Paket Cinta Sang Embun

Paket Cinta Sang Embun
Lidah dan perut.


__ADS_3

🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂


"Eh, ikan hiu ku kenapa di ambil?" protes Embun sambil berpura-pura merengut kesal.


"Abis ikan hiu nya gemesin sih kaya kamu, apalagi kalau udah bilang I love you " goda Keanu sambil terkekeh.


Ehem..


Deheman suara pria akhirnya membuat pasangan itu cepat menoleh, ada Rendra ternyata yang sudah berdiri di teras yang entah sejak kapan. Jika sedang berdua dunia memang bagai hanya milik mereka yang sedang jatuh cinta sejatuh jatuhnya.


"Ada Abi, yuk masuk" ajak Keanu sambil mengulurkan tangan, Embun pun langsung mengangguk seraya menerima uluran tangan si calon pacar.


"Assalamu'alaikum"


"Waalaikum salam, bukan cepat masuk kenapa masih di luar?" tanya Rendra.


"Hem, masih cari angin, Bi" sahut Keanu sambil mengusap tengkuknya.


Keduanya pun masuk kedalam rumah dengan berjalan di belakang Rendra, Keanu terus saja menggenggam tangan Embun sampai mereka sudah berada di ruang makan.


"Assalamu'alaikum, Umma" sapa Keany dan Embun berbarengan sambil menyalami tangan wanita cantik tersebut.


"Waalaikum salam" sahur Cheryl masih dengan nada dingin, sikapnya sungguh berbeda jika Rista yang datang.

__ADS_1


Keanu menarik kursi untuk Embun duduk, perlakuan manis yang tak pernah pria itu lakukan pada gadis manapun selama hidupnya.


"Apa kabar?" tanya Cheryl basa basi.


"Baik, Tante. Aku harap Tante dan Om juga dalam keadaan baik" jawab Embun.


Gadis itu meremat jarinya sendiri yang terletak di atas pahanya. Meski sudah sering bertemu dengan orang tua para kekasih nya dulu tapi kali ini rasanya jauh berbeda karna hanya Ibu dari Keanu lah yang seakan belum bisa menerimanya, sikap acuh Cheryl membuat perasaan Embun berdebar hebat.


"Kita masak untuk makan siang ini"


Keanu langsung menoleh kearah Embun, gadis itu sedikit terperanjat dengan ajakan yang Cheryl ucapkan barusan yang pasti tertuju padanya.


"Buy... kenapa?" tanya Keanu khawatir.


"Bisa masak, Kan?" tanya Cheryl sinis.


"Tante mau ku buatkan apa?" Embun malah balik bertanya yang langsung membuat Keanu dan kedua orang tuanya mengernyit kan dahi.


"Masaklah apa yang ada di kulkas" jawab Cheryl yang di balas anggukan kepala.


Embun bangun dari duduknya, ia berjalan pelan kearah lemari pendingin dua pintu yang lumayan cukup besar meski tak semewah di rumah utama. Ia buka dan mulai melihat lihat satu persatu semua bahan yang ada didalam sana.


"Ada ikan, sayap ayam dan daging" gumamnya sambil terus berpikir untuk di olah seperti apa tiga bahan utama tersebut.

__ADS_1


Keanu terus menatap punggung Embun dengah perasaan cemas. Ia tak pernah tau apa gadis itu bisa menguasai dapur mengingat Embun adalah sang Ratu Rahardian yang manja dan begitu di sayang.


"Kenapa?" Suara Cheryl yang berdiri tepat di belakang Embun membuatnya tersentak kaget.


"Ga apa-apa, Tante. Apa semua ini dimasak? atau hanya salah satunya saja?" tanya Embun. Sebagai tamu tentu ia harus meminta izin lebih dulu.


"Sayap ayam saja, itupun kalau kamu bisa" tantang Cheryl, Embun hanya mengangguk lalu tersenyum simpul


Dibawanya satu kotak sedang berisi beberapa sayap ayam untuk di cuci lebih dulu sebelum di olah.


Cheryl yang melihat raut wajah tenang Embun membuat ia penasaran dan akhirnya menghampiri.


"Bisa masak?" tanya Cheryl seolah masih tak percaya, matanya terus melihat kearah tangan Embun yang begitu cekatan membersihkan si sayap ayam.


.


.


.


Tentu, karna aku ingin kelak suamiku selalu ingat pulang untuk makan buatan tangan ku sendiri...


Amma selalu bilang, " Manjakan suamimu mulai dari lidah sampai ke perutnya."

__ADS_1


__ADS_2