Paket Cinta Sang Embun

Paket Cinta Sang Embun
Amarah Rista.


__ADS_3

🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂


"Aku mencintaimu, Buy. Benar-benar mencintai mu. Terima kasih sudah membuat ku bisa merasakan indahnya jatuh cinta" bisik Keanu yang masih di ceruk leher Embun, ia bahkan begitu suka dan tak ingin menarik kepalanya karna bau harum yang begitu memabukkan namun membuatnya sangat nyaman.


Embun hanya tersenyum kecil, kata cinta yang keluar dari mulut Keanu rasanya berbeda dari yang pernah di ucapkan para deretan mantannya selama ini. Suara Keanu begitu sendu tapi meyakinkan. Belum lagi pelukan yang semakin lama semakin erat Embun rasakan sampai tulangnya bagai remuk seketika.


"Aku tahu, tanpa kamu jujur padaku, Bang"


Braaakk...


Suara gebrakan meja membuat keduanya mengurai pelukan, mereka seolah lupa jika ada Rista di dapur bersama mereka yang sedang di mabuk asmara.


"Kalian akan menyesal melakukan hal ini di depanku!" cetus Rista seolah mengancam pada Keanu dan Embun.


Ia pergi begitu saja dengan membawa luka dan kecewa. Rista menatap pasangan itu dengan penuh amarah hingga sorot matanya sangat mematikan.


.


.


.

__ADS_1


Embun harus beberapa kali membuang napas kasar, tapi semua masakan mampu ia selesai kan dengan baik hingga terhidang rapi di atas meja makan.


"Apa sikapku tadi membuatmu tak nyaman?" tanya Keanu mulai serba salah karna Embun terlihat banyak diam, bahkan Keanu beberapa kali harus mengulang ucapannya agar gadis itu paham dan menjawab.


"Aku takut terjadi sesuatu pada Rista. Ia pergi dengan rasa marah pada kita, Bang" lirih Embun.


"Dia sudah besar, pasti bisa menjaga dirinya. Aku panggil Umma dan Abi dulu ya. Kita makan sama sama"


Embun hanya mengangguk sembari tersenyum kecil, ia biarkan pria itu pergi menuju kamar orangtuanya.


Dan tak berselang lama, Keanu kembali sambil memapah Cheryl di sisi kanan dan Rendra di sebelah kiri.


Empat orang itupun kini sudah berkumpul di meja makan berbentuk bulat.


"Iya, Tante. Di bantu Keanu juga tadi. Aku buatkan bubur juga, tapi kalau tante gak mau bubur, ada nasi juga yang ku masak dengan tekstur lembut." ucap Embun sambil menunjuk beberapa wadah.


"Ini banyak sekali, belum tentu habis semua"


"Bisa di simpan dan dipanaskan esok pagi untuk lauknya. Aku sengaja buat banyak jadi besok pagi jika tante masih kurang enak badan, Keanu bisa menyiapkan sendiri" ucap Embun sambil melirik kearah Keanu.


"Siap, Tuan putri" kekeh Keanu saat menjawab, Rendra dan Cheryl pun langsung tertawa bersama.

__ADS_1


"Eh, Rista mana? bukannya sudah Abi bilang jangan dulu pergi?"


"Rista pulang karna ada urusan mendadak. Ia tak sempat pamit pada kalian tapi sudah menitipkan salam" sahut Keanu cepat, ia mengangguk kan kepala sekali di hadapan Embun yang tak suka saat Keanu berbohong.


"Ya sudah, mari makan. Jangan lupa berdoa"


Dua pasangan itu pun menikamati makan malam mereka dengan sangat lahap, sampai isi di piring mereka masing-masing tandas tersisa.


"Umma istirahat lagi saja, semoga esok lekas sembuh ya"


"Iya, Nak. Umma masuk kamar dulu"


Rendra yang menemani sang istri kembali beristirahat kini tinggalah hanya Keanu dan Embun di dapur saling duduk berhadapan.


"Apa kita tak terlalu melukai Rista, Bang. Aku benar-benar khawatir. Ia pasti akan sangat membenciku lebih dari kemarin kemarin" lirih Embun dengan pandangan menunduk.


.


.


.

__ADS_1


.


Kamu harus bisa membedakan, antara berjuang dan memaksa. Otak pintarmu itu pasti sudah bisa menerka sikap mana yang Rista berikan untukku, sayang....


__ADS_2