Om Om Jutek Tetanggaku

Om Om Jutek Tetanggaku
Tak memberi celah


__ADS_3

" Apakah dia benar sepupu mu ? . "


" Kalau yang kamu maksud adalah Fahira, iya dia sepupu ku !. "


" Aku tidak pernah tau tentang nya , yang aku tau sepupu mu itu dulu hitam dan....! " Sandy tak meneruskan kata katanya, karena takut istrinya tersinggung


" Ya dia banyak melakukan operasi plastik dan membuat bangkrut keluarganya dengan biaya operasi yang tidak murah itu , kamu harus hati hati San, dia sangat licik. "


" Pantas saja aku tak mengenalinya. "


" Operasi nya hampir seluruh wajahnya, juga sebagian tubuhnya, mungkin karena dulu dia sering di bully. " Diana sebenarnya merasa kasihan dan selalu ingin berteman dengan nya, tetapi sifat nya yang buruk membuatnya menjauh.


Sandy mengangguk angguk tanda mengerti.


" Jangan sampai dia bekerja di perusahaan itu San, dia akan merusak semuanya !. "


" Tidak mungkin aku menerima nya,! "


" Lalu saat Nola ?. "


" Dia pak Budi yang menerima nya waktu itu,dan aku sedang di luar Negeri dan saat itu memang Urgent. Jadi aku tidak punya waktu untuk menyelidiki nya!. "


" Kenapa cecil belum pulang juga ?, " Diana melihat jam sudah pukul 8 malam,


" Biarkan saja mungkin neneknya masih kangen . "


" Tapi ini sudah malam San . "


" Baiklah, mari kita buat baby lucu lagi seperti cecil, agar rumah kita ramai...! '


" Kamu tuh, kalau di ajak ngomong serius juga !!. "


" Aku serius sayang . "


Nadia meninggalkan Sandy begitu saja, karena mendengar bell rumahnya berbunyi, kemungkinan itu adalah cecil,


Saat pulang Cecil sebenarnya selalu di temani oleh sang nenek, tetapi nenek nya tak pernah ikut turun bersama, jadi cecil akan di antar kan sampai depan pintu dengan asisten rumah tangga nya saja.


Nadia tidak mempermasalahkan itu, yang terpenting mamah nya itu sayang dengan cucunya, karena setiap pulang dari rumah neneknya cecil selalu bercerita dengan bahagia.


*


" Mas apa kamu yakin ?. "


" Yakin sayang, ! "


" Tapi mas apa mas tidak ingin memiliki anak lagi ?. "


" Tentu saja mas mau sayang,!. "


" Lalu mengapa mengambil keputusan ini ?. "


" Mas tak ingin lagi melihatmu kesakitan saat melahirkan , Mas tidak tega melihatmu menahan sakit seperti itu !. "


" Itu sudah tugas seorang ibu juga seorang istri mas, dan aku bisa menahan itu karena setelah itu aku mendapatkan kebahagiaan yang melebihi rasa sakit ku !. "


" Tapi tugas mas sebagai suami juga harus melindungi istrinya dari rasa sakit, apapun itu !! "


Intan tersenyum " Kalimat itu tidak pas mas, kalau di pakai untuk ini, !. "

__ADS_1


" Pokoknya mas tak akan berubah fikiran sayang !!. "


Intan sudah tak lagi bertanya, karena dokter sudah memanggilnya untuk masuk ke ruangan, Rafa memutuskan untuk melakukan vasektomi, ia tak ingin memiliki anak lagi karena tak mau melihat istri kesakitan , sedangkan ia tak mau Intan melakukan pencegahan apapun karena efek dari obat obatan yang di baca melalui google. Dan ide Rafa melakukan itu pun timbul saat membaca google.


Hanya 20 menit Rafa dan Intan berada di dalam.


" Hahaha ..." Intan tertawa melihat raut wajah sang suami yang berubah pucat, setelah mendengar penjelasan dari Dokter..


" Kamu menertawakan mas sayang ?, " Rafa bertanya dengan raut wajah masam.


" Yah, mas sangat lucu, aaah... mana keberanian mas yang tadi begitu menggebu gebu .. hahaha....! " Intan kembali tertawa


" Kamu tuh yah...!. "


" Aaakkhhh,,,, ampun mas ....!


Rafa mengapit kepala Intan dengan tangannya, sambil berjalan di lorong rumah sakit, tawa mereka mengundang perhatian orang yang lalu lalang, mereka bercanda sepanjang jalan tanpa memperdulikan orang sekitarnya.


Niat Rafa pupus setelah bertemu dokter spesialis dan di beri penjelasan tentang apa itu vasektomi juga efek dan sebagainya.


Mereka berjalan bergandengan tangan menuju parkiran.


" Pak Rafa tunggu...!. "


Rafa dan Intan berhenti karena merasa ada yang memanggil,


Seorang gadis cantik dan sexy dengan rambut pendek dan tubuh yang proporsional berjalan cepat mendekati Rafa dan Intan,


" Anda siapa ?. " Tanya Rafa dengan datar saat wanita yang tidak ia kenal sudah berada tepat di depannya, sedang merapikan rambut nya.


" Kenalkan pak nama saya Fahira.! " Fahira mengulurkan tangannya untuk berjabatan dengan Rafa.


" Eeuumm... begini pak, beberapa hari yang lalu saya ke perusahaan bapak...! "


" Untuk apa ?, " Kening Rafa berkerut karena tak mengetahuinya.


" Untuk melamar pekerjaan di perusahaan bapak , tetapi suami dari sepupu saya langsung mengusir saya tanpa hormat!. "


Intan yang hanya diam saja di samping suaminya merasa lucu dengan istilah mengusir tanpa hormat, "kalau sudah di usir berarti sudah tidak hormat ", Gumam Intan dalam hati


" Coba tolong di perjelas, saya tidak mau Istri saya lelah karena terus berdiri !. " Ucap Rafa dengan tegas, ia tak mau berbasa basi dengan orang yang bahkan dia tidak kenal.


Intan langsung mendongak ke arah suaminya, kata kata suaminya langsung membuat pipinya merona, dan Rafa yang merasa di pandangi juga menengok ke wajah istri nya,


" Eeuumm, begini pak, saya mau melamar sebagai sekertaris di perusahaan bapak tapi, Sandy tak memperbolehkan saya bertemu dengan bapak !, " Logat yang di buat selembut mungkin.


" Saya hanya menerima sekertaris laki-laki, dan yang ingin melamar pekerjaan tidak perlu bertemu saya, Permisi !!.


Rafa langsung meninggalkan Fahira yang masih ter bengong bengong dengan ucapan dingin Rafa.


" Aaiissss... gila,, cool banget, aaah,,, Idaman banget semakin berumur semakin menggoda , cantikan juga gue di banding istri nya ...! " Bukannya kesal dengan ucapan Rafa, Fahira justru senyum senyum.


" Sayang kenapa tadi pipimu merona, membuat gemas saja !. " Rafa mengusak rambut Istrinya dengan tangan kiri sedangkan tangan kanannya memegang stir.


" Masa sih mas ? , mas salah liat kali !. " ucap intan malu


" Kamu pasti mengagumi ke tampanan suami mu ini kan sayang...! "


" Ya ya ya, suami aku ini memang yang paling tampan, tapi kini sudah kalah saing!. "

__ADS_1


" Menurut mu siapa yang lebih tampan dari mas ?, " Ucap Rafa dengan sedikit kesal, karena istrinya sudah memuji lelaki lain di depannya.


" Arka dan Arga,, mereka tampan tampan sekali !!!. "


" Yah,,, mas tidak akan marah kalau bersaing dengan dua anak kecil itu, ketampanannya 100 persen dari ayah nya , " Ucap Rafa bangga


" Ya, begitu juga dengan keras Kepala nya !, " Sambung Intan.


Rafa hanya menarik nafasnya, ia juga bingung kenapa harus sifat keras kepalanya itu menurun pada anaknya, kalau Arka sudah jelas terlihat, namun kalau Arga karena masih bayi jadi belum terlihat bagaimana sifat nya nanti,


Sampailah mereka di kediaman nya.


Setelah menidurkan Arka di kamarnya, Rafa kembali ke kamarnya, dan Intan baru saja menidurkan baby Arga di dalam box nya.


" Apa sudah tidur sayang ?. "


" Sudah mas, Oh iya mas aku penasaran deh sama wanita yang di mall itu !. "


" Wanita yang mana?, di mall kan banyak sayang! , " Rafa merebahkan tubuhnya di ranjang sambil memainkan ponselnya.


" Itu loh mas yang ketemu kita di parkiran, Kira kira dia sepupunya siapa ya, kok dia bilang suami dari sepupunya ?. " Intan ikut merebahkan tubuhnya di samping Rafa.


Rafa malah asik dengan ponselnya tanpa menjawab pertanyaan dari sang istri .


"mass, dengerin aku ga sih ?. " Intan kesal di acuh kan.


" Iya sayang, mas denger kok !!, " Rafa menaruh ponselnya di atas nakas, lalu merubah posisi nya menjadi miring menghadap persis di depan wajah istrinya.


" Lalu jawabannya apa ?. "


" Mas tidak tau dan tidak mau tau !!. "


" Iissshh... apa kak Sandy tidak cerita ?. "


" Sandy tidak akan cerita untuk hal yang tidak penting !!. "


" Kalian berdua itu sama saja !. "


" Hahaha, sudah tidur saja sayang, jangan sampai rasa penasaran mengganggu tidur mu !!. " Ledek Rafa.


" Iisshhh!!!!. " Intan berbalik badan memunggungi Rafa.


" Tidak masalah posisi seperti ini pun mas suka !!!. " Bisik Rafa di telinga sang istri yang membuat Intan meremang.


*


" Lo bisa ga sih bantu gue buat masuk di perusahaan itu ?. "


" Gue ga bisa !. "


" Lo kan bisa minta suami lo untuk ngomong ke bos nya !. "


" Gue ga mau ikut campur soal perusahaan !."


" Ciihh... percuma punya sepupu kaya lo ga bisa ngebantu !!!. "


" Sama, percuma juga punya sepupu yang bisannya manfaatin orang doang !!. " Diana meninggalkan Fahira sendirian.


-

__ADS_1


tbc


__ADS_2