Paket Cinta Sang Embun

Paket Cinta Sang Embun
Jadilah tempat pulang.


__ADS_3

🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂


"Phiu!" seru Embun saat ia masuk kedalam ruangan Samudera, ia memang sudah terbiasa membuka tanpa mengetuk pintu lebih dulu padahal Biru seringkali mengingatkan.


"Buy"


"Embun"


Dua pria itu tentu kaget dan tak menyangka sama sekali akan bertemu si cantik yang kini rambutnya di kuncir satu mirip ekor kuda, Embun melanjutkan langkahnya lalu menerima uluran tangan dari Samudera.


"Ada apa?" tanya Embun penasaran.


"Kamu dari mana?, tumben gak bilang Phiu mau kesini" Samudera balik bertanya.


"Dari rumah Xyra, Phiu dan Abi sedang apa? kalian mau kerja sama?" merasa tak mendapat jawaban dari Samudera, Embun semakin di buat penasaran.


"Kami---"


"Kami sedang membahas hubunganmu dengan Keanu" timpal Rendra saat Samudera menggantung ucapannya barusan.


"Hubunganku dengan Abang paketek?" jawab Embun.

__ADS_1


Mata lentiknya menatap dua pria tampan tersebut secara bergantian, ia tak percaya jika Phiu atau Abi sudah membicarakan hal tersebut sejauh ini padahal jelas antara ia dan Keanu tak ada ikatan khusus sama sekali, Keanu tak pernah memintanya untuk menjadi kekasih meski kata cinta, rindu dan sayang sudah sangat biasa pria itu katakan akhir akhir ini.


"Iya, apa kamu bisa membantu kami?"


"Apa? Bantuan yang seperti apa?" tanya Embun lagi.


Rendra melirik kearah Samudera yang masih diam bergeming seolah sedang memikirkan sesuatu. Embun yang masih tak paham akhir menolehkan wajah Phiu nya agar menatapnya.


"Ada apa? jangan buat Buy penasaran"


"Sayang, ada hal yang sedang kami bicarakan. Ayo duduk dulu. Memang kamu juga seharusnya tahu semua ini. Kita bicarakan baik baik ya" ucap Samudera yang tahu betul kegelisahan yang di rasakan putri sulungnya.


Kini Ketiganya kembali duduk di sofa dengan Embun tepat di sebelah Samudera, tak ada raut tegang yang di lihat Embun di wajah dua Pria di dekatnya justru ia yang seolah ingin menggigit Phiu nya yang tak juga angkat bicara.


Deg...


Bohong rasanya jika Embun tak terkejut mendengar nya. Dunianya seakan berhenti sejenak sebelum akhirnya Samudera pun mengangguk dan mengiyakan ucapan Rendra yang kini menunduk, terdengar ia sedang menarik napas berat.


"Abi lagi bercanda, kan?"


"Enggak, sayang. Ini serius" sahut Samudera mencoba menenangkan Embun yang mulai panik.

__ADS_1


"Lalu Keanu anak siapa?" lirihnya dengan hati berdebar dan tangan yang juga bergetar.


"Dia dari keturunan keluarga Lee di kota A. esok Phiu dan Abi Rendra akan menemui keluarga kandung Keanu." jawab Samudera pelan Seraya mengusap kepala Embun.


"Tugasmu adalah untuk terus mendampingi Keanu jika ia tahu hal ini. Tentu semuanya tak mudah baginya yang sudah menganggap kami orang tua kandung. Entah sikap apa yang akan di berikan Keanu saat tahu rahasia ini"


"Aku gak sanggup liat dia terluka, Bi."


Embun malah menitikan air matanya, ia masih ingat betul bagaimana Keanu mengatakan jika orangtuanya adalah hidupnya, senyum Umma adalah bahagianya dan nasihat Abi adalah pegangannya. Lalu bagaimana jika Keanu tahu orang yang sangat di junjungnya itu bukan keluarga kandung.


"Phiu, entah sesakit apa hatinya nanti, Buy gak bisa bayangin" Embun berhambur memeluk Phiu nya lalu menumpahkan tangis.


"Kita hadapi semua bersama ya. Ini sudah jalannya Keanu tahu siapa dia sebenarnya, dan satu Phiu pinta dari mu, Buy"


"Apa? Phiu mau apa dari Buy, apa yang bisa Bu lakuin?" tanya Embun di sela isak tangisnya.


.


.


.

__ADS_1


Tetaplah menjadi Sandarannya, buat ia nyaman saat beban masalah menumpuk di bahunya. Jadilah satu-satunya wanita tempat ia pulang untuk menceritakan banyak hal.


__ADS_2