
BAB 79
****
Setelah pertemuannya dengan dua perempuan yang namanya hampir sama yaitu kisa dan nisa andra tak henti hentinya melamun, seperti sekarang ini dirinya sekarang sedang bersandar di balkon kamarnya dengan tatapan yang sangat jauh dengan sesekali menghisap rokok yang terselip di antara jari jarinya.
"apa kabar kamu di sana dek, mengapa nikmat yang sekarang aku dapatkan seakan menjadi petaka bagiku seandainya aku bisa memilih aku lebih baik hidup seperti dulu tetapi masih bisa tetap melihat senyum kamu dari pada sekarang aku bisa mendapatkan apa yang aku mau termasuk pangkat dan kedudukan bahkan uang tetapi aku harus jauh dari kamu.
" Maaf , sudah banyak luka yang kakak andra goreskan di hatimu termasuk saat wisuda kakak yang kak andra sembunyikan darimu bahkan aku juga sudah tau jika di setiap waktu kau akan menunggu dan berharap jika aku akan menelpon kamu, sungguh aku menyesal dengan semua yang sudah terjadi tetapi apa mau di kata basi sudah menjadi bubur kini kau sudah di rebut kembali oleh kekasihmu dahulu dan aku juga tidak bisa menyalahkan siapa siapa termasuk dirimu karena yang salah di sini adalah aku , ucap andra lirih sambil menyeka air matanya dengan tetap menatap foto kinayah dengan darco di sebuah restoran.
"apa kau masih tetap menginginkan wanita yang sudah menyelingkuhi mu? Sebuah suara yang tiba tiba datang dari belakang andra.
" Entahlah , tetapi aku masih tidak percaya dengan semua bukti ini anita.
__ADS_1
"Maksud kamu apa?
" Aku rasa istriku tidak seperti itu.
"Apa menurut kamu wanita yang sudah tidak suci lagi di saat malam pertamanya dengan suami sahnya masih bisa di sebut suci?
"Saya kira kamu sudah melewati batasanmu anita, ucap andra dengan sedikit berteriak.
" apa kamu merasa tidak di rendahkan oleh istrimu sendiri karena berani bermain gila dengan laki laki lain di saat kamu di sini sedang berjuang demi masa depan keluarga kecil kalian.
"Sayap minta kamu diam dan jangan kamu sebut sebut penghianatan istri saya, makan di restoran dengan laki laki lain bukan berarti dirinya sedang selingkuh.
" Iya , bela terus wanita sialan itu, dasar jalan murahan, ucap anita penuh emosi.
__ADS_1
"Stop anita, saya kira kamu sudah gila, teriak andra penuh emosi.
" Iya, memang saya sudah gila karena mencintai kamu bertahun tahun lamanya berharap suatu saat kamu akan menoleh dan melihat cinta yang aku miliki untukmu tetapi apa ? Kamu bahkan seakan akan menutup mata meski kamu sendiri melihatnya dengan sangat jelas, jawab anita setengah berteriak sambil menangis.
Andra yang mendengar pengajuan anita barusan tiba tiba diam terpaku tanpa mampu berucap sepatah kata pun.
Lalu tiba tiba suara anita terdengar kembali tetapi kali ini sedikit bergetar karena dirinya berucap sambil menangis.
"Aku memang sangat gila ndra karena mencintai laki laki yang sama sekali tidak pernah menaruh rasa terhadapku selama bertahun-tahun tahun lamanya, asal kau tau aku jatuh cinta kepada kamu sejak pandangan pertama tetapi aku terus menahannya dan tidak memberi tahu ke kamu terlebih dahulu berharap suatu saat kamu akan merasakan apa yang aku rasa lalu mengatakan perasaanmu terhadapku terlebih dahulu tetapi aku salah karena hatimu sudah di miliki oleh wanita tersebut , tapi aku tidak akan tinggal diam andra, ucap anita lirih sambil berjalan perlahan mendekati andra yang masih diam mematung lalu dengan sigap anita memeluk andra dari belakang dan tangannya terus meraba bagian bagian tubuh andra yang sensitif.
"Lepaskan an, ucap andra yang baru menyadari apa yang di lakukan anita.
" Tidak;aku tidak akan melepaskanmu ndra kamu harus menjadi milikku.
__ADS_1