
BAB 97
Sementara di tempat lain yaitu di negara tempat di mana nyonya Amalia akan di kebumikan tampak rumah duka sudah sangat ramai keluarga dan para sahabat bahkan rekan bisnis tuan Bambang kusuma Wijaya pun banyak yang datang dari berbagai negara berita kematian nyonya Amalia sedang menjadi trending topik di berbagai acara baik dalam negeri mau pun manca negara.
Kepergian nyonya Amalia tampak sangat membuat orang orang kaget apa lagi kepergiannya yang begitu tragis karena perbuatan orang orang tidak memiliki hati nurani membuat pihak keluarga sangat shock dan meninggalkan duka mendalam di hati suami dan putra putrinya .
Setelah semua sudah di persiapkan jenasah segera disholatkan kemudian di beri penghormatan khusus dari para keluarga sahabat dan rekan rekan bisnis suaminya dan bahkan tak di sangka tiba tiba banyak anak anak panti asuhan dan anak anak jalanan yang hadir ikut serta dalam rombongan untuk ikut serta dalam penghormatan dan juga pemakaman.
Ternyata masa hidup nyonya Amalia yang terkadang membuat tuan Bambang jengkel karena kerap berfoya foya dan menghabiskan uang dan bahkan dirinya sering meminta kepada suaminya agar yayasan yang sangat besar bisa di alihkan menjadi atas namanya bukanlah untuk dirinya tetapi dia sendiri sudah membangun banyak panti asuhan dan yayasan untuk anak jalanan tanpa sepengetahuan suaminya dan pada hari inilah semuanya terungkap segala perbuatan kemuliaan yang di lakukan mendiang nyonya tersebut yang membuat tuan Bambang putra dan putrinya semakin tertunduk dalam tangis tangis penyesalan yang sangat mendalam sehingga tuan Bambang segera berlutut di depan peti jenasah istrinya lalu menangis terseduh sedih dengan sesekali terlontar kata maaf dari mulutnya.
Sedangkan Kinayah terus menunduk sambil menangis meratapi kepergian moms nya untuk selama lamanya sambil berucap.
"Selamat jalan moms tenang di sana maafkan Nay yang belum sempat membuat moms tersenyum insya allah aku ikhlas melepas moms dan moms akan selalu memiliki tempat khusus di hati Nay.
__ADS_1
Sedangkan Aditya juga berucap.
" Aditya sayang moms selamanya, insya allah aku janji untuk menjadi manusia yang lebih baik lagi moms tenang di sana doa Aditya akan selalu menjadi penerang di alam kubur moms.
"Maaf nak kita harus segera berangkat.
" Silahkan pi, kami ikhlas, sahut ke duanya.
"Terima kasih nak.
" Tenang di sana moms kami akan segera memulai yang mereka inginkan doakan kami ucap Aditya sambil memeluk batu nisan moms nya dan memegang pundak papinya.
Tuan Bambang yang seakan mengerti jika putranya saat ini sedang meminta restu dan ijin segera mengangguk dan meraih kedua anaknya.
__ADS_1
"papi akan selalu mendampingi perjuangan kalian.
" Terima kasih pi, demi moms.
"apa aku juga bisa ikut serta memberantas tungau sialan itu om?
" Tidak ada salahnya jika mental kamu siap nak.
"Terima kasih om aku tetap akan bersama kalian karena aku juga sayang bunda.
" Nisa, kau juga anak om sejak dulu kamu sudah kami anggap sebagai putri kami.
"Nisa juga tau itu om kalian berdua tidak pernah sekali pun membedakan aku dengan Nay dan kak Aditya Terima kasih.
__ADS_1
Setelah itu mereka berempat berpelukan sambil menangisi kepergian nyonya Amalia dengan mengingat kembali kenangan kenangan terindah yang mereka miliki di benak masing masing.
***selamat malam untuk semua alhamdulillah si kecil ada teman main jadi dapat up satu bab lagi.