Paket Cinta Sang Embun

Paket Cinta Sang Embun
Ngeyel...


__ADS_3

🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂


Satu bulan berlalu, tak ada yang berubah dari dua keluarga termasuk hubungan Keanu dan Embun. Mereka masih sesekali bertemu jika ada waktu luang meski hanya sekedar makan siang atau jalan-jalan malam. Keanu yang sibuk kuliah dan bekerja menjadi kurir tetap di mengerti oleh Embun, gadis itu tak pernah banyak protes meminta waktu karna ia pun sibuk kuliah dan menghabiskan uang.


Tapi, hari ini berbeda sebab pasangan yang bukan kekasih itu akan menghabiskan waktu bersama di rumah Keanu.


"Mau bikin apa?" tanya pria tampan itu saat sampai di lobby swalayan.


"Maunya aku bikinin apa?" Embun justru balik bertanya dengan senyum di ujung bibirnya.


"Terserah kamu, tapi bikinin aku sayap ayam ya"


Embun hanya mengangguk, ia mengambil troley tapi langsung di ambil alih oleh Keanu. Satu persatu bahan makan masuk kedalam keranjang besar beroda tersebut. Sambil berjalan menyusuri lorong dan rak rak mereka terus berbincang banyak hal. Semakin hari Keanu semakin tahu tentang Embun. Gadis manja nan cantik itu benar-benar di luar dugaannya.


"Gak cuma pinter masak, tapi pinter dan tahu semua bahan masakan ya" puji Keanu, jika tak ada orang lain mungkin pipi mulusnya sudah jadi sasaran bibir Keanu.


"Aku mau bisa semua hal, apalagi dalam urusan menyenangkanmu karena.."


"Karena apa, sayang?" tanya Keanu, wajah tampannya malah kian merapat dan dekat.


"Karena hanya aku yang boleh melakukannya!" tegas Embun, tak ingin ada bantahan dan Keanu pun tak berniat untuk mengelak.


Acara belanja selesai, keduanya pun kembali ke parkiran menuju mobil, kali ini mereka tak mengendarai motor melainkan mobil milik Rendra.


"Kapan ketemu kakek lagi?"

__ADS_1


"Entah, aku belum tahu libur ku kapan. Dua sampai tiga bulan ini kayanya masih sibuk, kalau kesana cuma jenguk aku takut bikin kake kecewa" jawab Keanu yang mulai menjalankan mesin mobilnya.


Ya, memang itu yang di rasakan oleh Keanu, bahkan setelah beberapa hari barulah ini mereka bisa menghabiskan waktu bersama.


"Abang belum berhenti jadi kang paket? emang kakek masih izinin?" tanya Embun.


"Ya, kan halalin kamu butuh usaha keras, Sayang"


"Aku gak minta apapun. Bukannya gak nikah dulu ya?"


"Iya, tapi aku harus nabung untuk itu meski gak tau harus sampe kapan, Buy"


Embun hanya memberi senyum, dari arahan pembicaraan ia paham jika Keanu ingin berusaha lebih dulu sebelum serius. Padahal semua aset keluarganya kini sudah resmi menjadi miliknya.


.


.


Perjalanan yang hampir satu jam itu akhirnya sampai di rumah Keanu, ia memasukkan langsung kereta besi itu ke dalam garasi bersama motor miliknya yang terparkir.


"Assalamu'alaikum, Umma" sapa keduanya saat sampai di teras.


"Waalaikum salam, belanjanya kok cepet?" tanya Cheryl yang memang sedang duduk di teras menemani sang suami serang memandikan burung peliharaan.


"Cepet dong, kan gak kaya Umma yang kebanyakan nawar" kekeh Keanu sambil masuk kedalam rumah dan bersiap jika saja sandal Ummanya itu melayang.

__ADS_1


Cheryl dan Embun ikut masuk sambil tertawa. Dua wanita kesayangan Keanu itu pun berjalan menuju dapur untuk memebereskan apa yang tadi di beli di swalayan.


Meski ada rasa sedikit canggung, tapi Embun tak begitu perduli. Ia tetap menjadi Embun yang seperti biasanya tanpa harus memakai topeng di hadapan sang calon mertua.


"Tadi kakekmu menelepon, Nu" ucap Rendra yang tiba-tiba datang ke dapur.


"Ada apa? bukannya tadi pagi udah telepon Nunu"


"Beliau minta izin Abi, ia ingin membawamu ke sebuah acara. Mungkin kamu akan di kenal kan oleh rekan-rekan bisnis kakekmu" jawab Rendra.


"Oh, iya sih, ada cerita gitu kemarin siang. Tapi aku lupa" balas Keanu sambil menutup lemari pendingin.


"Pergilah, ini bagus untuk masa depanmu sebagai ahli waris keluarga. Kalian kan serius dalam hubungan ini" ucap Cheryl sambil menatap Keanu dan Embun bergantian.


"Emang Abang serius sama aku?" goda Embun dengan senyum jahilnya.


.


.


.


.


Serius dong, meskipun jodoh itu Tuhan yang ngatur tapi aku mau tetep Ngeyel maunya kamu aja!!!!

__ADS_1


__ADS_2