
BAB 64
Andra baru saja sampai di penginapan yang di sewa untuk sementara waktu , dirinya langsung mencari HP miliknya dan duduk bersolonjor di kursi sambil membuka aplikasi hijau yang menunjukkan ada beberapa panggilan masuk yang tidak di jawab.
"Astagfirullah panggilan dari nay, ucap andra lirih setelah melihat panggilan siapa yang tertera di aplikasi hijau tersebut.
Dengan tanpa menunggu waktu lagi andra segera melakukan panggilan ke nomor kinayah istrinya tetapi baru saja dirinya menekan nomor kinayah tiba tiba suara dering HP miliknya kembali berdering .
"Ssst soal , anita kok menelpon aku sih, gerutu andra sambil menekan tombol Terima.
" Assalamu alaikum an, ada apa nelpon aku...?
"Ndra cepat mandi dan segera datang di kantorku.
" Ha..., kantormu hari ini?
"Iya, hari ini dan sekarang, karena mulai hari ini kamu sudah bisa mulai kerja.
" Bisa besok nggak..?
"Hem, apa kamu mau cepat memboyong istrimu hidup bersamamu..?
__ADS_1
" Iya maulah an.
"Kalau gitu segera mandi dan temui aku di kantor kita bicarakan soal pekerjaanmu setelah itu kita akan mengecek apartemen yang akan kau tempati.
" Nggak usah an, biar aku cari kontrakan yang agak murah aja.
"Nggak apa apa, tempati aja apartemen aku itu, anggaplah itu rumah dinas yang ku berikan kepada pegawaiku lagian apartemen itu sudah lama kosong .
" Baiklah, aku mandi dulu ya.
Setelah berucap andra pun segera bangkit lalu berjalan memasuki kamar mandi tanpa mengingat lagi tujuan awalnya yang akan menelpon istrinya.
Setelah dirinya sudah rapi dirinya segera menyambar berkas yang sudah di siapkan di atas meja beserta HP miliknya lalu segera berangkat, karena semangatnya yang mengebu gebu ingin segera mendapatkan pekerjaan yang layak dan bisa menjamin kehidupannya bersama istri yang sangat di cintainya, dirinya tidak sadar jika saat ini dirinya sudah tidak memperdulikan istrinya atau pun mengabaikan kinayah istrinya yang sedang gelisah menunggu kabar darinya.
"Maaf dengan tuan andra...?
" Iya,saya andra.
"Maaf Pak saya di tugaskan bu anita untuk mengantar mobil ini untuk bapak.
" Ha.., mobil..? Tanya andra yang cukup kaget dengan apa yang di dengarnya dari suruhan sahabatnya itu.
__ADS_1
"Oke, Terima kasih pak.
" Sama sama tuan, jawab orang tersebut sambil pamit untuk pergi.
Setelah orang itu berlalu pergi andra pun kembali menelpon anita sahabatnya.
"An, apa apaan ini..?
" Emang ada apa dra...? Tanya anita pura pura nggak tau masalahnya pada hal dirinya sudah pasti tau jika mobil itu sudah di Terima andra.
"Kenapa kamu mengirim mobil ke sini?
" Maaf ndra tapi sekarang kamu butuh itu, karena kamu akan telat tiap hari jika mengandalkan kendaraan umum sekarang ini, terimalah anggap itu juga mobil dinas yang di sediakan untuk karyawan.
"Baiklah ,ya sudah aku berangkat sekarang.
" Oke, hati hati bye.
Setelah anita mematikan HP miliknya dirinya tampak tersenyum licik.
"Aku akan membuat kamu sibuk hingga kau benar benar tak ada waktu untuk menelpon istrimu ndra , karena kamu hanya milikku, ucap anita sambil menarik ke atas sedikit bibirnya sehingga terbentuklah sebuah senyuman yang sangat licik.
__ADS_1
***jangan lupa intip lagi dong karya autor ini, maaf kalau belum bisa mempersembahkan karya yang terbaik untuk para pembaca ***