
BAB 46
" Sudah dari tadi mi, jawab aditya dengan tetap bermuka masam.
"Maafkan mami nak karena tidak ikut serta menjemput kamu, tapi mami sudah mengutus kinayah kok untuk jemput kalian berdua, ucap sang mami.
" Iya mi , makasih jemputannya, ucapnya singkat.
"Sama sama putraku, balas sang mami sambil menepuk pundak sang putra.
" Mi , sebenarnya aku ada misi penting tetapi jangan sampai mami mengatakan kepada papi tentang misi yang akan aku lakukan,tutur aditya kepada mami nya.
"Ha...., misi....? Misi apa itu dit...? Tanya sang mami dengan sangat kaget karena putra semata wayangnya tiba tiba akan melakukan misi yang dirinya pun belum tau.
" Iya mi, aditya mau menyelidiki tentang siapa sebenarnya andra, masa seorang kuli bangunan bisa bersahabat dengan anak anak seorang pengusaha yang ternama bahkan ada yang sudah manca negara lho mi.., ucap aditya dengan semangat.
"Dari mana kau tahu Adit...?
" Malam itu aku membuntuti andra yang sedang bertemu dengan teman temannya di restoran xxxxx.
"Masa sih andra bisa makan di sana...?
" Bukan itu saja mi, kalau aku lihat ke dekatan andra dengan para pelayang restoran di sana menandakan jika andra bukan pertama kalinya berkunjung di sana.
"Iya juga ya...?
" Sekarang di mana mereka...?
"Tuh di kamar, lagi bercocok tanam.
__ADS_1
" Maksud kamu...?
"Ya apa lagi, mereka bikin cucu untuk mami, ucap aditya dengan kesal.
" Kok ,mereka yang bercocok tanam kamu yang nyesek sih...? Timpal sang mami dengan nada mengejek putranya.
"Ih..., siapa juga yang nyesek. Timpal aditya yang semakin memanyumkan bibirnya seperti bebek.
" Tuh muka kamu masam kayak habis minum larutan cuka aja, kamu mau juga ya dit...., tanya sang mami menggoda putranya.
"Mami ini ngomongnya sembarangan .
Tiba tiba sang mami menarik napas panjang lalu membuang secara kasar.
" Kha.. .., berarti surat perjanjian itu harus aku musnahkan, keluh sang mami.
" Ya..., kemarin mami sungguh tidak percaya melihat andra hanya seorang kuli bangunan , hati mami mulai menciut putri mami satu satunya akan jatuh ke tangan laki laki yang tidak memiliki masa depan, sehingga aku berinisiatif sendiri secara diam diam memaksa andra untuk menandatangani surat perjanjian kontrak nikah , ada pun isinya aku melarang andra menyentuh kinayah dan pada akhirnya di ujung perjanjian aku akan memberi uang yang jumlahnya sangat menggiurkan, tetapi andra menolak karena dirinya akan mendapatkan keuntungan sedangkan pada dasarnya andra lah yang terpaksa menikahi kinayah, dia pun mengusulkan agar mami membuat perjanjian di mana andra tidak mendapatkan sepeser pun uang dari saya karena dirinya ikhlas melakukan semua ini.
"Coba bayangkan manusia macam apa yang tidak mau uang apa lagi dengan nominal yang fantastic .
" Iya juga mi ya...?
"Aku harus menyelidiki semua tentang andra.
" Aku setuju dengan kamu Adit, kita lakukan tanpa sepengetahuan papi atau pun kinayah.
"Benar mami mau membantu saya...? Tanya aditya tidak percaya dengan ucapan sang mami.
" apa kau lihat aku sedang bercanda....? Tanya sang mami sambil menatap tajam anaknya.
__ADS_1
"Baiklah kita akan berbagi tugas.
" Tugas pertama mami adalah berusaha meyakinkan papi agar mau mengembalikan semua pasilitas milikku yang di sitanya.
"Soal gampang yang terpenting kamu mulai sekarang nurut kepada papi dan jangan lagi kamu ikut ikutan dengan para sahabat kamu yang amburadul itu.
" Nggak mi, sejak aku mengalami pengoroyokan itu, keesokan harinya aku sudah memblokir semua nomor nomornya.
"Baguslah jika memang benar apa yang kau ucapkan, jujur aku masih ragu untuk percaya sama kamu adit, ucap sang mami dengan tatapan yang penuh arti.
" Khu..., percaya pada Adit mi, Adit akan berubah mungkin tidak sekaligus langsung berubah tetapi semuanya akan bertahap ,hanya doa tulus mami yang aditya minta.
Seketika sang mami memeluk anaknya sambil meneteskan air matanya.
"Itu sudah pasti anakku, asal kau tau jika kalian bertiga lah tujuan hidup mami, aku selalu mendoakan kamu di setiap siang dan malamku, kalian semua lah isi dari doa doaku, sungguh dit, semua inilah yang mami rindukan dari kamu lima tahun belakangan ini.
" Terima kasih mi, dan maaf jika aku selalu membuat mami sedih dan malu.
"Sama sama nak, jauh sebelum kau meminta mami sudah memaafkan mu.
" Aditya sayang mami.
"Mami juga demikian.
Tanpa di sadari oleh dua orang yang saling terharu dan bahagia , di sebuah mobil mewah tampak seseorang menatap dengan mata berkaca kaca kedua orang yang saling berpelukan.
" Terima kasih andra kehadiranmu di rumah ini sungguh besar pengaruhnya, dengan waktu yang sangat singkat kau bisa mengubah mereka sedikit demi sedikit.
"Meski suatu saat nanti kehadiranmu akan membuat mereka kaget luar biasa.
__ADS_1