NIKMAT MEMBAWA PETAKA

NIKMAT MEMBAWA PETAKA
BAB 95


__ADS_3

BAB 95


Sementara di negara lain tepatnya di kediaman megah tampak dua orang laki laki sangat bahagia dan tertawa terbahak bahak sambil sesekali bersulang karena merasa dirinya sudah berada di puncak kepuasan karena merasa sudah berhasil membuat musuhnya berada di liang keterpurukan paling bawah.


"Hebat, kamu memang senjataku yang paling ampuh karena berhasil membuat semuanya seperti yang kita rencanakan selanjutnya kita harus sesegera mungkin bergerak mumpung si tua bangka itu masih dalam berduka atau yang paling tepatnya masih di dalam keterpurukan ha ha haaaaa.


"Lebih cepat lebih bagus anak buahku selalu siap untuk menghabisi mereka.


" Sabar dulu main ada yang perlu kita taklukkan terlebih dahulu.


"Siapa?


" Chi, kamu jangan lupa dengan urusan Anita.


"Oh... Iya aku hampir lupa dengan anak itu.


" Segera hubungi dia dan suruh secepatnya melaksanakan pernikahannya setelah urusannya selesai segera minta tujuh puluh persen saham miliknya sesuai janjinya dalam kesepakatan kita, alihkan segera agar kita memiliki modal yang besar untuk menghancurkan bambang.


"Bukankah dalam Perjanjian kita saham tujuh puluh persen dari anita itu akan kita kelola sebagai tambahan modal di masa depan?


" Bodoh, apa kau pikir harta baskoro yang di kelola bambang itu sedikit?


"Oh, iya kok jadi lupa jika kita ada harta karung baskoro yang sebentar lagi akan menjadi milik kita.


" Sekarang jangan buang waktu hubungi wanita gila itu karena lebih cepat lebih baik.


"Ok, aku keluar dulu.

__ADS_1


" Tidak usah keluar ruangan di sini saja aku juga mau mendengar semua percakapan kamu dan dia.


"Oke oke.


Tak lama setelah berucap lelaki mudah yang tiada lain adalah Darco secepat kilat mengotak atik HP miliknya hingga dirinya menemukan nomor Anita lalu segera menghubungi wanita tersebut.


" Truuut truuuut truuut....


Tak menunggu lama terdengar suara jawaban dari seberang sana.


"Halo Darco sayang apa kabar?


" Kabar baik An, bagaimana persiapan acara pernikahan kamu sudah sampai berapa persen?


"Wah wah rupanya sudah ada yang nggak sabar ya, apa kamu sudah tidak menginginkan kehangatan tubuhku lagi sayang sehingga kamu begitu bernafsu untuk membuat aku secepatnya menikah.


"Ha ha ha, dan aku yakinkan dirimu jika dirinya tidak akan pernah berani lagi melempar ku karena di dalam perut aku sedang tumbuh janin yang di anggap miliknya.


" Ha.., benarkah kamu sedang hamil jadi dia sudah pernah tidur denganmu?


"Tidak, bahkan sampai sekarang pun dia masih saja menjaga jarak meski dia akui jika anak yang aku kandung adalah benihnya tetapi dia sama sekali tidak pernah sudi mau menyentuhku dia mau menikahiku karena hanya sekedar ingin bertanggung jawab atas perbuatannya .


"Ha ha ha perbuatan yang tidak pernah sama sekali dia lakukan dasar bodoh, umpat Darco.


" Sssttt, kamu jangan ngomong sembarang takut dia denger.


"Tapi kenyataan kok anak yang kamu kandung kan nggak tau siapa ayah biologisnya sejarah kamu ***** gratis.

__ADS_1


" Jaga bicaramu jika tidak mau kontrak kerja kita batal dan juga perjanjian pembagian saham paham?


"Baiklah cantikku aku sangat ***** jika kau marah seperti itu sudah pasti kamu tampak begitu seksi .


" Hem, tiba tiba terdengar deheman dari arah belakang Anita.


"Eh, kamu Ndra apa udah selesai nyoba bajunya cocok nggak? Tanya Anita sedikit gelagapan tetapi bukan anita jika tidak pintar.


" Sudah kok dan sangat cocok, kamu telponan dengan siapa?


"Oh itu Ndra orang yang ngurus semua persiapan pernikahan kita ada sedikit kesalahan makanya aku sedikit tegang di buatnya.


" Chi, dasar wanita ular, ucap seseorang yang ada di balik tirai yang sejak tadi mengintai pembicaraan Anita dengan Darco.


"Ya udah aku pulang ke kantor saja , sedangkan kau biarkan supir yang mengantar kamu pulang dan istirahat kamu jangan paksakan dirimu melakukan kegiatan ingat kandunganmu.


" Tapi Ndra aku mau ikut kamu hari ini, nggak tau mungkin bawaan bayi yang kepengen nempel terus sama daddynya.


"Nggak sekarang aku sangat sibuk jika kamu ada di sana semuanya akan terbengkalai.


" Kenapa si Ndra kamu jahat amat sama aku dan bayi kamu sendiri.


"Stop Anita kamu jangan memperkeruh keadaan .


" Iya iya aku pulang, ucap Anita sedikit emosi.


Tak lama setelah itu baik Anita dan Andra sama sama meninggalkan butik tersebut dan menuju ke arah tujuan masing masing.

__ADS_1


__ADS_2