Paket Cinta Sang Embun

Paket Cinta Sang Embun
Tolong aku, Ris


__ADS_3

🍂🍂🍂🍂🍂


Tok.. tok... tok...


"Assalamu'alaikum...." Keanu mengetuk pintu sambil mengucap salam berkali-kali berharap orang yang berada di dalam sana segera keluar.


"Waalaikum salam" sahut Rista sambil membuka pintu rumahnya.


"Maaf, lama ya? kita jalan sekarang?" ucap Rista dengan binar mata bahagia karna pria yang teramat ia cintai kini sudah ada tepat di depan matanya.


"Ok, " Keanu pun langsung mengiyakan, pria tinggi itu bergegas ke arah motornya yang terparkir tak jauh dari tempatnya tadi berdiri.


Rista yang di bonceng mulai memberanikan diri memeluk Keanu, ia lingkarkan tangannya di perut laki-laki yang sangat ia inginkan itu.


Keanu diam sesaat, rasa tak nyaman ia rasakan terlebih ketika Rista juga meletakkan dagunya di pundak.


Embun....


Keanu cepat menepis bayangan gadis itu, ia berusaha tetap fokus pada jalan di depannya kini karna tentunya tak ingin hal buruk terjadi pada mereka, apalagi kondisi jalan yang lumayan licin usai Hujan petang tadi.


"Disini kan?" tanya Keanu memastikan tempat yang di inginkan Rista untuk mereka kunjungi.


"Iya, tapi kok rame banget ya."


"Mungkin karna baru, masuk aja dulu" Keanu turun setelah Rista sudah berdiri di sebelah motornya yang terparkir.


Pasangan yang jelas tak memiliki hubungan spesial itupun langsung masuk dan berjalan saling beriringan. Dalam hati, Rista berharap Keanu mau menggandeng tangannya. Tapi, nyatanya itu hanya angan semata karna Keanu tak melakukan apa yang di harapankan oleh Rista.

__ADS_1


Satu buah meja kosong kini sudah mereka tempati, hanya tinggal menunggu pelayan datang untuk mencatat pesanan mereka.


"Kamu mau yang mana?" tanya Rista.


"Samain aja kaya kamu, terserah" sahut Keanu.


Rista hanya tersenyum kecil, ia memang sudah tau jawaban yang akan di ucapkan oleh Keanu, pria itu tak pernah rewel soal makanan.


Duduk saling berhadapan seperti ini adalah impian Rista, Keanu benar-benar mengalihkan dunia Rista yang haus kasih sayang dan perlindungan dari pria dewasa.


"Gak apa-apa kan? aku pesenin ini"


"Kenapa? enak kan?"


Rista mengangguk sambil tersenyum, tapi semanis apapun seulas senyum itu tak pernah mampu menggetarkan hati seorang kurir paket online kesayangan Embun.


.


.


"Mau kemana?" tanya Rista sambil berbisik.


"Taman dulu ya, ada yang ingin ku tanyakan padamu, Ris" jawab Keanu sedikit menoleh dengan nada pelan dan Lembut seperti biasa, itulah salah satu alasan kenapa Rista bisa jatuh cinta padanya.


"Oh, iya. Boleh" Bagai ada ribuan kupu-kupu dalam perut yang menyeruak begitu saja. Rasa bahagia Rista tak ternilai sepertinya.


Motor menepi di parkiran taman kota, nampak tak begitu ramai oleh pengunjung karna bukan malam akhir pekan.

__ADS_1


"Mau roti bakar?" tawar Keanu.


"Enggak, aku masih kenyang. Es kelapa aja"


"Ok, kamu tunggu disini, biar aku pesan ya" Rista hanya menangguk, keduanya memang jarang sekali banyak bicara jika sedang bersama.


Tak sampai sepuluh menit, Keanu datang dengan dua gelas es kelapa di tangannya. Rista yang penasaran akhirnya memulai obrolan.


"Ada hal apa?"


"Hem, apa kamu dan Embun bersahabat sejak lama?" tanya Keanu.


"Iya, sejak kami kuliah, kenapa?"


"Cukup dekatkah?" tanya Keanu lagi.


"Iya, kami saling tahu kehidupan kami masing-masing"


"Kalau begitu, boleh aku minta tolong padamu?"


"Apa?" Rista sampai mengernyit kan dahinya.


.


.


.

__ADS_1


.


Mau kah kamu meneleponnya? aku ingin dengar suaranya sebentar saja!!


__ADS_2