
BAB 78
"Ada apa bi , kok terburuh buruh?
" Anu tuan, ucap bibi inem dengan napas tersenggal senggal.
"Yang jelas bi, kami sekarang tidak punya waktu banyak.
" Aku mendapat laporan jika wanita yang saat ini dekat dengan tuan mudah menjalin kerja sama dengan pria yang dulu sempat "maaf non" Ucapan bi inem terputus.
"Lanjut bi nggak usah sungkan, jawab kinayah merasa jika bibi rasa tidak enak mengungkit masa lalunya.
" Maksudnya si anita bekerja sama dengan si dari tuan.
"Perintahkan kepercayaan bibi menelusuri kerja sama mereka dalam rangka apa dan cari asal usul mereka bi, ucap tuan bambang.
" Baik tuan aku akan melakukan sesuai perintah tuan.
__ADS_1
"Oke, aku berangkat.
" Baik tuan, hati hati.
Setelah kepergian tuan bambang kinayah malah kembali menatap bi inem dengan tatapan tajam menusuk.
Sedangkan bi inem yang merasa di tatap horor oleh putri tuannya hanya bisa mengusap tengkuk lehernya sambil nyengir.
"Bisa di jelaskan bi? Tanya kinayah dengan tatapan semakin tajam.
" Baik non, semua cerita misteri ini aku tau karena saat itu aku sudah bekerja sekitar dua bulan di rumah ini setelah kejadian tersebut.
" Ya, tanpa terkecuali.
"Lalu pelaku yang aku dapat di ruang kerja papi?
" Termasuk semua itu, karena setiap tuan mau melakukan hal tersebut dirinya meminta aku menyiapkan segalanya.
__ADS_1
"Baiklah bi, aku sudah mengerti, dan kayaknya saya sangat butuh bimbingan bibi tentang bagaimana caranya aku bisa melepaskan kak andra dari janda binal tersebut.
" Sebaiknya non nay secepatnya mengajukan kerja sama dengan perusahaan anita agar non bisa dengan leluasa mengintai tentang apa saja yang di lakukan anita terhadap tuan muda, sedangkan non sebaiknya membuat status di story jika non nay akan pergi meninggalkan negara ini supaya mereka semua gampang terkeco dengan anda.
"Tapi besok aku kan sudah mulai kerja di perusahaan kak andra bi, sudah tentu banyak mata yang akan melihatku.
" Bukankah non besok akan berangkat dengan syari islami dan cadar, jangan bilang non sudah lupa perintah tuan.
"He.. he... he..., iya memang aku sudah lupa bi, ya sudah aku ke kamar dulu ya bi mau mesan pakaian lemper.
" Baik non, silahkan.
Keesokan harinya kinayah benar berangkat ke perusahaan milik suaminya dengan mengenakan cadar an pakaian yang sangat tertutup sehingga setiap karyawan yang melihatnya sedikit agak risih dengan penampilan seseorang yang di anggap sangat lain dan asing di mata mereka tetapi kinayah tak mengindahkan tatapan yang seakan ingin menguliti seluruh tubuhnya.
Awal kinayah memakai syari tersebut merasa sangat risih dan gerah tetapi lama kelamaan kinayah pun sudah terbiasa dan kegiatan di perusahaan yang di pimpin olehnya semakin maju meski ke dirinya masih dalam bimbingan bi inem dan nisa sekretaris papinya, hingga suatu hari dirinya pun benar benar melakukan sarapan dari bibi untuk mengajukan sebuah kerja sama dengan perusahaan anita sungguh tak di sangka jika dalam waktu singkat pengajuannya pun di Terima.
dan benar saja kini kinayah dan lisa berangkat ke sebuah restoran di mana anita dan andra sudah menunggu.
__ADS_1
tampak mata kinayah berkaca kaca ketika dari kejauhan melihat jelas wajah seorang laki laki tampan yang selama ini sangat di rindukan nya.
"sebaiknya kamu belajar dari sekarang mengontrol emosimu jangan kau campur adukkan masalah pribadi dengan masalah pekerjaan, ucapan lisa kembali menyadarkanku.