mahal juga "
Khalis dan Dona tertawa.
" Anaknya ibu banget sih!! " canda Khalis.
" Sha, kalau Ayah ga ada uangnya atau pas-pasan aja, ga mungkin Ayah beli mobil ini. Ayah beli yaaa karena ada uangnya juga "
" Emang Ayah belinya cash??? berapa Yah??"
" Bener-bener anak Ibu!! " canda Khalis.
" Shaa, Ayah beli cash. Ayah dapat harga khusus, karena Ayah kerja disitu, jadi ga semahal kalau orang lain yang beli. Intinya, uang Ayah masih banyak untuk kita semua "
" Ayah beli mobil ini, biar kita semua nyaman, Sha. Santai aja kamu Sha " tambah Dona.
Dona melihat reaksi Rahma yang duduk di kursi belakang melalui cermin.
" Kenapa Ma, senyum-senyum aja "
" Ga papa, seneng aja "
" Mbak, orang kantor kan ga semua tahu kalau kita tuh sepupuan. Hmmm aku posting ini yaa "
Rahma memberikan HPnya kepada Dona, terlihat sebuah foto mereka diambil dari tempat Rahma duduk, dengan caption,
" My privilege as a cousin!!! "
Dona tertawa membaca caption Rahma.
" Hmm heboh besok di kantor!! kamu bakalan di interogasi " ucap Dona.
" Rahma, kamu posting apa?? " tanya Khalis.
" Belum posting, Mas. Baru mau, akan "
" Nih, foto kita dari belakang. Trus captionnya, my privilege as a cousin " jawab Dona.
" Hmmm para fans ini memang yaa "
" Seru Mas!! ku posting yaaa!! "
" Ya "
Rahma segera mempostingnya di akun FBnya dan WA grup kantor.
" Ma, laporan hasil postingan yaa " pinta Dona.
" Siap Mbak "
Beberapa menit kemudian,
" Eh!! kemana?? sepupunya siapa?? "
" Kemanaaaaa??? ikuuuuut dong!!! "
" Eh ikutan hanimun??? "
" Aku mau jadi sepupunya jugaaaaa!!!! "
" Aku irii!!! "
Rahma kembali memberikan hpnya ke Dona.
" No komen aja, biar penasaran "
" Siaaap, ntar aku kan bertugas sebagai seksi dokumentasi, hasilnya ku posting lagi yak!! "
" Eh tampak belakang aja, ga boleh wajahnya!! "
" Siap Mbak!! "
30 menit kemudian,
" Sudah sampai!! Siap-siap shalat maghrib dulu, setelah itu baru makan "
" Mas, kita pesan makan dulu aja, mumpung belum ramai "
" Ok, anak-anak biar main dulu aja "
__ADS_1
" Iya. Ma, tolong kamu awasin anak-anak main. Aku mau langsung pesan makanan sama cari meja dulu"
" Iya Mbak "
" Tante Rahma!! fotoin dong!! " teriak Ara dari tangga restoran.
" Iya, yuk kita foto-foto !! "
Sementara Rahma dan keponakannya berfoto, Khalis dan Dona memesan makanan untuk makan malam mereka.
" 2 ayam goreng, 2 ayam bakar, 2 udang goreng mayo, 1 gurami bakar, 1 kepiting lada hitam, 2 cah kangkung, 2 tom yam, 2 sup jagung. 3 es teler, 1 jus alpukat, 2 es jeruk, 2 es lemon tea "
" Saya tinggal shalat maghrib dulu ya Mbak " ucap Dona setelah selesai memesan makan malam mereka.
" Baik Bu "
Setelah shalat maghrib berjama'ah, mereka kembali ke restoran untuk menikmati makan malam mereka.
" Aku udang mayo!! " ucap Ara.
" Siapa yang mau ayam bakar?? "
" Aku!! " jawab Zalfa.
" Ini es jeruk buat Zalfa "
" Yang lain, ambil sendiri "
" Hon, this much?? " tanya Khalis yang sedang mengambilkan nasi untuk Dona.
" Yes, thank you "
Tanpa sepengetahuan Khalis dan Dona, Rahma merekam makan malam itu dalam hpnya.
" Yah, besok Ayah kerja seperti biasa?? " tanya Rafif.
" Iya. Besok paling lambat jam 6 berangkat. Nah, pulangnya Ayah langsung antar Zalfa dan Ara ke sekolah "
" Yeeeeiii, Ayah yang antar !! "
" Oiya, Rafif biasa diantar jemput siapa kalau sekolah?? "
" Langganan ojek online Bu "
" Ooo berarti besok, cuma pulangnya aja ya "
" Hasil UNnya kapan?? " tanya Dona lagi.
" Awal Juni, trus pekan berikutnya sudah mulai pendaftaran untuk SMA "
" Mau lanjut kemana?? "
" Peringkat 6 lebih tinggi dari 9. Tapi gedungnya bagusan 9, karena baru renovasi " tambah Rafif.
" Semoga diterima di tempat yang terbaik "
" Aaamiiinn "
" Ada yang mau nambah lagi ga?? " tanya Khalis.
" Udah kenyang Yah!! " jawab Ara.
" Zalfa?? "
" Udah, aku tadi sudah nambah "
" Sisanya dibungkus aja, buat sahur "
" Kok sahur Bu " tanya Zalfa.
" Kan besok Senin"
" Oooo iya "
" Yowes dah ga ada yang mau nambah?? mumpung masih disini "
" Ga, Yah. Sudah cukup "
Setelah selesai membayar,
" Yah, foto-foto dulu!!! " pinta Rafif.
" Iya, kamu foto-foto aja. Ayah sama ibu nunggu di sini "
" Ma, tolong fotoin bocah "
" Iya Mbak "
" Mbak!! ga sekalian aku fotoin?? berdua?? "
" Ga, anak-anak aja "
" Yowes!!! "
" Jangan jauh-jauh!! " teriak Dona.
" Iya Mbak!! "
" Trus kita ngapain?? " tanya Dona.
" Duduk aja dulu, pacaran "
__ADS_1
" Ih centil "
Khalis mendudukkan Dona didepannya, ia pun memeluknya dari belakang.
" Hon, kontrak jabatan Aku disini kan 5 tahun. Artinya 3 tahun lagi selesai atau diperpanjang. Kalau selesai disini, artinya dipindahkan, kemungkinan besar kembali ke pusat, Jakarta "
" Hmm would you go with me?? "
" Ya I would lah. Itu sih ga usah ditanyain, kewajiban istri itu yaa mendampingi suami "
" Trus bapak, ibu gimana?? "
" Ga usah dipikirin sekarang, Mas. Kan masih 3 tahun lagi. Yaa in syaa Allah ada jalannya nanti "
" Hmmm Yang, I'm curious "
" About?? "
" Why did you accept my proposal?? "
" Jadi?? maunya ditolak?? "
" Don't start now.... "
" Hihihi iya, maaf. Hmmm kenapa yaa, yaa karena aku suka Mas "
" And ?? Kan Sayang tahu kenapa aku ngelamar "
" Emang kenapa?? "
" Coz I can't get you out of my mind "
" My mind just went crazy, coz of you "
" Kok bisa?? " tanya Dona.
" Sejak katering rapat itu, ingat waktu di hari kedua, aku bilang biar Nina sama Asri buat gantiin Sayang?? "
" Iya, kenapa?? "
" Karena Sayang bikin aku salting. Hari pertama rapat itu, waktu Sayang lagi atur meja, trus kita sarapan bareng. Awalnya sih yaa biasalah, namanya juga laki, ada rasa tertarik sedikit. Tapi masih just hmmm cute. But then, ntah gimana, setelah sarapan itu, I lost my focus. Then, aku sengaja ga nemuin Sayang waktu selesai, karena rapat, walaupun sebenarnya bisa keluar dulu. Tapi yaa, tahu bakalan tambah ga fokus nantinya, jadi yaa milih untuk stay di ruangan "
" So dari awal pertemuan, kalau kata lagu, hatiku cenat cenut melihat dirimu..... "
" Iidiiiiii.... Mas plis jangan mulai deeee!!! " potong Dona sambil tertawa.
" Laaa niat mo romantis... malah ketawa!!!"
" Suasana sih mendukung untuk reromantisan, tapi kata-katanya itu lhooo.... gubrak ah!! "
" Ya udah, hmmm apa yaaa, bantuin mikir dong Yang "
" Paksu yang aneh, mau ngerayu minta bantuin yang dirayu!! "
" Memang kita ga bisa romantis yak!! " ucap Khalis dan mereka pun tertawa.
" Nah, tadi bilang nerima lamaran karena suka. Is it?? just suka?? "
" Awalnya iya, Mas ada charm yang ga bisa ku tolak, jangan tanya apa, aku juga ga tahu. Fisically you're my ideal type, jadi pas ketemu pertama kali yaa, sama cenat cenut juga "
Keduanya pun tertawa.
" I'm glad we're finally halal "
" Alhamdulillah "
Khalis menatap langit malam yang bertabur bintang.
" Yang, kalau di film-film, suasana malam kayak gini kan romantis banget "
" Ho oh, trus?? "
" Ga papa, cuma ngomong aja "
" Yeeee.... "
" Kayaknya kita jadi ngelawak aja deh "
Keduanya terdiam menatap indahnya langit malam itu.
" Eh sudah isya, kita shalat dulu, trus langsung pulang " ucap Khalis.
" Aku panggil Rahma "
Mereka pun bergegas untuk menunaikan shalat Isya berjama'ah, lalu kembali pulang.
" Hmm sepi, kayaknya pada tidur " ucap Khalis.
" Iya, sudah di negri mimpi " jawab Dona setelah menengok ke belakang.
" Sayang mau tidur juga?? "
" Ga, aku nemenin nyetir aja. Kapan bisa tenang berdua kan?? "
Khalis menggenggam tangan Dona dan mencium punggung tangannya.
" Till jannah di us part " ucap Khalis yang membuat pipi Dona bersemu merah.
" Aamiiinnn Yaa Rabbal'aalamiin "
Rasa dicintai dan mencintai yang baru ia rasakan kembali setelah sekian tahun, membuatnya merasa sangat bahagia.
__ADS_1