Paket Cinta Sang Embun

Paket Cinta Sang Embun
Jaga jodoh orang


__ADS_3

🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂


Di gedung bak pencakar langit Keanu yang di dampingi Lexa dan Tuan Lee beserta orang kepercayaannya pamit dari semua jajaran direksi dan staf perusahaan AR Media Group, ini kali keduanya sang pewaris ikut rapat di kantor meski hanya sekedar menyaksikan dan mengamati karna hampir semuanya sudah selesai di kerjakan oleh Lexa sebagai asisten pribadinya.


Mereka pun berpamitan lebih dulu untuk keluar dari ruang meeting.


"Kakek pulang ya, kamu jangan terlalu malam karna sore nanti kamu harus ke makam mama dan papamu, Ar" ucap Tuan Lee mengingatkan saat di depan pintu lift khusus para petinggi perusahaan.


"Tentu, kek. Kakek tenang saja"


Mereka pun akhirnya berpisah. Tuan Lee di bawa orang kepercayaannya menuju lobby karna akan pulang sedangkan Keanu dan Lexa menuju ruangan mereka masing-masing.


"Anda mau makan siang dimana, Tuan?" tanya Lexa saat keduanya berada di dalam kotak besi.


"Di kantin kantor saja, kamu?" jawab Keanu sambil balik bertanya juga setelahnya.


"Hem.. saya?"


"Makan siang lah denganku. Kita sama-sama disana"


"Baik, Tuan" jawab Lexa dengan sedikit menunduk untuk menutupi rasa tersipu malunya.


.


.

__ADS_1


Keanu masuk kedalam ruangannya setelah ia menyapa satu sekertarisnya yang sudah siap membuka pintu.


"Terima kasih"


"Sama-sama, Pak" sahut wanita dengan blazer coklat yang membungkus tubuh langsingnya.


Bukan menandatangani laporan yang menumpuk di atas meja, Keanu malah sibuk menggoda Embun yang ia tahu baru saja selesai kuliah di jam pertamanya. Kekehan pria itu sedikit menggema ke ruangannya karna Keanu bisa membayangkan bagaimana Ekspres kesal dan malunya sang pemilik hati.


Drrrrt.... drrrt..


Keanu tersenyum simpul saat si Buaya Betina justru menelpon, ia yakin gadis itu pasti akan mengomel padanya.


"Assalamu'alaikum, sayang"


"Waalaikum salam, di larang panggil sayang kalau gak di halalin" protes Embun di seberang sana yang tak menyurutkan seulas senyum di ujung bibir Keanu.


" Ayo kawin, Baaaaaaaang" teriak kesal Embun.


"Nikah, sayang" Protes Keanu yang sepertinya Embun sengaja selalu mengulang salahnya.


"Apapun itu, yuk KUA" ajak nya kini tertawa renyah.


"Iya, nanti kita ke KUA"


"Kapan?" tanya Embun meski ia tahu jawabannya.

__ADS_1


"Dua tahun lagi ya, cantik" jawab Keanu seperti biasa. Belum ada yang berhasil mengubah keputusannya untuk menunda menikahi sang Ratu Rahardian termasuk Ummanya sendiri.


Banyak yang di pikirkan pria itu sampai ia yakin jika dua tahun mendatang adalah waktu yang tepat untuk ke jenjang pernikahan.


Saat ia sudah siap secara mental, fisik dan materi.


"Keburu ubanan aku" keluh Embun yang malah membuat Keanu kembali tertawa.


"Abang jangan sampe malah justru jagain jodoh orang ya" ancam si cantik penuh penekanan.


"Mana ada, abang yakin kalau abang yang akan jadi jodoh kamu. Jadi gak usah mikir macem macem kecuali kamu balik lagi jadi suhunya Buaya betina" jawab Keanu tak kalah memberi peringatan.


"Nah, itu dia! aku kuat gak ya nahan buat gak tergoda. Deretan mantan semakin terdepan, Bang"


Keanu langsung membuang napas kasar, meski ia tahu Embun hanya bercanda tapi entah kenapa tetap saja terselip rasa cemburu yang luar biasa apalagi masih ada esok waktu ia disini sebelum akhirnya pulang dan bertemu.


"Bang, Buy kantin dulu ya. Abis ini ada kelas lagi. Abang cepet pulang. Pokonya gak boleh selingkuh kerja aja yang rajin, Ok abang paketek" ucap Embun seperti buru-buru.


"Iya, sayang. Mari kita mantap kan hati"


"Untuk?" tanya Embun, ia menepis tangan Shena yang sedang berusaha menariknya karna ia ingin dengan seksama mendengar ucapan belahan jiwanya.


.


.

__ADS_1


.


Untuk masing-masing menyibukkan diri sampai Tuhan berkata " inilah saatnya kalian di persatukan"


__ADS_2