
BAB 40
"Tidak apa apa mami, bagaimana keadaan aditya.
" Sudah sedikit baikan pi.
"Andra gimana...?
" Aku nggak jenguk Andra pi, tetapi aku punya cerita yang akan membahagiakan papi, ucap nyonya amalia penuh semangat.
"apa itu mi...?
" Kinayah dan Andra kemungkinan melakukan uhu uhu di rumah sakit pi, Ucap nyonya amalia sambil menggerakkan sedikit kepalanya yang seakan ikut irama nada kata yang di ucapkannya.
"Apaan itu uhu uhu..? Tanya tuan bastian tidak mengerti bahasa nyonya amalia.
" Itu pi..., yang gini ginian, ucap nya kembali dengan saling menautkan kedua tangannya dengan sedikit geregget.
"Oh..., sentuhan fisik, ucap tuan bambang agak keras.
" Sssttt... Jangan keras keras pi.
__ADS_1
"Lha...,emang kenapa ...?
" Ya nggak enak lah, sama kinayah kalau kita ketahuan ngomongin dia.
"Makanya jangan suka ngomongin orang, anak sendiri kok di gosipin.
"Khu..., makin hari papi makin tidak keren, ucap nyonya amalia kesal.
"Mami, sebaiknya pergi mandi dan bersihkan semua pikiran mesum mami, karena itu tidak mungkin.
" Percaya deh pi, lihat besok leher kinayah terdapat banyak tanda ******.
"Hem..., ucap tuan bambang lalu segera melangkah masuk ke dalam kamar sambil tersenyum penuh arti, dirinya berjalan mendekati laci tempat di mana selama ini, dirinya menyimpan HP milik putrinya lalu mengacak acak semua isi memori di HP milik kinayah.
"Sebaiknya aku belikan HP baru untuk kinayah, lalu HP yang lama aku musnahkan agar pikiran kinayah fokus di satu arah yaitu andra , bukankah mereka sudah mulai dekat dan sebentar lagi aku akan bisa menyatukan mereka. Ucap tuan bambang.
Setelah tuan bambang berhenti bermonolog tangannya segera mengetik sesuatu di HP miliknya.
Tiba tiba nyonya amalia menghampiri tuan bambang lalu memeluk suaminya dari belakang.
Sambil menulis sebuah pesan untuk asisten pribadinya, tuan bambang juga masih bisa mengusap punggung tangan istrinya yang sudah melingkar di pinggangnya .
__ADS_1
"Tumben mami manja kayak gini...? Tanya tuan bambang sambil meletakkan HP miliknya beserta HP milik kinayah di atas meja sambil memutar badannya sehingga dia dan istrinya sudah saling berhadapan, dengan wajah dan badan mereka sudah saling bergesek membuat perasaan pasutri ini semakin bergelora dalam sebuah hasrat, gelombang gairah di tubuh keduanya semakin deras sehingga dengan waktu yang sangat singkat aliran listrik di antara keduanya sudah menjalar ke seluruh tubuh, membakar jiwa yang penuh gairah menyatukan jiwa menjadi satu berpacu mengejar kenikmatan yang dahsyat luar biasa ,sehingga dalam sekejap tubuh mereka kembali tegang tersengat aliran listrik sehingga mereka berdua terlempar terkapar tak berdaya, tubuh terasa lunglai tenaga sudah terkuras habis di ujung pendakian yang hakiki.
"Aku suka yang begini pi.
" Iya mi, papi juga suka, jadi teringat waktu kita baru menikah terasa sangat nikmat tak terhingga, ucap tuan bambang dengan memeluk mesra istrinya.
"Bagaimana rasa hidangan mami kali ini, apa bisa membuat papi kenyang...?
" Alhamdulillah mi bukan kenyang lagi tetapi papi kekenyangan,hidangan mami kali ini sangat sangat special dari atas ke bawah sungguh sangat legit.
"Cup, nyonya amalia tiba tiba mencium suaminya sambil mendekap suaminya dengan erat.
" Kita tidur yuk, ajak nyonya amalia.
"Sebaiknya kita mandi lalu sholat isya mi, ajak tuan bambang.
" Pi..., mami capek banget badan mami terasa remuk semua, gara gara papi nih terlalu bersemangat.
"Nanti papi pijit deh sampai tidur, tetapi harus bangun...,mandi air hangat biar seger.
" Iya deh pi, tapi janji ya, papi pijitin mami.
__ADS_1
"Oke istriku tercinta, ucap tuan bambang sambil meremas buah persik istrinya sambil tersenyum, sedangkan si istri hanya melirik tangan si suami tanpa menghalangi.