NIKMAT MEMBAWA PETAKA

NIKMAT MEMBAWA PETAKA
BAB 60


__ADS_3

BAB 60


Mobil yang di kemudikan andra sudah memasuki halaman rumah anita tiba tiba andra dan anita di kagetkan dengan suara petir disertai angin kencang dan hujan deras yang tiba tiba turun.


Dengan sedikit paksaan dari anita, andra akhirnya menemani anita turun dari mobil karena anita beralasan takut dengan suara petir yang memang sangat menggelegar hingga memekakkan kuping di tambah lagi kilat yang seakan saling mengigit ekor.


"aku takut , ucap anita sambil memeluk lengan andra lalu mendongak menatap wajah andra yang sedang kalut, tanpa mereka sadari jika di luar pagar ada seseorang yang masih setia mengintai mereka serta mengabadikan setiap apa yang mereka lakukan.


" Nggak usah takut an, itu cuma petir dan hujan aja kok, ucap andra yang berusaha menenangkan anita.


"Tapi aku takut petir ndra, ucap anita kembali.


" Baiklah, aku temani kamu ke dalam ya.


Anita hanya menganggukkan kepalanya menanggapi ucapan andra.


Setelah itu mereka berdua pun turun dari mobil lalu berlari menerobos derasnya hujan dengan anita yang kembali bergelayut manja di lengan andra.


Setelah mereka sampai ke dalam rumah anita bergegas berjalan ke dapur mencari pembantunya lalu memerintahkan untuk membuat teh hangat buat andra.


Setelah itu anita pun berjalan kembali mendekati andra .


"Ndra , baju kamu basah.


" Nggak apa apa an.


"Jangan bilang nggak apa apa nanti kamu masuk angin terus sakit gimana...?


" Ala masuk angin doang, tinggal minum tolak angin juga sembuh an.

__ADS_1


"Kamu harus ganti baju.


" Nggak usah an, toh aku juga mau segera pamit pulang.


"Pulaaang..? Dengan cuaca begini... ?


" Iya an, aku harus pulang soalnya hpku ada di penginapan aku harus menelpon kinayah sejak aku pergi aku belum pernah menelpon dia.


"Tapi ini hujan badai lho.


Baru saja anita berucap terdengar suara TV yang ada di ruangan tersebut menyiarkan sebuah berita mengenai keadaan cuaca saat ini.


" Nah, kamu dengarkan keadaan cuaca saat ini di luar sana.


"Tapi an aku belum menelpon kinayah kasihan dia takut mengkhawatirkan aku.


"Baiklah , aku nginap di sini besok pagi aku pulang.


" Kalau gitu ayo aku antar ke kamar sekalian kamu ganti baju .


"Tapi ,aku nggak bawah baju ganti an.


" Nggak usah khawatir ndra, ayo aku antar sekarang.


Andra pun mengikuti kemana anita melangkah hingga mereka berdua sampai di sebuah kamar yang sangat luas rapi dan lengkap.


"Nah, kamu bisa istirahat di sini dan kamu juga bisa menggunakan pakaian yang ada di lemari ini .


" Kok ada banyak pakaian laki laki di sini an...?

__ADS_1


"Iya ndra, itu pakaian yang ku siapkan mantan suamiku dulu.


" Bener nih aku bisa menggunakan pakaian ini.


"Iya ndra, jangan khawatir itu semua masih baru kok belum ada satu pun di pakai olehnya semoga cocok ukurannya denganmu, ucap anita berbohong karena semua pakaian yang ada di lemari itu memang pakaian yang selalu di beli anita untuk andra selama ini dengan harapan suatu saat nanti andra akan menjadi miliknya.


" Oke deh, makasih ya an.


"Sama sama, kalau begitu aku ke kamar dulu ya, mau mandi dan ganti baju takut aku masuk angin.


" Eh an.


Anita yang sudah beranjak pergi segera menoleh lalu menatap andra.


"Iya ndra, ada apa...?


" apa aku boleh tau masalah rumah tangga kamu an...?


"Boleh.


" Kenapa kamu sampai bercerai dengan suaminya kamu...?


"Ya, intinya kami memang bukan jodoh.


" Tetapi an, cerai itu memang halal hukumnya tetapi sesuatu hal yang sangat di benci allah SWT.


"Itu aku juga tau ndra, tetapi mau apa lagi jika beliau sudah tidak menghendaki kita lagi.


" Apakah dia selingkuh an..?

__ADS_1


__ADS_2