
🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂
Hari yang di tunggu Umma dan Abi pun tiba. Kedatangan anak mantu adalah hal yang paling menyenangkan bagi mereka yang kini tinggal hanya berdua saja. Itulah sebabnya Keanu juga Embun belum bisa tinggal sendiri di rumah atau apartemen pribadi karna kehadiran mereka masih di gilir oleh tiga keluarga besar.
"Seneng kalau ada kalian, Umma punya kesibukan lain selain layanin Abi kalian" sindir Cheryl pada suaminya yang tingkat kemanjaannya berkali lipat.
"Apapun tentangmu itu enak, Umma" Sahut Rendra sambil terkekeh.
Embun yang hendak ikut ke dapur langsung di larang oleh Ibu mertuanya. Sang Ratu kini semakin di Ratukan selama ia mengandung, jika dulu Embun masih boleh masuk dapur untuk membantu, tidak untuk kali ini yang semua tinggal terima beres.
"Lusa jadwal chekup ku, Umma mau antar, kan?"
"Tentu, sayang" sahur Cheryl yang sangat senang karna sang menantu tak pernah membedakan ia dengan ibu kandungnya. Cheryl selalu merasa di hargai dan di hormati sebab ia sering di ikut sertakan dan di mintai pendapat hampir di segala hal yang menyangkut Sang cucu.
"Abi juga ikut"
"Janji jangan bawa makanan ya" ancam Cheryl, yang sudah sudah suaminya itu akan memborong banyak kue untuk di bagikan ke seluruh staf rumah sakit dengan alasan berbagi kebahagiaan.
__ADS_1
"Iya, Umma"
Cheryl merapihkan semua makanan yang di bawa Embun datang. Keduanya banyak berbincang banyak hal dan Cheryl selalu antusias saat mengusap perut besar menantunya itu terlebih jika mendapat respon dari si calon baby.
"Hem, Enin jadi gak sabar pengen gendong nih" ucapnya yang terlihat sangat gemas.
"Tunggu sebentar lagi ya, Enin" sahut Embun seolah anaknya lah yang menjawab.
"Semoga persalinan mu lancar jika tetap ingin jalur normal. Umma tak bisa memberi saran dan nasihat lebih karna Umma tak pernah merasakan nikmatnya melahirkan" lirih Cheryl yang kedua matanya sudah berkaca-kaca.
"Umma jangan sedih, justru Umma harus senang dan bangga karena mereka semua kini menjadi ahli surga. Umma sabar ya"
Mereka terus saja berbincang sampai baru sadar jika para suami sudah tak ada di ruang tengah lagi.
"Abang sama Abi kemana ya, kok ngilang?" tanya Embun.
"Mungkin di depan lagi main catur, biar Umma lihat sebentar"
__ADS_1
"Aku ikut, Umma" pinta Embun yang berusaha bangun dari duduknya, sontak ia pun langsung di bantu oleh Cheryl.
Dengan langkah pelan, dua wanita kesayangan Direktur ArMedia Group itu berjalan ke teras, Embun dan Cheryl langsung mendongak kearah langit yang ternyata mendung.
"Kaya mau hujan ya, Umma"
"Iya, semalam saja sampai pagi hujan gak reda-reda" jawab Cheryl.
Dan obrolan mereka berhenti saat mendengar suara pintu pagar besi terbuka.
"Loh, kamu dari mana? kok lari-lari, tarus Abi mana, Nu?" ucap Cheryl penuh rasa penasaran, sampai ia memberondong putranya dengan banyak pertanyaan.
.
.
.
__ADS_1
.
Abi di rumah Pak Rt lagi liatin pohon mangga, tapi masa Nunu di suruh manjat terus makan di atas sana sambil dadah-dadah!!!