Paket Cinta Sang Embun

Paket Cinta Sang Embun
I.. kan!


__ADS_3

🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂


Drama tahu gejrot berakhir dengan habisnya satu cup milik sang Tuan besar Rahardian tapi tidak dengan milik Samudera karna pria itu memilih menyerah tak sanggup dengan rasa pedas kuahnya.


Rendra yang merasa sangat senang terus saja tersenyum lebar kearah keluarga besanannya. Ia begitu puas sudah melihat orang lain memakan apa yang ia inginkan.


"Kirain Abi udah gak gitu lagi" bisik Keanu di telinga Umma nya.


"Huft, orang toko banyak yang ngeluh. Dah gitu maksa banget kalau udah nyuruh ngabisin makanan. Dan kamu tahu, Nu?"


"Tahu apa?" tanya Keanu bingung dengan kedua alis saling bertaut.


"Berat badan Umma naik lima kilo semenjak istrimu hamil" cetus Cheryl, ia yang sejak remaja memang memiliki bentuk tubuh imut kini harus rela berubah menjadi lumayan berisi karna asupan lahir bathin dari suaminya.


Rendra semakin menggila pada Cheryl karna ada bagian-bagian dari tubuh sang istri yang membuatnya Candu berlebihan dan itu membuatnya tak bosan untuk menjamah setiap ada kesempatan di mana pun itu.


.


.


"Coba suruh Abi mu itu di ruqiyah, Nu. Ya kali jangan nyiksa orang lain terus" cetus Air yang masih banjir keringat, rasa cabe rawit hijau seakan membakar lidahnya saat ini.


"Huft, capek" keluh Samudera yang baru kembali setelah berkali-kali bolak balik ke toilet.


"Aku buatkan obat ya, Bee"


"Gak usah, aku mau tidur aja." sahut Sam sambil bangun dari duduknya padahal ia baru saja menghempas kan bo Kong di sofa.


"Tidur dimana?" tanya Embun

__ADS_1


"Gerbong kereta"


.


.


.


#Rumahsakit.


Embun yang kini tak kuat berjalan lama karna perut besarnya mau tak mau harus duduk manis di atas kursi roda demi aman hingga sampai di ruang pemeriksaan kandungan. Disana ia sudah di tunggu oleh beberapa dokter dan perawat pilihan langsung dari MiMoynya yang tak lain adalah si pemilik rumah sakit paling besar di ibu kota. Wanita baya itu tak mengizinkan Cucu kesayangannya di periksa oleh sembarang team kesehatan, mengingat di dalam rahim Embun ada aliran darah dua keturunan keluarga konglomerat.


"Hasilnya semua ok, masih gak ada keluhan sampai saat ini?" tanya dokter yang tahu jika si wanita hamil yang sedang di periksa nya itu tak mengalami apa yang biasanya dirasakan para Bumil umumya.


"Gak ada, semua aman, Dok"


"Aamiin, cukup dua kakek dan buyutnya saja yang di bikin repot, Dok" sahut Keanu.


Beberapa dokter tersenyum kecil, sudah jadi rahasia umum bagi mereka semua pasalnya bangunan mewah itu pernah di gegerkan dengan Kedatangan keluarga yang sakit tanpa sebab jelas.


Pemeriksaan pun selesai, kini saatnya Keanu dan Embun berpamitan untuk pulang. Tapi rumah tentu bukan pilihan selanjutnya karna mereka akan lebih dulu ke kantor ArMedia Group.


Mobil mewah Keanu melaju membelah jalan ini kota yang ramai lancar dengan kecepatan sedang karna ia tak ingin ada hal buruk terjadi selama perjalan ke perusahaannya.


Dan sampai disana, pasangan itu pun langsung bergegas ke ruang kerja sang direktur setelah membalas sapaan dari para karyawan.


"Kamu mau makan gak, Sayang?" tanya Keanu setelah membantu Embun duduk di sofa.


"Boleh, aku mau ikan bakar tapi jangan pakai nasi ya"

__ADS_1


Keanu hanya mengangguk, ia lalu meminta Salah satu office boy untuk membeli apa yang di inginkan sang istri. Dan berhubung ini bukan jam makan siang jadi pesananpun cepat sampai.


"Mau ku suapin?"


"Enggak, kamu kerja aja. Aku bisa sendiri" tolak Embun.


"Sebelum kerja aku mau tanya sesuatu sama kamu" ucap Keanu dengan nada bicara serius.


"Tanya? kamu mau tanya apa, Bang?"


"Ikan apa yang romantis?" tanya Keanu.


"Ish, aku pikir nanya apa! ikan HIU lah" sahut Embun santai sambil mencibir.


"Salah" timpal Keanu.


"Kok salah? perasaan tu Hiu kamu bawa-bawa terus? apa dong jawabannya?"


.


.


.


.


I..... kan, sayang kamu!!!!


__ADS_1


__ADS_2