NIKMAT MEMBAWA PETAKA

NIKMAT MEMBAWA PETAKA
BAB 3


__ADS_3

BAB 3


"Astagfirullah hal adzim... Allah SWT adalah maha pengampun dari segala dosa dosa umatnya tuan...


" Tetapi aku hamba yang tidak pernah tunduk kepada allah.... Jangankan melakukan sholat... Bacaannya saja aku sudah lupa.


"Sebaik baik umat adalah yang mau bertaubat tuan.


" Tetapi aku sudah tua... Aku sudah malu untuk melakukan hal yang satu itu.


"Bukankah dalam ajaran agama kita,tidak ada kata terlambat tuan....


Setelah terdiam untuk sejenak tuan bambang kusuma wijaya kembali tersenyum lalu bertanya.


" Apakah kau banyak tau tentang agama andra...


"Tentu tidak tuan, saya hanya mengerjakan kewajiban saya sambil belajar mendalami ilmu tentangnya.


"Kau sangat pintar, dan bijaksana sungguh beruntung kedua orang tua yang melahirkan kamu...


" Ah... Tuan terlalu memuji .... Sedangkan aku hanya sekedar menyelam sambil minum air.


"Maukah kau jika aku ikut dengan kamu belajar bersama tentang agama.

__ADS_1


" Tentu tuan... Suatu kehormatan besar bagi saya bisa belajar bersama tuan bambang kusuma wijaya seorang konglomerat terkaya di kota ini.


"Jangan berkata begitu andra, bukannya di dalam ajaran agama kita islam,tidak membentuk suatu perbedaan tetapi kita semua sama di matanya.


" Sungguh tuan adalah pemimpin yang bijaksana... Mari kita ke mesjid tuan kita mulai belajar di sana.


"Terima kasih andra ,semoga pertemuan kita hari ini adalah suatu jalan allah untuk menuntun saya ke arah yang lebih baik.


" Amin tuan.. Ucap andra sambil berjalan di samping tuan bambang kusuma menuju mushollah yang letaknya tidak jauh dari proyek.


Pertemuan andra dan kebersamaan andra dengan tuan bambang kusuma sangat cepat tersebar di tempat kerja andra,karna salah satu teman kerja andra yang sangat membenci dirinya melihat andra dan tuan bambang kusuma wijaya berjalan menuju mushollah secara berdampingan.


"Wah... Kayaknya ada yang perlu waspada saat ini.. .. Ucap salah satu teman andra kepada mandornya.


"Memangnya kenapa dan siapa yang harus waspada... Tanya si mandor kepada anak buahnya.


"Aku...... Kok aku...? Tanya si mandor sambil mengerutkan keningnya.


" Iya iyalah mandor coba lihat ini, andra si anak kesayangan mandor sekarang sedang bersama siapa..... Sok akrab lagi... Ucap salah satu teman andra sambil memperlihatkan sebuah vidio singkat yang ada di hp miliknya.


"Kalian ini..... Suka sekali mengompori orang..... Tidak baik seperti itu suudzon sama orang, ucap si mandor .


" Ala.... Mandor ini kalau di kasi tau nggak pernah mau mendengarkan kita, nanti kejadian betulan baru tau rasa.

__ADS_1


"Sudah sudah, sebaiknya kalian kembali kerja jika mau lembur.


" Uuuhhhhh....... Seru mereka kesal.


*****


Sementara di tempat lain tampak wanita cantik dengan pakaian yang sangat seksi baru turun dari sebuah mobil mewah sambil berjalan sempoyongan.


"Daaaa... Sampai jumpa lagi sayang... Ucapnya sambil melambaikan tangannya.


Setelah itu, dia pun memutar badannya hendak memasuki rumahnya tetapi tiba tiba tangannya di tarik oleh seseorang yang tak lain adalah maminya sendiri.


"Dari mana kamu nay jam segini baru pulang... Tanya ibu amalia dengan suara agak keras.


" Apaan sih mom..... Anak baru datang bukannya di sayang sayang malahan di bentak... Ucapnya sambil menghentakkan tangannya dengan sangat kuat sehingga tangan nyonya amalia terlepas dari pergelangan tangan putrinya.


"Nay sampai kapan kau begini, hidup dengan tanpa aturan bagaikan hewan liar yang berbuat sesuka hatinya.


" Mom.... Nay cuma menikmati masa mudah nay karena masa mudah tidak akan datang untuk ke dua kalinya.


Oh ya.......masa mudah yang bagaimana nay yang kau maksud....yang mencoreng nama baik keluarga...... apa yang seperti ini.... Ucap nyonya amalia sambil mengibaskan rambut panjang putrinya dan menunjuk nunjuk tanda tanda merah di seluruh leher milik putrinya dengan suara yang sudah naik satu oktaf dari sebelumnya.


"Iya.... Emang kenapa mom. ..... Kalau aku melakukannya toh kami saling mencintai.... Ucap sang putri dengan santai.

__ADS_1


" apa kau sadar nay, apa yang telah kau perbuat adalah dosa besar, kau telah ber***a dan kamu tidak lebih dari binatang yang menjijikkan.


"Terserah....... Yang penting aku happy, ucapnya sambil berlalu meninggalkan maminya.


__ADS_2