
BAB 52
Setelah keduanya merasa sama sama kedinginan andra pun membopong tubuh istrinya memasuki kamar tanpa ada aba aba sebelumnya, sehingga membuat kinayah sedikit menjerit karena kaget , tetapi jeritan kinayah kembali menghilang karena andra segera menyatukan bibir mereka hingga keduanya larut dalam lautan asmara yang bermandikan manis madu cinta di tengah malam yang sepi.
Hanya bunyi kresek dan sesekali rintihan manja yang berhasil lolos dari bibir seksi kinayah yang berhasil memecahkan kesunyian malam yang sepi.
Detik demi detik terus berdenting dari jarum jam yang setia menjadi saksi bisu atas kemesraan dua insan yang sedang di mabuk asmara, hingga mereka selesai sekitar jam dua malam.
Setelah mereka selesai memadu kasih, keduanya pun kembali terlelap hingga azan subuh berkumandang, andra yang terlebih dahulu bangun menoleh menatap wajah istrinya yang masih tidur pulas.
"Nay, kamu sangat cantik meski dalam keadaan apa pun, jika boleh aku jujur aku sungguh tidak sanggup hidup jauh dari kamu, tetapi takdir harus membawa kita ke dunia yang berbeda, nay, aku akan selalu berdoa untuk kebaikan dan kebahagiaan mu karena kunci kebahagiaanku hanya kepada dirimu nay, ucap andra dengan mata berkaca kaca lalu mengecup kening istrinya dengan lembut.
Setelah puas menatap wajah istrinya dia pun membangunkan istrinya dengan bisikan sholawat yang sangat merdu, kinayah yang sudah beberapa bulan ini hampir setiap hari menerima bisikan dengan nada yang syahdu dari sang suami terlihat menggeliat lalu berbalik memeluk suaminya dengan gaya manjanya.
"Nay , yuk bangun dek sayang , kita berjamaah bersama untuk yang terakhir sebelum kak andra pergi.
Kinayah sontak termangu dengan ucapan suaminya, akhirnya tiba juga waktu yang akan membuat sesak di dadanya.
__ADS_1
" apa kak andra benar benar akan meninggalkan nay...?
"Untuk sementara dek...?
" Tetapi tetap pergi kan...?
"Iya, demi janji ku kepada kedua orang tua adek.
" apa janji kak andra kepada orang tua nay lebih penting dari nay...?
" Jika aku sangat berarti di dalam hidup kak andra maka kak andra tidak akan tega meninggalkan nay dengan berjuta kenangan yang nantinya akan membuat hati nay akan merasa tercekam .
"Dek, karena demi kita dan kelanjutan rumah tangga kita, semua ini aku lakukan aku tidak mau anak istriku kelak menjadi benalu di dalam keluarganya.
" Satu yang kak andra harus tau jika cinta dan semangat hidupku akan kak andra bawa serta, aku akan setia menanti kak andra meski badai apa pun yang akan menghadang di depanku.
"Maafkan kak andra dek, jika kak andra tau kepergian kak andra akan menjadi beban di dalam hidupmu , dan andai kak andra tau jika menikahimu adalah beban yang sangat besar bagimu aku sudah pasti akan menunda pernikahan ini hingga aku pantas bersanding denganmu.
__ADS_1
" Menikah dengan kak andra bukanlah suatu beban di dalam hidupku, melainkan suatu hikmah yang sangat luar biasa untukku, tetapi perpisahan ini yang sangat tak sanggup aku lewati di hari hari berikutnya, andai aku bisa memilih aku ingin menjadi sajadah untuk kak andra di mana setiap waktu akan selalu menjadi teman kak andra dan di cari di setiap waktu, serta akan selalu dicium dengan penuh haru.
"Kamu sangat lebih penting dari sajadah dek, percayalah jika adek adalah napas terakhir kak andra.
Mendengar pengakuan suaminya, hati kinayah semakin sesak dan air mata yang sedari tadi di tahannya sudah tertumpa di kedua pipi mulusnya.
" Ayo dek kita sholat dan meminta agar cinta dan hati kita akan selalu di jaga meski jarak akan memisahkan kita untuk sementara.
Kinayah dengan cepat mengangguk , sedangkan andra yang melihat air mata istrinya terus mengalir segera mengulurkan kedua tangannya, lalu mengusap lembut kedua pipi istrinya menghapus air mata yang sudah menganak sungai, dengan tiba tiba dirinya menggendong istrinya memasuki kamar mandi lalu memandikan istrinya seperti layaknya bayi.
Kinayah yang mendapatkan perhatian yang sangat luar biasa dari suaminya tak dapat menahan air matanya.
"Kak, jangan seperti ini, karena perlakuan kak andra yang seperti ini akan membuat nay akan semakin tersiksa.
" Izinkan kak andra melakukan hal ini nay, kak andra ikhlas, maaf hanya perlakuan seperti ini yang kak andra bisa berikan kepada nay, karena selain kasih sayang dan cinta tak ada lagi yang kak andra bisa berikan. Ucap andra dengan tatapan sendu.
"Terima kasih kak, ucap kinayah serak karena menahan tangisnya.
__ADS_1