Om Om Jutek Tetanggaku

Om Om Jutek Tetanggaku
Rumah sakit


__ADS_3

"Tidak, tidak sayang kamu masih suci, jangan seperti itu !. " Rafa kembali menarik Intan dalam pelukannya


" Aku jijik sama diri aku sendiri mas, aku benci sama tubuh aku yang sudah dia sentuh.!!, " Intan menangis tersedu sedu dalam pelukan Rafa


" Tidak sayang, apapun itu tidak akan mengubah pandangan mas pada mu. "


" Aku malu mas ... " Intan masih tersedu sedu


" Tidak ada yang tau kejadian Ini selain kita sayang, Kita rahasiakan ini dari semua orang . "


Intan mengangguk dalam pelukan Rafa.


" Mas ?. " Intan mendongakkan wajahnya memandang Rafa


" Iya ?. "


" Bilang sama Dokter jangan kasih aku obat yang di minum yah !!. "


" Kamu itu yaa... " Rafa paham betul Intan tak bisa minum obat , dan Untung sakit Intan ini tak perlu minum obat yang terlalu banyak, posisi mereka kini masih saling berpelukan


" Anak mamah yang cantik kamu kenapa sayang ...??. " Tiba-tiba saja mamah Elen menerobos masuk ke dalam ruang rawat Intan dan mengejutkan mereka.


Intan Ingin melepaskan pelukan nya namun Rafa justru semakin mengeratkannya.


"Mas .. " Intan berbisik, ia malu karena ada mamah Elen di sini


" Rafa lepas!!!, mamah juga mau memeluk adik mu . " Mamah Elen memukul pelan pundak anak lelakinya


" Ganggu saja !. " Dengan perlahan Rafa melepaskan pelukannya dan menggeser posisinya bergantian dengan sang mamah.


" Anak mamah, kamu tidak apa apa ?. "


" Tidak apa apa mah ?. "


" Mamah sama papah khawatir sekali sama kamu sayang . "


" Lalu di mana papah ?. " Intan juga Rafa melihat ke sekeliling mencari keberadaan papahnya


" Papah masih di luar kota, mamah pulang sendiri, masih ada urusan yang belum selesai . "


" Maaf mah sudah membuat mamah dan papah khawatir!!. " Intan merasa tidak enak


" Tidak Nak, tidak perlu meminta maaf, semua ini musibah. " Mamah Elen mengelus lembut punggung Intan


" Dan kamu Rafa !, " Mamah Elen menatap tajam anak lelakinya itu


Rafa hanya menatap bingung mamah nya,


" Kenapa kamu tidak memberitahukan mamah tentang kejadian ini ?. "


" Mamah , mamah kan sedang di luar kota , dan Rafa masih bisa menyelesaikan nya sendiri, rencana nya setelah ini Rafa baru akan menghubungi mamah, tapi ternyata mamah sudah lebih dulu tau . "


" Banyak alasan!!, dan karena kamu tidak bisa menjaga adikmu dengan benar , mamah akan mencarikan jodoh untuk Intan agar selalu ada yang menjaga nya !!. "

__ADS_1


" Jlebbb,,, " Rafa seperti tersentak mendengar omongan orang tuanya itu.


" Mah, apa apaan sih, main jodoh jodohin anak orang saja ! "


" Heey,,, apa katamu ? , anak orang ?, dia anak mamah tau, Iya kan Da ?. " Mamah Elen meminta persetujuan dari Bu Ida yang sedari duduk saja memperhatikan interaksi lucu Ibu dan anak itu


" Iya mba, saya yakin mba akan memberikan yang terbaik buat Intan . " Jawab bu Ida


" Tuh kan dengerin pakai dua telinga kamu itu !!. "


" Mah,, mungkin saja Intan sudah punya kekasih namun masih di rahasiakan!!!. "


" Apa benar kamu sudah punya kekasih sayang ? , " Tanya mamah Elen lembut pada Intan yang sedari tadi hanya diam


" Emmm... " Intan bingung mau menjawab apa


" Mamah pasti akan mencarikan mu jodoh yang baik sayang, yang tampan yang yang sayang sama kamu, pokoknya paket komplit deh... " Mamah Elen terus saja berbicara


" Mah Ini sudah hampir pagi, biarkan Intan beristirahat dulu, hentikan omongan mamah yang tidak penting itu !!," Mood Rafa jadi memburuk setelah ucapan sang mamah tadi


" Ooh iya mamah hampir lupa kalau kamu harus banyak istirahat . " Mamah Elen menuntun Intan untuk berbaring.


" Sudah sana Rafa kamu pulang saja !. " Mamah Elen mengusir Rafa


" Aku akan menjaga Intan di sini . "


" Biar kan mamah dengan bu Ida saja yang menjaga di sini, Pagi nanti kan kamu harus ke kantor. "


" Iya nak Rafa pulang saja, biar kami yang menjaga Intan, nak Rafa kelihatan lelah sekali istirahat dulu saja . "


" Mah, jangan bicara macam macam pada Intan !. "


" Apa maksud mu Rafaaa ??" mamah Elen kesal dengan ucapan anaknya


" Jangan membicarakan soal jodoh pada Intan . "


" Kamu itu ada ada saja, Intan nya saja tak masalah, sudah sana pulang !. "


" Mas pulang yah ?. " Rafa berbicara lembut sambil mengusap rambut Intan


" Iya mas, hati hati di jalan !. "


" Iya. "


" Mah, bu, saya pulang dulu yah?? . " Rafa berpamitan pada Kedua orang tua itu


" Iya hati hati di jalan , " Jawab bu Ida


" Langsung pulang loh Rafa !!!. " Ucap mamah Elen.


" Iya maah!!. "


***

__ADS_1


Dalam perjalanan pulang Rafa terus saja memikirkan ucapan mamah nya yang akan mencari kan jodoh untuk Intan,


" Mamah perusak mood !!. " Rafa memukul stirnya kesal, Ia tau betul siapa mamahnya dan Ia juga sudah paham sifat Intan, jika dia selalu bisa menolak perjodohan nya dulu dengan teman teman atau rekan kerja mamah nya belum tentu Intan bisa menolak karena Intan selalu tidak ingin mengecewakan orang tua, karena dia anak yang penurut.


Bahkan Rafa sudah memikirkan yang terlalu jauh, padahal ucapan mamah Elen belum bisa di pastikan keseriusannya, bisa jadi itu hanya ungkapan kekesalannya pada Rafa.


Sungguh omong kosong yang membuat Rafa tak bisa memejamkan matanya, hingga kini Ia menjadi tidak fokus dalam bekerja.


" Maaf Pak, tanda tangannya sebelah sini, sepertinya bapak salah menandatangani , " Ucap salah satu staf kantor yang meminta tanda tangan Rafa dan justru Rafa salah menandatangani nya.


" Kenapa tidak bilang dari tadi !!. " Rafa terlihat kesal


" Maaf Pak . "


" Buat lagi yang baru !!, " Rafa mengembalikan kertas itu


" Baik Pak , " Ucap staf itu dengan lemas, Padahal butuh waktu lagi untuk membuat ulang, " Dia yang salah, malah saya yang kena juga " Batin Staf kantor itu sambil keluar dari ruangan bos nya itu.


Sandy yang melihat nya pun hanya menggeleng geleng saja ,


" Sekalinya jatuh cinta langsung seperti orang gila . " Batin Sandy.


Saat jam makan siang Rafa meminta Sandy untuk memesankan makan siang nya.


Kini mereka berdua sedang makan siang bersama di ruangan Rafa.


" Makan lah bro, jangan di aduk aduk aja , ga akan jadi ganda tuh nasi !. " Sandy melihat Rafa yang sedari tadi hanya mengaduk aduk makanan nya saja


Tak ada jawaban dari Rafa, namun satu suap nasi sudah masuk ke dalam mulut nya.


" Setelah Ini lo Istirahat saja bro, tidak ada agenda penting hari ini . "


" Ok, gue butuh tidur sebentar, nanti sore gue mau ke rumah sakit lagi !!. " Rafa harus tidur agar nanti malam bisa menjaga Intan


" Ooh iya bro, soal bedebah kecil itu, lo pasti akan kaget setelah mengetahui siapa dia sebenarnya ?? , " Sandy membicarakan Irfan


" Memangnya siapa sebenarnya si Bre**gsek kecil Itu ?. " Rasa mengantuk Rafa tiba tiba menguap.


" Dia termasuk anak klien penting di perusahan lo Bro !!. "


" Benarkah ???, " Rafa sedikit terkejut


" Heemmm , " Sandy mengangguk


" Dan apa dia juga sepupu dari lucy ?. " Tanya Rafa pada Sandy


" Sepupu lucy ??. " Sandy tau betul siapa lucy dan Lucy tak memiliki sepupu bernama Irfan


-


-


-

__ADS_1


tbc


Bisakah beri bintang pada novel ini. bintang nya yang bagus yah ka, agar author nya tambah semangat 😍. like, comen, dan love juga yah ka 😘😘


__ADS_2