NIKMAT MEMBAWA PETAKA

NIKMAT MEMBAWA PETAKA
BAB 59


__ADS_3

BAB 59


Dengan berat hati andra pun bersedia mengantar anita pulang tetapi dengan satu syarat.


"Baiklah aku akan mengantarkan kau pulang tetapi dengan satu syarat, ucap andra dingin.


Mendengar jika andra mau mengantarkan dirinya pulang , hati anita sangat senang, tetapi ketika andra mengajukan satu syarat hati anita kembali menciut.


" Kok pakai syarat segala si ndra....? Tanya anita kesal.


"Kamu mau nggak, aku temenin pulang....? bukannya menjawab pertanyaan anita andra mala balik bertanya dengan tatapan yang matikan.


" Iyalah, apa syaratnya...? Tanya anita dengan muka marah.


"Aku harus balik ke penginapan setelah mengantar kamu pulang tetapi rasya dan rafa tidak bisa menjemputku, kamu tau kan tadi acaranya sangat menguras tenaga sehingga kami semua terasa capek jadi kami butuh istirahat.


" Terus...?


"Terus, aku mau mengantar kamu pulang tetapi mobil kamu aku pakai lagi pulang ke penginapan.


" O..., cuma itu toh...., ya pakai aja nggak ada masalah.

__ADS_1


"Oke, ayo berangkat jangan membuang waktumu dengan percuma masih banyak pekerjaanku yang belum terselesaikan, ucap andra yang di dalam hatinya dirinya sangat gelisah karena sudah beberapa hari ini dirinya belum pernah menelpon istrinya sedangkan dirinya janji jika dirinya sudah sampai maka akan segera menelpon istrinya tetapi nyatanya dirinya sudah beberapa malam tetapi belum juga dirinya menelpon, belum lagi rasa rindu yang kian membara di dalam hatinya untuk sang istri.


"Kenapa si ndra kok sikap kamu berubah sekarang...? Tanya amita di sela keheningan yang melanda mereka.


" Aku tidak pernah berubah, ucap andra singkat.


"Tapi bener lho, kamu sekarang nampak dingin , apa lagi sama saya.


" Itu cuma perasaan kamu saja.


"apa kamu sudah punya kekasih ndra...?


" Tidak, ucapnya singkat dengan tatapan tetap lurus ke depan dan fokus menyetir.


" Karena aku bukan bujangan lagi .


"Deg


Tiba tiba jantung anita seakan berhenti berdenyut setelah mendengar jawaban sahabatnya yang selama ini di cintainya secara diam-diam.


Dengan susah payah dirinya mengatur napasnya serta beberapa kali dirinya menelan air liurnya untuk membasahi tenggorokannya yang tiba tiba kering.

__ADS_1


Meski anita sudah berusaha semaksimal mungkin mengontrol hatinya sebelum berusaha berbicara tetapi pada akhirnya suaranya juga masih tetap terasa bergetar menahan sesak di dadanya.


" Maksud kamu....? Tanya anita sambil memberanikan diri menatap andra.


"Maaf, aku sudah menikah beberapa bulan yang lalu dengan wanita pujaan ku.


Hati anita semakin nyeri teriris sembilu mendengar pengakuan andra, tetapi sebisa mungkin dirinya berusaha tampak biasa biasa saja dan berpura pura ikut bahagia .


" Oya, kamu nikah dengan siapa ndra...?kok kamu tega sih nggak ngundang gue ke acara pernikahan kamu.


"apa kau ingat dengan gadis yang sering rasya bahas bersama Rafa.


" Aku sering denger sih kalau nggak salah namanya kinayah tetapi aku nggak tau orangnya.


"Insya allah , aku akan kenalkan ke kamu nanti jika kami ada waktu.


" Baiklah aku tunggu ya.


"Iya.


Kini mereka kembali hening tiada siapa yang mau memulai berbicara karena mereka asyik bermain dengan pikiran masing masing.

__ADS_1


***terima kasih yang sudah membaca karya ini semoga terhibur ,maaf untuk beberapa hari ke depan mungkin autor nggak bisa up karena sibuk di suasana hari raya"" untuk semua umat muslim selamat hari raya idul adha mohon maaf lahir bathin***


__ADS_2