
BAB 1
Pagi yang ceria selalu di lewati Andra dalam menempuh hidup dengan sebatang kara meski dirinya hidup dalam kemiskinan tetapi dirinya tidak pernah mengeluh bahkan sama sekali dirinya tidak terlihat letih , senyum terus mengembang di bibirnya menambah ketampanan wajah yang bagaikan dewa yunani sungguh sempurna ciptaan Tuhan.
Setiap pagi Andra lalui dengan hati yang ceria berjalan sambil bersiul dan berdendang menghiasi langkahnya membelah kesunyian di pagi hari.
Hampir setiap hari Andra pergi pagi pulang malam karena jarak yang di tempuh dengan berjalan kaki cukup jauh.
Dirinya meninggalkan rumah sekitar jam lima tiga puluh pagi dan pulang sekitar jam enam tiga puluh sore sesampainya di rumah dirinya langsung mandi lalu kembali bergelut dengan laptopnya karena selain dirinya kuli bangunan tiada sesiapa pun yang tau jika dirinya adalah seorang mahasiswa yang sekarang sedang menjalani S2 nya di sebuah perguruan tinggi di kota xxx.
Andra memang jarang ada yang mengenali dirinya di kampus karena sejak dirinya mengeluti pekerjaan sebagai kuli bangunan Andra hanya bisa mengikuti mata kuliahnya dengan online sehingga tiada sesiapa pun yang tau jika dirinya adalah seorang mahasiswa yang mengambil jurusan bisnis.
Andra sangat rajin dalam mengeluti pekerjaannya meski hanya seorang kuli bangunan di sebuah proyek besar milik salah satu konglomerat yang ada di kota xxx, meski dirinya hanya seorang kuli biasa tetapi namanya cukup di kenal orang termasuk atasan atasan yang berada jauh dari kedudukannya sehingga terkadang menimbulkan rasa iri, dengki dan sebagainya dari teman teman satu profesi dengannya, meski demikian andra tidak pernah sama sekali mempermasalahkan jika dirinya di buly dan di rendahkan .
__ADS_1
Prinsip hidup andra sangat simple"di rendahkan tak akan menjadi sampah,biarlah berjalan apa adanya.
*****
Di tempat lain tepatnya di kediaman seorang bambang kusuma Wijaya yang merupakan seorang konglomerat terkaya di kota xxx,tampak wajahnya memerah karena amarah yang luar biasa ,
"apa kamu tidak pernah berpikir sedikit pun tentang keluarga kita..... Ucapnya dengan nada yang langtang.
" Maafkan aku dady, aku tidak tau jika akan terjadi seperti ini, ucap sang putra.
" Tetapi itu bukan seutuhnya milikku dady... Barang itu punya temanku.... Ucap sang anak membela diri.
"Seberapa pun banyaknya milik kamu, tetap di barang ini ada hak kamu yang berarti kamu juga memakai barang haram ini.
__ADS_1
Anak laki laki yang sedang di hakimi sudah tak berkutik lagi.
" Jika kamu tidak menghentikan pekerjaan kamu saat ini juga maka kau akan aku coret di dalam kartu keluarga... Ucapnya lagi.
"Aku berjanji dady... Ucap aditya yang merupakan anak pertama dari bambang kusuma Wijaya tersebut.
" Saya tidak butuh janji tetapi saya butuh pembuktian, usia kamu sudah tidak mudah lagi seharusnya kamu sudah duduk di samping ayah sebagai calon pewaris tetapi karena kelakuan kamu yang hanya tau berfoya foya, main di club, minum , main perempuan dan menggunakan barang haram ini membuat aku menjadi berpikir untuk semua itu, ucapnya sambil berlalu.
"Aku tidak akan seperti ini jika dady mau merestui hubungan aku dengan ariana. ..... Sekarang ariana pergi meninggalkan aku.... Dan semua ini adalah kesalahan dady... ...teriak aditya.
" Ariana bukanlah wanita yang baik untuk kamu..... Ucap tuan bambang kusuma Wijaya.... Yang dengan seketika menghentikan langkahnya karena aditya menyebut nama wanita itu.
"Daddy memang jahat..... Daddy selalu mementingkan diri sendiri dan memandang rendah orang miskin.
__ADS_1
" Tutup mulut kamu aditya...... Asal kamu tau daddy tidak pernah sama sekali mempermasalahkan soal latar belakang keluarga ariana apa lagi soal materinya tetapi daddy tidak suka dengan pergaulannya dan menyeret kamu menjadi seperti sekarang ini... Ucapnya sedikit naik berapa oktaf.
"Akh........ Teriak aditya sambil berlalu pergi dengan sengaja menyenggol bahu daddy nya.