
BAB 41
Keesokan harinya pagi pagi sekali tuan bambang kusuma berjalan ke arah kamar putrinya untuk memberi hadiah .
Sesampainya di sana satu tangan tuan bambang sudah mengayung ke atas berniat untuk mengetuk pintu kamar kinayah, tetapi belum sempat tuan bambang mengetuk pintu kamar putrinya sudah di buka dan menampakkan seorang gadis cantik yang berpakaian rapi sudah berdiri di ambang pintu kamar .
"Nay , mau kemana kok pagi pagi sekali kamu rapi...? Tanya tuan bambang yang sedikit kaget dengan kehadiran putrinya apalagi dengan pakaian rapi.
" Mau ke rumah sakit pi, ucap kinayah.
"Ngapain....?
" Itu, mau jemput kak aditya dan kak andra, kemarin mereka ngomong jika hari ini mereka sudah bisa pulang cuma aku nggak tau jam berapa mereka pulang jadi aku putuskan ke sana aja pagi pagi.
"Oh.., ya sudah ke sana aja, ini ada hadiah dari papi,ucap tuan bambang sambil menjulurkan sebelah tangannya yang berisikan sebuah kotak dan ada beberapa kartu beserta kunci mobil.
__ADS_1
" Ini apaan pi...? Tanya kinayah sambil menggerakkan kotak yang baru saja berpindah di tangannya.
"Itu HP baru untukmu, karena HP lama kamu sudah papi hancurkan.
" Sejenak kinayah terdiam, lalu kembali menarik napas lalu membuangnya perlahan.
Sedangkan tuan bambang sudah memutar badan dengan posisi membelakangi kinayah yang sudah hendak pergi.
Tiba tiba kinayah memanggil tuan bambang.
" Maaf pi, kinayah sudah tidak membutuhkan semua ini, silahkan di ambil kembali, ucap kinayah lalu meletakkan ke telapak tangan tuan bambang semua barang yang tadi di berikan papinya .
"Tapi nay, kamu perlu HP untuk menemani kamu di setiap harimu. Ucap tuan bambang kembali.
" Tidak pi, sekarang aku akan mengikuti sisi kehidupan kak andra, ucap kinayah sambil menunduk.
__ADS_1
"Maksud kamu apa nay....? Tanya tuan bambang heran.
" Aku akan mengikuti ke sanggupan ekonomi kak andra pi, dan nay juga sudah memutuskan akan ikut kak andra tinggal di kos kosan itu pun jika kak andra meminta nay ikut.
"Tidak apa jika keinginan kamu sudah bulat , papi juga tidak mau melarang kalian toh kamu sudah memiliki suami yang bertanggung jawab atas diri kamu, tetapi setidaknya kamu pegang semua ini dan bisa kau pakai jika sewaktu waktu kamu dan andra membutuhkannya.
" Terima kasih banyak pi, tetapi itu tidak perlu aku yakin kami berdua akan terbiasa dengan kehidupan baru kami.
"Ya sudah jika kamu maunya seperti itu papi nggak bisa maksa, ucap tuan bambang sambil beranjak dari tempatnya, tetapi kinayah segera berlutut dan mencium kaki papinya sambil menangis meminta maaf.
" Pi..., maafin semua kesalahan kinayah dulu, nay tau papi marah sama nay karena nay salah dan terlalu banyak berbuat salah dan mempermalukan papi dan mami, ucapnya sambil terisak.
"Bangun nak, papi sudah memaafkan nay jauh sebelum nay meminta maaf kepada papi, ucap tuan bambang sambil mengangkat tubuh putri semata wayangnya.
" Terima kasih banyak pi, insya allah nay akan mencoba menjadi istri yang baik untuk kak andra.
__ADS_1
"Amin nak... Papi akan selalu berdoa yang terbaik untuk nay, ya sudah ,ayo kita sarapan biar kita sama sama berangkat kebetulan kita searah, ucap tuan bambang sambil mengusap air matanya yang merupakan air mata kebahagiaan karena terharu dengan perubahan putrinya yang tiba tiba.