Paket Cinta Sang Embun

Paket Cinta Sang Embun
Doakan niatku...


__ADS_3

🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂


"Selamat siang, Tuan" sapa seorang pria dengan stelan jas hitamnya yang berdiri di depan pintu kamar Tuan Lee.


"Kakek tidur?"


"Tidak, Tuan. Silahkan masuk anda sudah di tunggu"


Keanu hanya menganggukkan kepala lalu masuk kedalam kamar setelah pria tersebut membukakan pintu. Senyum ramah nan hangat Tuan lee langsung Keanu rasakan, baru di tinggal beberapa waktu sepertinya pria baya itu sudah sangat merindu kan cucu laki-lakinya.


"Kemari, Nak"


"Kakek sudah minum obat?" tanya Keanu yang kini sudah duduk di tepi ranjang besar mantan presiden direktur Ar Media Group.


"Sudah semua, Kakek hanya tinggal menunggu mu datang saja. Bagaimana kabar orang tuamu? kenapa tak di ajak kemari, kamu kan tau sendiri kakek sudah tidak bisa kemana-mana"


"Kabar mereka baik, dan hanya mengirim salam. Abi masih sibuk di toko, mungkin nanti akan kemari jika ada sedikit waktu luang" jawab Keanu sambil memggenggam tangan Kakeknya yang hangat.


"Ada yang ingin ku bicarakan, Kek" sambung Keanu setelah beberapa detik ia terdiam.


"Ada apa? katakan"

__ADS_1


Keanu menarik napas pelan lebih dulu sebelum ia mengutarakan maksud hatinya.


"Aku ingin melamar Embun secepatnya, sudah cukup bagiku berusaha semampunya selama tiga tahun untuk pantas bersanding dengan dia. Aku rasa ini waktu yang tepat, Kek. Aku ingin kakek merestui kami untuk ke jenjang yang lebih serius"


"Kakek sudah merestui kamu jauh sebelum kamu datang, kamu nya saja yang tak mau mendengar kan kakek sampai harus membuang waktu selama itu, bersyukur lah kamu karna dia masih menunggumu, Ar" jawab Kakek yang sedikit kesal dengan kerasa kepala cucunya itu.


"Maaf, akun terlalu egois sampai harus bersikap bodoh"


"Jangan di ulangi lagi, atur waktunya secepat mungkin ya, kakek sudah tak sabar ingin menimang cicit darimu" ucap kakek penuh harap.


Selama ini ia begitu bersemangat untuk sembuh, tak lagi rewel untuk kontrol dan minum obat, tujuannya hanya satu yaitu melihat Keanu menikah, bahagia dan memiliki anak. Jadi, betapa senangnya ia saat mendengar sang cucu ingin meresmikan hubungannya dengan keturunan konglomerat kaya raya yang tentunya menjadi banyak incaran keluarga lain. Embun yang seorang anak dan cucu pertama perempuan satu-satunya Tuan Besar Air Rameza Rahardian Wijaya tentu menjadi kesayangannya, dan itu sudah tidak bisa di ragukan lagi jika harta dan tahta yang turun padanya tak bisa asal di hitung dengan jari begitu saja.


"Kakek hanya bisa mendoakan, semua sudah kakek serahkan padamu. Lakukan yang terbaik karna kamu harus sadar diri dengan siapa kamu akan bersanding, Ar" ucap Tuan Lee sambil mengusap lengan Keanu.


"Tentu, Kek. Kakek harus banyak istirahat agar bisa menyaksikan aku melamar Embun.


.


.


Sesuai yang di sudah di rencakan oleh Keanu, ia langsung menuju kantornya Ar Media Group untuk menemui Lexa, gadis itu sudah bersiap dan menunggu sedari tadi.

__ADS_1


" Selamat siang, Tuan. Senang anda sudah kembali"


"Maaf, selalu merepotkan mu"


"Jangan sungkan, ini sudah tugas saya. Saya buatkan minuman dulu" ucap Lexa yang lalu berjalan menuju pantry.


Keanu duduk di kursi kebesarannya, membuka laptop dan beberapa berkas yang sudah di rapih kan oleh Lexa sebelum ia datang.


"Tolong bacakan jadwal ku untuk satu minggu kedepan ya" titah Keanu saat sang asisten datang dengan secangkir kopi ditangannya.


"Baik, Tuan. Apa tuan akan kembali lagi ke ibu kota secepatnya?"


"Iya, Aku akan melamar Embun, doakan niatku itu berjalan lancar"


.


.


.


Praaaaang...

__ADS_1


__ADS_2