NIKMAT MEMBAWA PETAKA

NIKMAT MEMBAWA PETAKA
BAB 24


__ADS_3

BAB 24


" apa urusanmu....... Jawabnya lagi.


"Jelas urusanmu adalah urusanku saat ini, karena kamu sudah menjadi istriku yang sah untukku, semua yang berkaitan dengan kamu adalah tanggung jawabku.


" Itu bagi kamu tetapi bagi aku itu tidak berarti apa apa..... Ucapnya sambil menghentakkan tangannya dengan kuat tetapi tetap saja tidak bisa lepas.


"Kamu ingat syarat yang akan kita buat.... Ini salah satu syaratnya.


" Itu kan yang akan kita buat berarti sekarang ini belum termasuk.


"O..... Gitu ya..... berarti jika aku ingin menikmati tubuh kamu yang hanya tinggal sisa dari kekasihmu ini.......juga tidak masalah...... Ucapku sambil mengangkat tubuhnya seperti kuala lalu membawanya ke atas di mana kamar yang di tunjukan oleh istri si mamang tadi dan menguncinya dari dalam tidak lupa kuncinya ku masukkan di saku celana depanku.


Tuan bambang hanya tersenyum melihat putrinya ku gendong dengan paksa sambil melewatinya.


Sedangkan aku tidak memperdulikan omelan dan ocehan yang bermacam macam keluar dari mulut kinayah.


"Bagaimana.......kau boleh bebas sesuka kamu ,tetapi aku juga harus bebas menikmati tubuh kamu yang hina ini..... Sebenarnya sih aku juga jijik memakan makanan sisa dari orang lain apalagi kalau dari orang yang nggak punya akhlak sama sekali, tetapi kalau kau memaksa aku terus ya....bisalah di coba semoga bumbunya belum basi....... Ucapku dengan penuh rasa bersalah tetapi mau di apa lagi jika tidak tegas dia akan semakin ngelunjak, tidak masalah menghina aku, tetapi aku paling tidak tega jika melihat anak tidak menghargai orang yang sudah membesarkannya dengan susah payah.


Setelah puas mengatai dirinya, aku membuka kaos yang sedang aku pakai lalu menaiki tempat tidur dengan perlahan sambil membuka sedikit demi sedikit kancing celanaku dan resletingnya.....dan berpura pura menindih tubuhnya tetapi belum sempat aku meneruskan aktingku kinayah sudah memohon ampun dia akan patuh dengan syarat yang aku buat.


"Ampun... Baiklah aku akan patuh dengan syaratmu.... Ucapnya sambil menangis.


" Oke..... Awas jika melanggar.... Ancam ku kembali.

__ADS_1


"Iya, aku janji tidak akan melanggarnya lagi..... Ucapnya.


" Baiklah...... Ucapku sambil turun dari atas tubuhnya.


Ada rasa sedih yang tersirat di hatiku saat kinayah menangis....... Biar bagaimana pun dia adalah wanita yang selama ini terus menemani hariku di dalam khayal ku bagiku statusnya yang bukan gadis suci lagi tidak jadi masalah asal dia mau menerima ku dan mencintaiku seperti aku mencintai dirinya, tetapi itu mustahil karena cintanya sudah menjadi milik orang lain .


"Tidurlah.... Aku turun temui papi kamu dulu.


" Tapi aku tidak mau tidur sekamar dengan kamu..... Ucapnya melemah, pada dasarnya dia wanita lemah lembut tetapi entah karena pengaruh apa sehingga dirinya berubah kasar dan keras kepala.


"Tidurlah sekamar denganku malam ini.... Aku janji aku tidak akan ngapa ngapain kamu......ucapku kembali.


" Tetapi aku tidak mau tidur di tempat yang sama....


"Biarlah aku tidur di sofa.... Kamu jangan selalu membantah kecuali jika kamu memang ingin merasakan senjata pusakaku. Ucapku sambil bergidik sendiri jujur aku bukan termasuk laki laki yang suka mengucapkan kata yang menjurus ke arah sana.


"apa kau mau tidur dengan pakaian seperti itu...... Tanyaku sok perhatian.


" Jadi aku mau pakai apa..... Lingerie....ucapnya.


"Untuk apa....... Kau mau menggodaku.... Tanyaku setelah mendengar dia menyebut nama pakaian **** khusus wanita bersuami.


" Haram jadah seorang kinayah menggoda kuli bangunan.....


"Ya sudah mandi sana, ganti pakaian kamu ..... Titahku lalu berjalan keluar kamar meninggalkan dirinya di kamar itu.

__ADS_1


Entah mengapa malam ini perasaanku cukup berbeda dari biasanya....rasanya aku cukup bahagia malam ini.....sambil bersiul siul aku menuruni anak tangga, yang membuat tuan bambang yang ada di ruang utama sedang duduk santai menatapku dengan tatapan yang sangat aneh.


"Ndra... Kamu nggak kesambet kan..? Tanyanya sambil menertawai ku.


" He.... he....he...... Nggak pa..... Jawabku.


"apa hal yang buat kamu sebahagia ini ndra...?


" Maaf Pak sebelumnya... Tetapi merasa senang aja sih habis ngerjain kinayah.... Jawabku polos.


"Ngerjain gimana maksudnya.....


" He..... he.... he... Maaf Pak tapi agak pribadi...


"Ya sudah sana kalian tidur semoga kamu bisa menaklukkan wanita serigala itu....


"Kasihan nay pak.... dia bukan serigala tetapi istriku.... Ucapku membela kinayah.


" Terserah kamu ndra......


Setelah itu kami pun kembali ke kamar masing masing.


Aku menarik handle pintu lalu membukanya perlahan agar kinayah tidak terbangun .


Aku pun melangkah masuk dengan perlahan tiba tiba mataku di suguhi dengan pemandangan yang sama sekali tidak pernah aku lihat sebelumnya.

__ADS_1


Kulit putih mulus milik kinayah terpajang di depan mataku ,meski cahaya lampu tidur yang tertempel di dinding tidak terlalu terang tetapi tubuh jelita masih tampak jelas di penglihatanku .


Tampak celana tidur yang kira kira pendeknya di atas lutut tergulung ke atas terselip di pangkal paha nya sehingga memperlihatkan CD warna hitam miliknya tampak begitu kontras dengan kulitnya yang putih, sedangkan bajunya tersingkap ke atas melewati dadanya yang membuat buah pir yang putih mulus miliknya menyembul ke luar dari pembungkus nya.


__ADS_2