NIKMAT MEMBAWA PETAKA

NIKMAT MEMBAWA PETAKA
BAB 80


__ADS_3

BAB 80


"Lepaskan aku an, ayo kita bicarakan ini dengan posisi tak seperti ini, bentak andra.


" Tidak ndra, aku tidak akan melepaskanmu kecuali kau mau melakukannya bersamaku saat ini lalu kau harus melupakan wanita itu dan kita menikah.


"Kamu jangan seperti ini an, ucap andra sudah melemah mencoba membujuk anita karena sadar jika keadaan saat ini tidak bisa di lawan dengan kekerasan.


Tetapi tiba tiba anita sedikit berjinjit lalu ******* bibir andra dengan sangat rakus yang membuat andra sangat kaget dan mendorong anita tetapi dirinya tidak berhasil mendorong tubuh anita karena andra juga tidak mendorong tubuh anita dengan sangat kuat biar bagaimana pun anita adalah atasannya sekaligus sahabatnya.


Dengan lihai anita sudah membuka dress yang di gunakannya sehingga yang tersisa tinggal bra dan ****** saja sedangkan kancing kemeja andra sudah separuh terbuka dengan gerakan sekilas tangan anita sudah menyusup masuk ke dalam kemeja dan menari nari di dalam dada bidang andra.


Melihat kelakuan anita yang semakin menjadi membuat emosi andra mencuak dan segera menghempaskan tubuh anita ke atas sofa lalu meninggalkannya tanpa mengucapkan sepatah kata.

__ADS_1


Anita yang baru kali pertama merasa tubuhnya di tolak oleh laki laki merasa sangat geram.


"Andra aku akan mendapatkan kamu apa pun caranya, ucap anita dengan mata berkaca kaca karena kecewa bercampur amarah di dalam hatinya.


Sedangkan andra sudah berjalan keluar dari rumah yang selama ini di tempatinya lalu berjalan perlahan mendekati kendaraan yang baru sekitar dua bulan di miliki nya dengan langkah gontai dirinya segera menaiki kendaraan miliknya dan segera berlalu pergi membelah jalan raya , andra terus melakukan mobilnya hingga dirinya tiba di sebuah pantai lalu menghentikan mobilnya kemudian turun dari mobil dan berjalan mendekati air yang sesekali tampak surut lalu tergulung dan menghempaskan gulungan air sehingga menimbulkan suara gemuruh dan gemercik air yang membasahi wajah andra.


"Aaaaahhhh.... Maafkan aku an, aku akui aku pernah mengagumi kamu bahkan aku juga sempat menaruh hati kepada kamu tetapi setelah aku tau siapa kamu dan melihat langsung perilaku kamu yang sering mengobral tubuhmu dengan laki laki lain aku terpaksa mundur dan meredam perasaanku terhadapmu dan lebih memilih menjadi sahabat kamu,hingga pada akhirnya aku bertemu dengan seorang gadis yang mampu mengusik tidur malamku .... Yang pada akhirnya Tuhan memilih dia menjadi pendampingku meski dia sudah tidak suci lagi saat aku memiliki dirinya setidaknya mereka melakukan dengan cinta bukan karena nafsu bahkan aku semakin mengagumimu dan mencintainya setelah mendengar penuturannya yang sangat jujur mengenai keadaan dirinya serta pergaulan dan perasaannya tidak sepertimu yang bermain dengan banyak pria termasuk sahabat sahabat kita sendiri, ucap andra frustasi.


"mengapa kak andra sangat frustasi begitu? ucapnya seseorang yang tak lalin adalah kinayah.


" mungkin lagi mikirin kamu, timpal nisa dengan senyum manisnya.


"apa iya? ;dirinya masih mengingat aku yang sudah lama di abaikan nya.

__ADS_1


" menurut kamu kira kira siapa perempuan yang sedang di banding bandingkannya?


kinayah hanya menaikkan dua bahunya dengan sedikit menyunggingkan senyum sinisnya, membuat nisa tampak semakin melebarkan senyumnya lalu kembali mengejek kinayah yang merupakan atasannya.


"chiii, pura pura pada hal mau, ucap nisa sambil tertawa.


" nisa... kamu sudah berani mengolok ngolok aku ya, ucap kinayah sambil berlari mengejar nisa tetapi syarii yang di pakai kinayah sedikit tersangkut sehingga tubuh kinayah terhuyung dan terjatuh tetapi tiba tiba ada seseorang yang dengan sigap menangkap tubuhnya sehingga tubuhnya tidak jadi menyentuh tanah.


kinayah yang sedang menutup mata merasa tubuhnya tidak jadi menyentuh tanah segera tertawa lalu berucap sambil tersenyum.


"ternyata papi tidak salah memilih asisten untukku, kau sangat perfect Terima kasih , ucap kinayah sambil membuka mata tetapi tiba tiba senyumnya berubah menjadi rasa kaget karena yang menahan bobot tubuhnya bukanlah nisa lalu dirinya segera menoleh tampak nisa berada jauh darinya dengan gaya kaget sambil mengigit satu jarinya tanda dirinya sedang sangat khawatir.


"kau....? teriak kinayah atau kisa.

__ADS_1


__ADS_2