Paket Cinta Sang Embun

Paket Cinta Sang Embun
Malaikat anak-anak.


__ADS_3

"Ibu peri? Ultraman?" gumam Cheryl bingung dengan apa yang di ucapkan si bocah laki-laki seumuran Lily tersebut.


"Ayo...."


Lily yang tertatih sampai hampir terjauh saat tangannya di tarik oleh temannya. Tentu itu membuat Cheryl kaget dan sedikit kesal atas perlakuan yang di terima anak perempuan itu.


"Hati-hati dong, Jangan dipaksa. Biarkan Lily jalan sendiri" omel Cheryl.


Bocah laki-laki itu tentu bingung saat di marahi, bukan meminta maaf ia malah berlari meninggalkan Lily dan Cheryl.


"Ada apa sebenarnya? siapa mereka?" tanya Cheryl yang masih penasaran.


"Ibu peri dan Ultraman maksud tante?" Lily balik bertanya dan hanya di jawab anggukan kepala saja oleh Cheryl.


"Iya, tapi kenapa semua anak anak berlarian?"


"Tante ikut saja, dan lihat sendiri apa yang di lakukan ibu peri pada kami disana" ajak Lily begitu antusias, bahkan ia sangat tak sabar untuk segera pergi dari tempatnya berdiri kini.


"Hem, boleh. Tapi tante tak lama ya, karna tante harus segera pulang"

__ADS_1


Lily pun mengangguk setuju, ia bahkan berkali-kali berterima kasih pada Cheryl karna sudah mau mengobati dan mengantarnya pulang.


Keduanya pun berjalan pelan menghampiri kerumunan anak-anak di bawah pohon rambutan yang cukup rindang. Entah ada berapa bocah disana yang jelas mulai dari balita hingga remaja tanggung sudah berkumpul melingkar.


"Ayo, tante" ajak Lily kata Cheryl tiba-tiba berhenti melangkah.


Itu, kan???


Cheryl beberapa kali mengucek matanya sendiri, jauh dalam hatinya tentu ia berharap apa yang di lihatnya salah besar. Tapi sayang, Cheryl ingat betul senyum gadis yang kini di kelilingi banyak anak-anak itu.


"Embun! ya, itu benar Embun. Sedang apa dia di sini?" gumam Cheryl pelan. Lily yang masih menggandeng tangannya pun kembali mengajak Cheryl untuk mendekat.


"Eh, apa? Hem... iya, biar tante disini saja. Kamu hati-hati jalan kesananya ya" pesan Cheryl sambil tersenyum kecil untuk menutupi perasaannya.


"Baiklah."


Cheryl kembali melempar pandangannya kearah Embun yang kini sedang di peluk oleh para anak-anak, tapi jiwa penasaran semakin menjadi saat ada seorang pria tampan di samping Embun, ia sama halnya sedang di peluk bahkan ada satu anak laki-laki sedang duduk di pangkuannya.


"Sedang apa mereka? lalu siapa yang bersama Embun?"

__ADS_1


Pertanyaan terus saja berputar di otak Cheryl, ia harus menemukan jawaban secepat mungkin. Cheryl ingat dengan semua yang di cerita Rista padanya tempo hari tentang Embun yang memiliki banyak kekasih dalam satu waktu, hatinya kembali panas saat melihat gadis yang di cintai putranya itu sedang bersana pria lain saat ini.


"Awas saja, kalau sampai kamu berani memainkan perasaan Keanu. Saya tak akan tinggal diam!" tekad Cheryl tak main-main. Sebagai ibu yang membesarkan Keanu dengan sepenuh hati tentu ia tak ingin putranya terluka oleh cinta pertamannya.


Cheryl yang menoleh kearah belakang langsung menyinggung kan senyum saat melihat ada ibu ibu yang mungkin seumuran dengannya sedang jalan mendekat.


"Permisi, Bu. Itu anak-anak sedang berkumpul ada acara apa ya?" tanya Cheryl.


"Oh, itu. Anak-anak lagi di ajak main habis itu di kasih hadiah jika bisa menjawab beberapa pertanyaan, lalu mereka akan makan siang bersama" jawab si Ibu tadi.


"Lalu, wanita dan laki-laki itu siapa?" tanya Cheryl lagi.


.


.


.


.

__ADS_1


Mereka kakak adik yang bak Malaikat bagi anak-anak...


__ADS_2