Paket Cinta Sang Embun

Paket Cinta Sang Embun
Muter....


__ADS_3

🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂


"Belum bangun si pengantin baru?" tanya Air saat masuk ke ruang makan sambil menarik kursi.


"Belum, gak usah aneh gitu. Kaya gak pernah ngalamin" jawab Hujan sedikit ketus saat Air malah terkekeh.


Samudera yang datang bersama istrinya langsung ikut bergabung, kali ini tak ada Rain di meja makan karna si tampan sedang mengeluh lelah dan tak ingin sarapan pagi.


"Main game aja terus, nanti gamenya Moy ancurin sekalian" ancam sang Nyonya Besar Rahardian sambil melirik kearah suaminya.


"Apa? kalau mau di ancurin ya ancurin sana, kenapa liat kesini?" protes Air sambil mencibir.


"Samanya kalian tuh!" oceh Hujan lagi.


Empat orang itu langsung menikmati sarapan pagi, mereka pikir akan ada Embun dan Keanu ternyata pasangan suami istri itu belum juga turun meski semua sudah tandas tak tersisa.


"Langsung buatkan makanan untuk Embun dan suaminya ya nanti. Tanya dulu mereka mau sarapan dimana" titah Biru pada salah satu pelayan rumah utama.


"Memang kalau disini kenapa?" tanya Sam.


"Ya kali anak aku pagi ini susah jalan, Bee" bisik Biru di telinga kanan suaminya.


Deg...

__ADS_1


Tak bisa di bayangkan oleh pria itu jika putri kesayangannya kini sudah di sentuh oleh orang lain yang tentunya halal menjamah Embun.


"Kenapa secepat ini sih, Bee. Perasaan baru kemarin kita yang nikah, kamu hamil Bul-Bul sampai aku bisa gendong dan gandeng tangan mungilnya. Aku baru berasa jadi tua" lirih Sam dengan suara tercekat.


"Sabar, Bee. Lebih tua yang yang ikut nupel mak othor noh dari jamannya Appa dan Amma"


.


.


.


Lain di ruang makan, lain juga di kamar sang pengantin. Mereka yang sudah bangun sejak pagi tapi enggan keluar dari Selimut tebal yang menutupi tubuh keduanya yang masih lengkap berpakaian.


"Nahan ketawa aja gak bisa, gimana nahan kangen sama aku?"


"Emang Abang mau kemana?"


"Gak kemana-mana,. paling muter aja terus di kepala kamu" kekeh Keanu yang tak habisnya melayangkan godaan.


"Itu mah udah pasti. Ini otak di sekolahin tinggi tinggi malah diisi sama Abang doang. Alih-alih buang duit percuma"


Suara gelak tawa kembali menggema, pasangan itu benar-benar menikmati awal hari mereka dengan candaan yang mampu meng oc ok perut yang mulai terasa lapar. Tak perduli waktu sudah menunjukkan hampir jam sembilan pagi dan setahu Embun keluarganya pasti sudah melakukan aktifitas mereka masing-masing. Jika sudah begini, ia pun sadar jika hidup memang tak sekedar makan cinta semata.

__ADS_1


"Berarti Abang ada di mana-mana yang selain di hati kamu" sahut Keanu yang menunjuk bagian tengah dada istri tercintanya.


"Iya, jangan bosen dan cape ya muter terus di pikiranku" timpal Embun dengan senyum terbaiknya.


"Kamu yakin gak mau urus perusahaan mu, Sayang. Aku izinin kok buat sekarang sekarang ini, gak apa-apa, Buy" ucap Keanu yang malah di jawab gelengan kepala oleh istrinya.


"Kenapa?"


"Aku suka dirumah, mau nungguin Abang sambil checkout belanjaan online. Karna itu salah satu istri idaman suami yang gak keluyuran keluar, iya kan?" goda Embun


"Iya, duitnya aja yang keluar. Orangnya jangan"


"Hem gitu deh. Meski aku harus ikhlas dighibahin orang-orang nantinya" ucap Embun.


"Memang ada yang berani lakuin itu ke kamu?" tanya Keanu.


"Hem iya, aku yang sekolahnya paling pinter dari TK sampai kuliah kenapa ujung ujungnya jadi---"


"Jadi apa??" tanya Keanu penasaran.


.


.

__ADS_1


Beban Suami....


__ADS_2